Jangan Anggap Kami Lemah

Jangan Anggap Kami Lemah
Empat puluh Tiga:Pemilihan Tugas


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 9 pagi dan ini adalah hari ketiga mereka semua murid mengikuti perkemahan gratis. Kepala sekolah dari berbagai sekolah yang dipilih telah hadir dan memberikan instruksi,semua murid mendengarkan baik-baik.


Salah satu wanita paruh baya bertubuh gemuk dan besar memakai seragam layaknya perawat menatap seluruh siswa yang berbaris lurus serius. Ia terkejut melihat salah satu kelompok hanya memiliki satu perawat.


"Kelompok Sima!"ucapnya lantang membuat kelompok Farah terkejut. Kedua mata beliau menyipit,"kenapa kelompok kalian hanya ada satu perawat dari sekolah kesehatan!"tanyanya.


Semuanya menjadi diam, wanita bernama Aulia Jasmine itu memperhatikan sekelilingnya lagi dan menemukan ada kelompok yang sama sekali tidak memiliki perawat membuat Aulia menggeleng. Lalu giliran pria muda yang tubuhnya tegap dan perfect seperti anggota tentara menyapu pandang seluruh murid dari berbagai macam sekolah.


"Saya tidak mau mendengar laporan bermain curang dengan mengubah papan panah yang sudah terpasang wilayah Drak Shadows 36 ini. Kenapa saya bilang begitu? Karena kemarin saya dengar ada beberapa murid membuat kecurangan dan membuat teman-temannya tersesat! Maka dari itu saya mau menunjuk salah satu anggota kelompok menjadi pengamat!"ucapnya nada tegas setiap kali pria itu berbicara semua murid merasakan seolah sekolah tentara.


Pria itu menujuk setiap kelompok!


"Kamu!"


"Kamu!"


"Kamu!"


"Dan Kamu!"


Ucapnya menunjuk satu persatu dan setiap murid yang dipilihnya maju ke depan dengan tegap. Pria yang bernama Ganda Wahyu Jayendra berumur 25 tahun. Menatap bergantian wajah murid yang menjadi pengamat setiap kelompoknya.


Ia melirik ke arah Hana, gadis berkacamata itu dan mengucapkan amanat dibalas angguk Hana. Dan kelompok lainnya juga begitu di kelompok Anggi di wakili oleh Tera. Kelompok Tina di wakili oleh oleh Arkan. Kelompok osis di wakili oleh Melvi dan kelompok Farah di wakili oleh Fandra.


"Tugas Pengamat sudah terpilih sekarang tugas pertahanan!"ucapnya lagi membuat semua murid terkejut karena banyak murid yang akan dipilih dengan tugas berbeda-beda.


Lidya yang berdiri di barisan tengah sudah mulai bosan ia melirik ke Lina yang kebetulan sekali barisan kelompoknya di samping kanan. Lina juga mulai bosan dan penasaran,"kenapa sih kepala sekolah SMA Negeri Satu lama banget? Pakai acara milih-milih begitu!"gerutu Lina dibalas angguk Lidya.


"Aku juga berpikir begitu. Katanya di suruh menjelajahi wilayah Drak Shadows ini buat mencari 8 botol yang menyebar disini."kata Lidya.


Tugas perkemahan sekarang adalah disuruh mencari 8 botol yang sudah tesebar di lokasi Drak Shadows ini dan ketua kelompok membawa peta. Setelah sudah di beritahu kakak pembina, kepala  sekolah menyuruh memberi arahan pada anak didiknya yang paling lama adalah SMA Negeri satu ini. Ia seolah memberi arahan dan tugas berbeda membuat Lidya malas menunggunya.


Nama kelompok diberi tugas masing-masing:


*Kelompok Lina yang terdiri 3 cewek dan 7 cowok:


-Hana:Pengamat.


-Fian dan Fitri:Pertahanan.


Jay:Ketua Kelompok.


Lina:melindungi ketua.


Sisannya membantu..


*Kelompok Anggi terdiri 6 cewek dan 4 cowok:


-Tera:Pengamat.


-Cindy dan 2 lainnya:Penyembuh

__ADS_1


-Anggi&Shena:Pertahanan.


-Yidin:Ketua kelompok.


-Wisnu:melindungi ketua.


Sisanya membantu...


*Kelompok Tina terdiri 4 cewek dan 4 cowok:


-Arkan:Pengamat.


-Gilang:Pertahanan.


-Sia:Penyembuh.


-Alberto:Ketua kelompok.


-Tina dan Sarah:melindungi ketua.


Sisanya membantu...


*Kelompok Melviano terdiri dari 5 cewek dan 5 cowok:


*Melviano:Pengamat


*Beni dan Pandu:Pertahanan.


*Jihan:Ketua Kelompok.


*Vin:Melindungi ketua.


Sisanya membantu.


*Kelompok Cantika terdiri dari 2 cewek dan 6 cowok:


-Nina:Pengamat.


-Lion:Pertahanan.


-Zian dan 3 lainnya:Penyembuh


-Cantika:ketua kelompok.


-Dimas:Melindungi ketua.


*Kelompok Farah terdiri 5 cowok dan 5 cewek:


Fandra:Pengamat


Agung dan Arsa:Pertahanan.

__ADS_1


Vana dan Bening:Penyembuh.


Farah:Ketua kelompok.


Kevin:melindungi ketua.


Selena,Lidya,Arka:membantu.


Dahi Lidya sama sekali tidak mengerti tentang semua tugas yang diberikan oleh Pak Ganda. Ia menoleh kebelakang kebetulan sekali ada Selena bisa bertanya kenapa Pak Ganda memberikan arahan seperti pasukan militer. Selena tersenyum miring dan membisikkan sesuatu ke telinga Lidya.


Gadis itu hanya bisa menatap tidak mengerti dan berpikir, masa isi botol itu ada tantangan. Pak Ganda menyuruh semua pembina berjalan duluan ke tempat-tempat yang disiapkan. Cuaca perlahan memanas dan sudah beberapa kelompok yang berangkat, kelompok paling akhir adalah kelompok Hana.


Pukul sudah menunjukkan angka setengah sebelas dan kelompok Farah mulai berjalan memasuki wilayah Drak Shadows 36  yang disana sudah terdapat sebanyak 8 botol, kata Selena isi botol itu ada tantangan yang meluncurkan kekuatan. Ini sudah di luar pikiran Lidya dan berpikir bagaimana bisa ia membantu yang lainnya kalau ceritanya begini.


  Fandra menunjuk ke sebelah kanan sepanjang perjalanan mereka hanya bisa diam tanpa topik pembicaraan. Kevin terpaksa berada di samping Farah terus menerus dan tidak bisa bersantai di atas pohon seperti biasanya. Ia tidak tahu kenapa kalau ada disamping gadis yang menjadi ketua kelompok Sima ini merasakan benci padahal ia tidak satu kelas sama dia. 


Semakin lama mereka ada di dalam Drak Shadows, Fandra menyuruh kelompok pembantu mencari botol di sekitar sini dan Farah mengangguk dan memberitahukan semua kelompoknya bahwa ada salah satu botol yang berada di sekitar sini. Lidya, Arka dan Selena mengangguk paham---mereka bertiga mencari botol tersebut.


Kevin menghela nafas panjang ia ingin mencari keberadaan botol itu dari atas pohon ini kemungkinan bisa ketemu lebih cepat daripada mencari seperti ini. Tugas penyembuh berdiri di belakang ketua kelompok sedangkan pertahanan berada di depan ketua kelompok.


Bening tersenyum,"aku suka dengan kemah ini ada petualangan menyenangkan!"ucapnya kesenangan.


"Kalau aku sudah bosan."sahut Vana datar, Bening menepuk bahu Vana pelan. "Jangan bicara begitu Van. Semua murid yang kemarin sudah memaafkanmu kok. Mereka sudah tahu kalau kekuatanmu masih belum bisa kau kendalikan jadi dia seperti iblis."ucap Bening bijak, Vana hanya bisa diam.


Agung dan Arsa melihat ke sekeliling menjaga kalau ada serangan. Lidya terus mencari bersama kedua temanya.


"Aduh dimana sih? Botol itu!"keluh Lidya melas. Arka terdiam kalau begini terus ia dan kelompoknya tidak akan bisa sampai finish kalau tidak menemukan botol itu. Arka menggandakan dirinya menjadi dua Arka membuat kedua gadis didepannya kaget.


"Arka! Kau bisa menggandakan diri?"ucap Selena membelalakkan matanya terkejut begitupun Lidya. Arka tersenyum dan menyuruh tiruannya mencari botol sampai ketemu. Arka tiruan mengangguk dan berlari kearah kiri. Lidya mengerit,"memangnya Arka itu tahu letak botol itu Ka?"tanya Lidya ke Arka Asli.


Arka mengangguk,"tentu saja ia tahu. Benda yang tidak terlihat juga ia bisa tahu karena ah aku juga tidak tahu kenapa?"ucap Arkan terkekeh di balas tatapan tajam dari Lidya dan Selena.


Fandra menghampiri tiga temannya yang berhenti mencari botol itu. "Kenapa kalian diam saja!"protes Fandra.


"Tunggu, aku sedang mencarinya Ndra."jawab Arkan dibalas kerutan dahi Fandra.


"Kalau kamu mencarinya kenapa kau masih diam disini?"tanya Fandra lagi. Arkan ingin bicara tapi kembarannya sudah kembali dan memberikan botol di genggamanya disodorkan ke Fandra. Mereka berempat menuju ke kelompok yang menunggu.


Farah membuka botol tersebut dan membacanya,"kalian harus melawan Kak Rian untuk mendapatkan botol kedua."


"Eh kan kata Kak Zaidan botol yang sudah berada di sini hanya delapan botol. Kenapa Kak Rian yang membawa botol kedua?"tanya Vana.


Farah menghitung botol yang ada di peta ada delapan botol saja, tidak lebih. 


"Hahaha! Memang kalian semua telah tertipu!"ucap seseorang dari atas pohon dan ia mengeluarkan busur dan memanah mengarah ke Farah, panah itu melesat cepat ke Farah reflesks Agung melemparkan bola api ke panah itu menimbulkan suara  keras.


Dom!


*Jangan Anggap Kami Lemah*


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2