Mencari Cinta Untuk Anakku

Mencari Cinta Untuk Anakku
Gadis Yang Sama.


__ADS_3

Kevin, Varen dan teman squad nya sedang asyik nongkrong di salah satu club malam yang cukup viral di kota mereka. Meski mereka adalah anak club tapi mereka bukan anak berandal. No alcohol, no smoking. Musik jedag-jedug terdengar begitu kencang dan menggelagar di dalam ruangan itu. Banyak kepala terlihat begitu menikmati alunan musik yang sebenarnya memusingkan bagi orang awam. Tubuh mereka meliuk-liuk mengikuti irama musik yang dimainkan oleh seorang DJ. Lampu disco ikut meramaikan suasana happy di tempat itu.


Kevin dan Varen memilih ruang VIP, privasi dan tertutup. Alunan musik hanya terdengar samar-samar dari luar. Mereka berdua pun saling bercerita apa yang sedang ada dalam pikiran mereka saat ini. Bercerita tentang seorang gadis yang akhir-akhir ini mengganggu pikiran mereka.


Kevin bercerita tentang seorang gadis yang telah mencuri hatinya sejak pertama dia mengenalnya. Bagaimana gadis itu mampu mengacak-acak hatinya dan membuat pikirannya selalu terbayang oleh wajah cantik dan senyumannya yang manis.


Sedangkan Varen bercerita tentang seorang gadis yang pada awalnya terlihat biasa saja dimatanya. Namun kelembutan hati dan tutur katanya yang menyejukkan mampu mengusik hatinya dan membuat hatinya mulai merasa nyaman dan bahagia.


Mereka begitu bersemangat ketika mereka saling bercerita tentang gadis yang telah merasuki hati dan pikiran mereka. Tapi tanpa mereka sadari, jika gadis yang mereka bicarakan adalah orang yang sama. Tanpa sepengetahuan mereka bahwa sosok gadis yang telah berhasil membuka pintu hati mereka yang selama ini tertutup rapat ternyata satu gadis yang sama.


Mereka saling membanggakan sang gadis pencuri hati. Dari sudut pandang mereka masing-masing, mereka memberikan penilaian berdasarkan hati dan rasa yang mereka rasakan setiap kali berada bersama si gadis. Kevin yang terlihat lebih bucin begitu memuja pujaan hatinya itu dengan kagum dan pujian.


Sedangkan Varen, tidak terlalu suka menonjolkan perasaannya, dia bukan termasuk tipe yang suka mengumbar perasaan tetapi diam-diam dalam bertindak. Namun ketika seorang Varen telah jatuh cinta, dia akan sangat perhatian dan sangat setia. Baginya kekasih akan menjadi prioritas. Tapi jangan pernah menyakiti hatinya, karena disaat terluka oleh cinta dia tidak akan pernah memaafkannya dan akan melupakannya. Jangan harapkan dia akan kembali sekalipun telah minta maaf dengan penuh penyesalan.


Ketika Kevin dan Varen terlihat sedang serius membicarakan sesuatu, salah seorang dari teman mereka mengajak Kevin dan Varen untuk turun ke lantai dansa. Sang DJ sedang memutar musik romantis. Kevin memilih ikut ajakan temannya itu sedangkan Varen memilih untuk tetap ditempatnya. Tubuh Kevin mulai bergoyang mengikuti alunan irama musik.


Beberapa pasang kekasih nampak menikmati alunan musik. Suasana lampu yang temaram menambah kesan romantis di tempat itu. Disaat yang lain berdansa dengan pasangannya masing-masing, lain halnya dengan Kevin. Dalam kesendiriannya dia masih bisa menikmati suasana malam itu. Tak peduli dengan mereka yang nampak bermesraan dengan pasangan masing-masing.


Namun sejenak terlintas dalam benaknya jika Gia juga sedang berada bersamanya saat ini. Mereka berdua saling merangkul dan bergerak mengikuti irama musik sang DJ. Khayalan tingkat tinggi membuat Kevin tidak sadar jika gadis impiannya itu yakni Gia hanyalah ilusinya semata.


Sebuah sentuhan dibahunya menyadarkan dirinya dan membuyarkan lamunan manis dari benaknya. Kevin tertawa menyadari kebodohannya yang terlalu mengkhayal. Sedangkan Varen masih menikmati kesendiriannya. Tubuhnya bergoyang ringan mengikuti irama musik, namun tak juga membangkitkan semangatnya untuk turun ke lantai dansa.


Kevin mulai tenggelam dalam gelombang alunan musik yang semakin memacu adrenalin. Sang DJ begitu lihai meramu berbagai macam genre musik ke dalam satu bingkai musik yang indah dan romantis. Tubuh Kevin semakin dirasuki oleh hentakan musik sang DJ.

__ADS_1


Tanpa Kevin sadari jika saat ini dia tak lagi sendiri. Seorang wanita kini menemaninya bergoyang. Wanita itu semakin mendekat dan bahkan tak berjarak sama sekali. Tubuhnya seakan menyatu dalam tubuh Kevin. Kedua tangannya bergerilya di sekujur tubuh Kevin. Sedangkan Kevin yang sedang tenggelam dalam fantasinya seakan mempersilahkan wanita itu melakukan apapun pada dirinya.


Tangan itu semakin liar dan berani membelai seluruh tubuh Kevin. Gerakan tubuh wanita itu juga begitu menggoda dan mampu membangkitkan gairah siapapun yang melihatnya. Sentuhan belaiannya yang begitu intim membangkitkan gairah dalam diri Kevin yang ternyata sedang merindukan sentuhan dan belaian mesra. Di tambah fantasinya yang kembali membayangkan sosok Gia ada dihadapannya saat ini.


Tubuhnya bergetar merasakan sentuhan demi sentuhan wanita itu. Sebagai pria normal tentu saja dirinya akan tergoda dan membangkitkan nafsu gairahnya. Dan lihatlah gurat wajahnya yang seakan tak sanggup lagi untuk menahannya. Bahkan tangannya pun turut membalas dengan membelai tubuh wanita itu perlahan dan perlahan. Wanita itu nampak tersenyum bahagia. Seakan sedang mendapat mangsa segar dan lezat.


Dalam ketidak sadarannya, Kevin seakan dihipnotis sehingga dia menurut saja ketika wanita itu menempelkan tubuhnya dengan tubuh Kevin. Semakin lengket dan menempel bahkan wajah keduanya begitu dekat. Wanita itu begitu agresif. Dengan mata terpejam, Kevin membayangkan jika wanita yang ada dalam pelukannya saat ini adalah Gia. Wajah cantik Gia, manis dan lembut. Bibirnya yang mungil dan sexy membuatnya ingin segera mennciumnya. Kevin semakin menunduk dan menunduk mencoba meraih bibir mungil Gia.


Rasanya pasti sangat nikmat. Namun sebelum bibir mereka saling memagut, Kevin pun membuka kelopak matanya. Dan betapa terkejutnya dirinya ketika melihat wanita yang ada dihadapannya saat ini bukanlah Gia melainkan wanita asing yang sama sekali tidak dikenalnya. Kevin langsung menolak tubuh wanita itu, hingga hampir terjatuh.


Wajah wanita itu terlihat marah dan kesal. Marah karena tiba-tiba diperlakukan dengan kasar oleh Kevin. Kesal karena keinginannya untuk merasakan sensasi kenikmatan hawa nafsu gagal total.


Kevin pun menghindar dari sana. Dia segera menemui Varen yang masih duduk manis di ruangan VIP.


" Sial! Hampir saja wanita itu merenggut ciuman pertamaku! Kevin mengadu kesal kepada Varen.


" Ciuman pertama? Kenapa dengan ciuman pertamamu? Tanya Varen sedikit bingung.


" Tadi dilantai dansa ada cewek hampir saja mau mencium gue. Gila kan? ucapnya dengan nada marah. Mendengar perkataan Kevin, Varen malah tertawa lucu.


" Loe malah menertawakan gue !


" Yaaa, habisnya kamu aneh gitu. Namanya juga tempat ramai gitu, saling gesek-gesekan, bisa aja kan jadi salah sasaran gitu. Lagi pula kalau kamu tidak memberi kesempatan nggk mungkin tuh cewek berani dekatin kamu! balas Varen.

__ADS_1


" Gue tadi seperti nggak sadarkan diri dan yang gue bayangin itu cewek gebetan gue. Untung gue nggk kebablasan. Kalau tidak ciuman pertama gue bisa salah alamat.! Nggak rela dong gue.! ucapnya dengan ekspresi tidak rela.


" Baru aku tahu kalau kamu belum pernah berciuman dengan pacarmu. Atau kamu belum pernah punya pacar ya. Nggak percaya jika seorang Kevin belum pernah pacaran apalagi ciuman! ujar Varen seakan tidak percaya dengan sahabatnya itu.


" Loe kayak nggk tahu gue aja. Kita sudah berteman berapa lama sih? Loe tahu kan kalau aku punya banyak mantan. Apa loe lupa siapa gue, berapa banyak cewek yang sudah patah hati karena gue tolak? ucap Kevin menyombongkan diri.


" Karena itu, aku nggk percaya kalau kamu belum pernah ciuman dengan mantan-mantan mu itu! Varen membenarkan ucapannya.


" Hey bro, meski banyak wanita yang ingin menjadi pacar gue dan gue punya banyak mantan, tapi gue masih bisa jaga diri. Gue tahu batasannya. Nggak asal nyerocos aja kayak mobil angkot.! Puji Kevin pada dirinya sendiri. " Emangnya loe, diam-diam tenang tapi menghanyutkan.!


Varen tersenyum mendengarkan ocehan sohibnya itu. " Tapi kenapa malam ini kamu malah hampir kebablasan? Artinya kan kamu tidak bisa menahan gairah nafsu kamu ngelihat cewek seksi.? ujar Varen kemudian.


" Itu sih beda ceritanya. Karena tadi yang aku bayangin kan gadis itu, gadis manis yang sudah merebut hatiku. Entah kenapa setiap kali melihatnya hatiku menjadi rapuh. Senyumnya membuat jiwaku lemah. Loe tidak bisa merasakan apa yang kurasakan karena Loe tidak mengalaminya dan Loe pasti belum pernah bertemu dia secara langsung. Kalau Loe ketemu dia jangan-jangan Loe malah jatuh cinta sama dia!


" Nggk bakalanlah. Kan tadi Aku udah cerita kalau aku lagi suka sama seseorang.! bantah Varen.


" Gadisku pasti lebih manis dari gadismu! Bela Kevin dengan sombongnya.


" Mungkin ya, mungkin juga tidak.!


" Kalau begitu sepertinya kita harus saling mempertemukan gadis kita masing-masing.! tantang Kevin.


Varen hanya tersenyum menanggapi ucapan Kevin. Antara setuju dan tidak setuju. Tapi Dia tahu jika Kevin sudah mengusulkan sesuatu maka pastinya akan diwujudkannya. Pembuktian itu sangat penting untuk menunjukkan siapa yang paling hebat diantara mereka. Meski bukan untuk bersaing hanya sekedar mencairkan suasana dan mengeratkan persahabatan diantara mereka.

__ADS_1


Sedikit aneh tapi itulah mereka.


__ADS_2