Mencari Cinta Untuk Anakku

Mencari Cinta Untuk Anakku
Perjodohan Palsu


__ADS_3

Joe sedang duduk berdua dengan ibunya menunggu kedatangan Via.


Joe dengan bersandiwara mengatakan kepada ibunya jikalau dia meminta Via untuk datang ke rumahnya membicarakan tentang perjodohan antara dirinya dengan Via.


Mendengar perkataan Joe tentu saja ibunya sangat gembira sekali. Akhirnya anaknya itu mau membuka hatinya untuk Via dan melupakan Sophia.


Ibu Joe kelihatan tidak sabar lagi menunggu kedatangan Via. Dengan begitu dia bisa segera membicarakan rencana pernikahan keduanya tanpa harus menunggu lama lagi.


Dan yang ditunggu telah tiba. Dengan wajah senyum sumringah, Via memasuki rumah itu. Melihat kedatangan Via ibu Joe langsung bangkit dan menyambutnya dengannya tatapan yang membahagiakan. Mengetahui dirinya disambut dengan begitu antusiasnya, Via pun langsung beranggapan jikalau dirinya pasti sangat dinantikan oleh penghuni rumah itu.


Ibu Joe langsung memeluknya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Tentu saja Via memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut hati wanita paruh baya itu. Via pun membalas pelukan Ibu Joe dengan sikap yang bahagia pula, senyumannya begitu manis dan mempesona.


Meski sesungguhnya sikapnya itu hanyalah sebuah sandiwara, karena di dalam hatinya yang sebenarnya, Via tidak menyukai wanita tua itu.


Selama ini Via bersikap lembut, sopan dan perhatian hanya untuk menarik perhatian ibunya Joe. Sehingga setidaknya dia akan mendapatkan penilaian yang baik dan positif dari ibunya Joe. Sehingga dia pun mempunyai kesempatan untuknya direstui oleh orang tua Joe dan diterima sebagai menantu dirumah itu.


Ibu Joe langsung membawa Via untuk duduk disampingnya dengan juga mendudukkannya disamping Joe.

__ADS_1


Dan tentu saja Via sangat bahagia karena diperlakukan dengan begitu hangatnya. Kedua tangan wanita itu saling menggenggam dan tidak juga saling melepaskannya.


Via menikmati saja moment bahagia itu. Dia akan berusaha untuk bersikap lebih baik lagi supaya bisa mencuri perhatian dari Ibu Joe dan mendapatkan tempat dihatinya.


Joe yang melihatnyapun ikut tersenyum. Pura-pura tersenyum bahagia melihat kedekatan Ibunya dengan Via. Setidaknya sampai rencananya berhasil dan kejahatan Via bisa terbukti.


Via sesekali melirik ke arah Joe mencoba mencari tahu reaksi dan ekspresi Joe melihat kebahagiaan Ibunya tersebut.


Bukannya Joe tidak tahu tetapi dia pura-pura tidak tahu. Dia menyadari jika Via juga sedang bersandiwara, berpura-pura bersikap baik kepada ibunya itu.


"Bagaimana kabarmu Joe? Sepertinya sudah cukup lama kita tidak saling berkomunikasi dan tiba-tiba saja kamu menghubungi aku dan memintaku datang kemari! Via mencoba mencairkan suasana dingin diantara mereka berdua.


"Iya, kamu benar. Sudah cukup lama kita tidak saling berkabar dan itu membuatku sedikit rindu." Joe bersikap seolah-olah dia memang benar-benar rindu kepada Via.


Hati Via seperti tersentuh mendengar ucapan Joe. Terlihat dari ekspresi wajahnya yang ceria dan nampak semu kemerahan.


"Yeah, aku juga sebenarnya merasakan hal yang sama. Kamu pasti sudah tahu perasaanku selama ini kamu! Ucapnya malu-malu.

__ADS_1


Joe senang karena umpannya ternyata dengan mudah dimakan oleh Via. Ibu Joe juga terlihat senang melihat keduanya terlihat begitu akrab dan mulai saling terbuka.


"Bagaimana kalau malam ini kalian berdua pergi makan malam berdua saja. Kan sudah lama kalian tidak pernah lagi jalan berdua.! Usul Ibu Joe tiba-tiba.


Via yang mendengarnya tentu saja sangat gembira. Calon mertuanya itu memang sangat pengertian sekali.


Sedangkan Joe sendiri dalam hati sangat tidak suka, tetapi demi lancarnya rencana sandiwaranya dia pun berakting jika dirinya juga senang dengan usulan ibunya itu.


" Usulan ibu boleh juga. Kebetulan kita juga belum makan malam, jadi kenapa kita tidak pergi candle light dinner saja! Joe semakin menunjukkan hal-hal yang dapat membuat hati Via semakin bahagia dan tidak menaruh curiga kepadanya.


Joe dan Via akhirnya pergi makan malam berdua. Joe pun segera memesan tempat disebuah restaurant yang cukup berkelas. Dia berharap dengan aksinya malam ini Via semakin dekat dan lebih percaya lagi kepadanya.


Malam ini Via sangat bahagia sekali. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama diimpikannya pergi berdua berkencan dengan Joe. Dia merasa penantian dan pengorbanan selama ini tidaklah sia-sia. Mungkin butuh waktu yang cukup lama untuk dapat meraih hatinya Joe dan mendapatkan cintanya. Tetapi semua itu tidak menjadi persoalan asalkan kini dia bisa bersama dengan Joe.


Sepanjang perjalanan menuju restaurant tempat mereka akan berkencan, Via begitu bahagia sekali. Wajahnya nampak tersenyum senang. Mungkin saat ini adalah moment yang membahagiakan dalam hidupnya. Setelah sekian lama dia menghabiskan waktu menunggu dan menunggu.


Ternyata kesabarannya yang setia menunggu membuahkan hasil. Baginya kini adalah saat ini. Menikmati kebahagiaan bersama dengan orang yang dicintainya.

__ADS_1


Dan pada kesempatan ini dia tidak akan menyia-nyiakan waktu dengan percuma.


__ADS_2