Mencari Cinta Untuk Anakku

Mencari Cinta Untuk Anakku
Hari Bahagia.


__ADS_3

Perayaan Ulang tahun Joe malam itu terlihat sederhana namun mengesankan. Terlebih bagi Joe. Malam ini terasa istimewa sekali. Dengan penuh keyakinan Joe mengungkapkan perasaannya dan dengan mendadak tanpa direncanakan olehnya, Joe tiba-tiba saja melamar Xhena. Mereka semua yang ada di ruangan itu tentu saja terkejut tidak menyangka Joe akan bertindak secepat itu. Dengan sikap seorang pria sejati, Joe berlutut dihadapan Xhena, diraihnya jemari lentik Xhena namun karena tidak ada persiapan sama sekali maka cincin pun tiada, tapi Joe tidak kehilangan akal. Di bukanya kancing penutup kaleng minuman sebagai pengganti cincin lamarannya.


" Mungkin terlihat konyol dan tidak romantis sama sekali. Bahkan cincin pun tiada, tapi aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi. Aku tidak tahu apapun keputusanmu, hanya aku yakin dengan kata hatiku. Maukah kamu menjadi teman hidupku yang akan menemani hari-hari hidupku? Kata-kata lamaran meluncur dengan mulus dari bibirnya. Bola mata Xhena nampak berkaca-kaca, terharu sekaligus bahagia. Dia tidak pernah mengira jika Joe akan melamarnya secepat itu. Tapi entah mengapa hatinya tidak merasa ragu ataupun menyesal.


Dan dengan keyakinan pula Xhena menjawab iya. Dengan gerakan refleks, Joe segera bangkit dan memeluk Xhena dengan perasaan bahagia. Kebahagiaan hatinya kali ini sangat luar biasa sekali. Tak pernah dia merasa sebahagia ini. Dan tentu saja Grego, Eva, Gio dan Gia turut berbahagia untuk Joe. Mereka nampak gembira dan bersorak bahagia. Karena akhirnya Joe menemukan cinta dan kebahagiaannya. Setelah sekian lama, inilah waktunya bagi Joe mereguk kebahagiaan. Penantian yang begitu panjang akhirnya berujung kegembiraan dan kebahagiaan sejati.


Dan sudah tentu tahu selanjutnya apa yang akan terjadi berikutnya. Mereka semua super sibuk mengatur rencana pernikahan Joe dan Xhena.


" Joe, kamu tidak perlu repot-repot mengurus semuanya. Kamu tinggal beritahu kami konsep pernikahan seperti apa yang kalian inginkan dan setelah itu semuanya serahkan kepada kami ! Ujar Grego dengan rasa haru sekaligus bangga.


Yang lainnya mengangguk menyetujui.


Dan tentu saja Joe dengan senang hati menerima tawaran tersebut. Salah satu keinginan dan harapannya ialah keluarga Grego yang adalah keluarganya juga yang akan menjadi bahagian penting dalam peristiwa yang sakral ini. Maka Joe dengan sangat yakin sekali mengiyakan permintaan Grego.

__ADS_1


" Terima kasih brother, kau memang yang terbaik. Selalu! balas Joe.


Wajah mereka nampak begitu bercahaya. Aura cinta dan kasih sayang memancar dari jiwa mereka. Malaikat cinta sedang berkunjung kali ini. Semoga tidak hanya sekedar berkunjung tetapi tinggal untuk selamanya.


Kabar pernikahan Joe pun tersebar diantara kolega-kolega bisnis, teman, sahabat dan kerabat lainnya. Kabar bahagia ini juga terdengar sampai di telinga Via. Awalnya Via terlihat sedikit kaget, namun hatinya berusaha untuk menerima dengan bahagia. Karena sudah sekian lama dia berusaha untuk mengikhlaskannya meski sempat ada tersisa harapan untuk kembali menjemput cinta dalam hati Joe.


Tapi kini sudah dipastikan jika harapan itu hanyalah tinggal harapan. Takkan mungkin lagi terwujud. Tapi walau bagaimanapun Via turut berbahagia untuk kebahagiaan Joe dan berharap yang terbaik untuknya.


Dia harus tampil layaknya seorang pangeran. Karena ini akan menjadi saat yang bersejarah dalam hidupnya. Sekali seumur hidup. Grego dan seluruh anggota keluarganya sudah sepakat akan melakukan yang terbaik untuk Joe. Pokoknya Joe akan mengingat moment tersebut menjadi moment yang tak terlupakan seumur hidupnya. Joe yang tidak bisa menolaknya dan tidak tahu harus berbuat apa, hanya bisa menuruti semua kehendak mereka. Seperti seorang anak yang patuh pada orang tuanya.


Sedangkan orang tua kandung Joe hanya bisa memberi dukungan. Meski hubungan mereka baik-baik saja, namun sejak peristiwa menyakitkan dimasa lalu, Joe seakan mengultimatum orang tuanya untuk tidak mencampuri lagi segala hal yang berhubungan dengan dirinya. Dan untungnya orang tuanya menyadari hal itu dan menerimanya dengan ikhlas.


Hari yang dinantikan pun tiba. Pelaminan bernuansa putih suci nampak indah dengan rangkaian mawar-mawar putih sebagai simbol cinta sejati.

__ADS_1


Joe nampak seperti pangeran dalam cerita dongeng. Xhena nampak anggun dan cantik dalam balutan gaun putih berkerudung dan mahkota diatas kepalanya. Pemberkatan pernikahan yang sakral dan suci di atas altar menjadi awal peresmian hubungan diantara mereka berdua. Dengan rahmat dan berkat dari Sang Pemberi Cinta, Joe dan Xhena resmi menjadi suami dan istri. Cincin tanda ikatan kasih suci melingkar dengan manis dijemari keduanya.


Joe terlihat begitu terharu. Dirinya tak menyangka jika saat ini dia berdiri di atas altar setelah mengucapkan janji suci perkawinan dan hidupnya kini tak lagi hanya menjadi miliknya. Tetapi kini seseorang telah hadir melengkapi kehidupannya yang selama ini sendiri. Inilah adalah saat yang tepat baginya yang disediakan oleh Tuhan baginya. Tidak terlambat, tapi inilah waktu yang tepat.


Prosesi pemberkatan berjalan dengan lancar dan khidmat. Meski ada sedikit rasa gugup namun Joe berhasil mengatasinya dengan baik. Sambutan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan dari tamu undangan membahana menandakan jika mereka turut berbahagia dan juga mendoakan untuk kebahagiaan kedua mempelai.


Gedung resepsi tak kalah meriah dan indahnya. Kursi-kursi telah dipenuhi oleh para tamu undangan. Joe melangkah menuju pelaminan sambil menggandeng sang pengantin wanita tercinta. Dengan langkah pelan dan terlihat masih ada perasaan gugup dalam diri keduanya tidak membuat pasangan pengantin menjadi ragu. Mereka tetap melangkah dengan percaya diri dan yang terpenting ada aura cinta disana. Ibaratnya sepasang anak muda yang baru merasakan benih-benih cinta yang tumbuh dalam hati mereka masing-masing.


Rasa haru juga menyelimuti kebahagiaan dalam keluarga Grego. Akhirnya kebahagiaan datang juga dalam kehidupan Joe. Penderitaan dan perjuangan yang dialaminya selama ini akhirnya membuahkan hasil yang manis. Apa yang dilakukannya selama ini tidaklah sia-sia. Tuhan telah membalas semua kebaikan yang pernah Joe lakukan untuk kebahagiaan orang lain. Tanpa perduli dengan kebahagiaannya sendiri, Joe lebih mementingkan kebahagiaan orang lain.


Lihatlah senyuman tulus dan bahagia tersungging dari bibirnya. Joe telah mengikrarkan dalam hatinya, jika dia akan menjaga, melindungi dan mencintai istrinya Xhena dengan setulus hati dan jiwanya. Meski kasih sayang dan cintanya kepada keluarga Grego juga tidak akan pernah berubah sama sekali. Karena mereka tidak hanya sebagai keluarga saja tetapi juga sudah menjadi seperti separuh dari jiwanya.


Dan syukurlah, semuanya berjalan dengan lancar dan baik. Mungkin kebahagiaan sudah berpihak kepada mereka. Sehingga tak ada perlu ada lagi kesedihan diantara mereka. Hari ini adalah hari yang indah. Meski tidak ada yang namanya hari sial karena semua hari baik adanya. Bukankah Tuhan menciptakan segalanya sesuatu baik adanya? Jadi kita tidak punya hak untuk mengatakan ada hari-hari sial atau ada hari yang baik. Yang penting adalah seperti apa kita menjalani hari kehidupan kita dan mensyukuri setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita. Karena baik atau buruk, sedih atau bahagia, semuanya pantas dan layak untuk kita syukuri.

__ADS_1


__ADS_2