
Semenjak peristiwa puisi cinta tempo hari, Eva menjadi bahan candaan teman teman satu sekolahnya. Riri sendiri pun meraa sedikit menyesal, namun keusilannya mengalahkan rasa bersalahnya.
Setiap kali Eva bertemu dengan Joe bersama squadnya tanpa pikir panjang Eva pasti akan langsung ambil langkah seribu.
Eva sudah seperti seorang pencuri yang harus mengendap-ngendap agar jangan sampai dia bertemu atau berpapasan dengan mereka.
Hari-harinya di dalam sekolah rasanya tidak nyaman lagi. Olok-olokan teman-temannya bagaikan hujaman pisau yang akan membunuhnya.
Lain halnya dengan Joe yang menanggapinya dengan santai saja. Saat teman-temannya mencoba mengganggunya dan menggodanya dia tetap saja santai. Tidak merasa terusik sama sekali. Bahkan ketika mereka berdua dijodoh-jodohkan, dia malah tersenyum . Tak ada marah, benci ataupun tidak suka.
Karena diam-diam Joe merasa penasaran dengan sosok Eva.
__ADS_1
Yang dia ketahui tentang Eva hanyalah secuil berita yang kurang menggembirakan. Namun hal itu tidak membuatnya merasa sombong atau angkuh.
Bahkan dia memiliki sedikit kekhawatiran terhadap Eva. Dia khawatir jika Eva depresi atau mengalami stress akibat dari gangguan teman-teman satu sekolah.
Dia menganggap meskipun Eva hanyalah seorang gadis biasa, bukan siswi populer tetapi Eva tergolong dalam siswi cerdas. Dia masih punya kemampuan yang dapat diandalkan. Terdaftar sebagai anggota siswi cerdas 5 besar dan berbakat dalam hal seni.
Setidaknya dia memiliki sesuatu yang bisa dikagumi. Hingga saat mereka lulus dari sekolah, Eva sama sekali menutup dirinya. Riri pun menebus perbuatannya itu dengan setia menjadi bodyguard Eva agar tidak diganggu oleh siswa-siswi lain. Karena ulahnya itu Eva tidak dapat menjalani hidupnya dengan lebih baik. Joe pun tidak pernah punya kesempatan untuk berbicara dengan Eva, karena tanpa terasa ada sebuah penghalang atau jurang yang memisahkan mereka berdua. Joe pun hanya bisa menyimpan rasa penasaran dalam hatinya tersebut. Hingga perpisahan tiba tak ada satupun kata yang menjelaskan kesalah pahaman yang terjadi kala itu.
Moment yang kurang menyenangkan bagi Eva tentunya dan moment yang cukup menghibur bagi Joe.
Dan bertahun-tahun berikutnya kisah hari itu akan terlupakan karena akan terganti dengan kisah baru penghuni lain di sekolah itu. Namun siapa sangka jika peristiwa itu akan menjadi salah satu peristiwa yang akan dikenang oleh banyak orang.
__ADS_1
Flash off....
Membayangkan peristiwa itu kembali membuat Eva tanpa sadar tersenyum. Mungkin peristiwa itu sedikit memalukan pada masa itu. Namun disaat dikenang seakan-akan menjadi sebuah peristiwa yang menggelikan, lucu dan menghibur.
Dia tidak pernah membayangkan sama sekali jika pria yang dulu istimewa di hatinya itu tiba tiba muncul dan mencari dirinya.
Tetapi ada sesuatu yang berubah. Eva sepertinya tidak merasakan getaran yang sama seperti masa di sekolah dulu. Hanya perasaan biasa saja. Mungkin karena selama beberapa tahun ini perasaan itu ikut menguap seiring berjalannya waktu.
Karena Eva sadar jika angan hanya akan tetap menjadi angan-angan. Tapi tanpa diduga tiba-tiba saja dia muncul lagi. Dan menyapa dirinya untuk yang pertama.
Antara senang, bahagia atau bahkan biasa saja semua itu bercampur aduk menjadi satu sehingga tidak dapat diungkapkan dengan kata demi kata.
__ADS_1
Tapi yang pasti akan ada kisah yang baru akan dimulai. Dan kisah itu akan memberi warna yang baru didalam perjalanan hidup dan cinta Eva untuk selanjutnya.