Mencari Cinta Untuk Anakku

Mencari Cinta Untuk Anakku
Ujian Cinta


__ADS_3

Grego mengerti sekarang mengapa sulit bagi Eva untuk menjawab permintaannya disaat keadaaan yang tidak memungkinkan seperti saat ini. Eva sudah menjelaskan semuanya setelah kejadian di malam itu. Siapa Joe sebenarnya dan ada hubungan apa diantara mereka berdua. Pertemuan malam itu sebenarnya adalah malam yang sudah dipersiapkan oleh Eva untuk mengungkapkan isi hatinya kepada siapa dia akan menjatuhkan pilihannya. Namun kecelakaan yang menimpa Joe menggagalkan semuanya.


Grego terlihat kusut dan tak bersemangat.


Kini penantiannya tidak tahu harus menunggu sampai berapa lama.


Apakah dia akan sanggup bersabar menunggu tanpa kepastian. Joe sendiri sekarang sedang dalam keadaan koma, tidak tahu kapan dia akan sadarkan diri. Dan selama Joe dalam keadaan begini, Eva sudah merelakan dirinya untuk merawat Joe sampai dia kembali sadar. Dan selama Joe belum sembuh dia telah berjanji tidak akan membuat keputusan apapun. Karena baginya itu sangat tidak adil bagi seorang Joe.


Hampir setiap ada kesempatan Eva selalu rajin mengunjungi Joe di rumah sakit. Syukurlah keluarga Joe masih ada untuk menjaga Joe selama di rumah sakit. Dan Eva hampir tidak punya waktu lagi untuk menghabiskan waktu bersama dengan Grego.


Kesempatan untuk berbicara berdua tanpa ada gangguan sepertinya sangat sulit sekali bagi mereka berdua. Rasa bersalah pada diri Eva membuatnya tidak merasa nyaman jika dia harus menikmati kebahagiaan sendiri sedangkan Joe sedang berjuang antara hidup dan mati. Karena bagaimanapun Eva merasa jika penyebab dari Joe mengalami peristiwa ini adalah kesalahannya. Beribu seandainya memenuhi pikirannya. Seandainya dia tidak membawa mobil malam itu, seandainya malam itu Eva tidak memintanya untuk datang, seandainya dan seandainya. Sehingga yang ada sekarang hanyalah perasaan bersalah.


Dua minggu sudah berlalu, keadaan Joe belum ada perubahan sama sekali. Setiap malam Eva tak lupa berdoa bersama dengan Gio untuk kesembuhan Joe. Sedangkan Grego masih setia menunggu. Tak mudah baginya untuk menyerah begitu saja melepaskan cintanya dari Eva. Untuk saat ini dia hanya punya harapan jika Tuhan takkan mengabaikannya begitu saja.


Tapi sampai batas mana cinta dan kesabarannya akan di uji hanya Tuhan yang tahu.

__ADS_1


Dalam diam dan dari kejauhan Grego selalu tetap berusaha memperhatikan Eva. Menjaga dan melindunginya tanpa sepengetahuan Eva.


Karena dia tahu jika Eva pasti kelelahan setelah begitu banyak hal yang harus diurusnya. Kadang dia melupakan makan siangnya atau harus lembur menyelesaikan tugas-tugasnya. Sehabis dari kantor dia harus pergi menjenguk Joe. Tubuhnya semakin kurus dan kurang terawat. Namun aura kecantikan jiwanya tak pernah memudar, bahkan semakin bersinar.


Dengan diam-diam Grego terkadang harus meletakkan makanan atau minuman di mejanya agar Eva tidak kelaparan.


Pekerjaannya pun kadang dikerjakan oleh Grego tanpa sepengetahuan Eva demi meringankan beban pekerjaannya.


Meski Eva menyadari jika ada seseorang yang sedang berusaha untuk membantunya meski dia tidak tahu siapa sosok pahlawan bertopeng tersebut.


Jam makan malam pun akhirnya terlewatkan.


Aletta sudah beberapa kali mengingatkan Eva untuk tidak lupa merawat dirinya sendiri.


Dan Eva selalu mengiyakannya namun tidak bertindak untuk melakukannya.

__ADS_1


Eva masih terlihat sibuk, Grego sudah memperhatikannya sejak tadi dan dia tahu Eva pasti belum makan malam.


Grego pun memesankan delivery food untuk Eva. Selalu saja Eva mengabaikan kesehatannya sendiri.


Tidak berapa lama kemudian, bagian petugas keamanan membawakan pesanan makanan untuk Eva. Eva yang begitu sibuk dan serius tidak menyadari kehadiran sang security. Ketika Pak security sudah sampai di samping mejanya langsung, dan meletakkan makanannya disamping Eva.


Eva pun hanya bisa mengucapkan terima kasih, tanpa bertanya siapa yang mengirimkannya. Karena dia tahu jika ditanya sekalipun Pak security takkan bisa menjawabnya.


Dan Eva bukanlah seseorang yang tidak tahu bersyukur. Dia selalu menghabiskan makanan yang diberikan kepadanya. Sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih karena mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang begitu besar siapapun orang tersebut.


Grego yang melihatnya pun ikut bahagia. Hati gadis itu memang sungguh lembut dan tulus. Pantaslah untuk dia dicintai dan dilindungi.


Tidak salah hatinya mencintai gadis itu.


Hanya tinggal menunggu moment yang tepat untuk mendapatkan semuanya. Dari balik dinding kaca itu Grego melepaskan senyumannya sebagai ungkapan kebahagiaan di lubuk hatinya yang terdalam.

__ADS_1


__ADS_2