
Syukurlah, masa kritis yang dilewati oleh Eva kemarin telah berubah. Dokter sendiri pun bingung kenapa tiba-tiba detak jantung Eva bisa berhenti untuk sementara. Karena sebelumnya keadaan Eva baik-baik saja, tidak ada hal yang mengkhawatirkan.
Grego hampir saja putus asa jika sampai terjadi hal yang tidak dia inginkan bakal terjadi. Kehilangan Eva untuk selamanya. Karena dia belum siap untuk merasakan kehilangan. Karena rasa cinta dan sayangnya kepada Eva sangat luar biasa. Cinta yang semakin dalam, makin erat bahkan semakin besar. Meski melihat keadaan Eva yang sekarang memberikan rasa pahit karena kasihan atas penderitaan yang dialami oleh wanita terkasihnya itu.
Dengan berbagai cara akan dilakukannya demi kesembuhan Eva. Dia tidak peduli harus mengorbankan apa saja. Baginya yang terpenting adalah melihat pujaan hati dan belahan jiwanya itu membuka matanya dan menghabiskan waktu bersama-sama mereka lagi.
Grego percaya jika Tuhan tidak akan membiarkan dirinya dalam keputusasaan. Tuhan pasti mendengarkan doa-doa orang yang percaya kepadanya.
Semalaman dia tidak tidur karena takut Eva mengalami kejadian yang sama. Meski dia juga harus pergi ke kantor baginya Eva adalah segala-galanya.
Namun hasil tidak akan mengkhianati usaha. Pengorbanan dan perjuangan yang dilakukannya selama Eva dalam keadaan koma serta doa-doanya yang selalu dipanjatkannya ternyata dijawab oleh Tuhan.
__ADS_1
Setelah semalaman dia menjaga Eva, dengan wajah dan mata yang sayu karena kelelahan akhirnya dia tertidur di samping tubuh Eva. Dengan penuh cinta dan kehangatan dipeluknya tubuh itu dalam dekapannya. Betapa luhur cinta yang dimilikinya. Dan semua itu telah menjadi kekuatan bagi Eva untuk bangkit dari tidur panjangnya.
Saat Grego terlelap dalam mimpi-mimpinya, dengan perlahan dan perlahan Eva membuka matanya. Pandangannya awalnya mengabur, semakin lama kelopak matanya semakin melebar dan mulai melihat dengan jelas.
Dipandanginya sekelilingnya, Semuanya terlihat putih, digerakkannya tangannya namun seperti ada yang menindisnya karena terasa berat. Ditolehnya ke sebelah kanannya, dilihatnya seseorang tidur di sebelahnya. Seorang pria berwajah tampan. Dan dia tersadar pria itu adalah Grego, suaminya. Dilihatnya lagi sekelilingnya mencari-cari sesuatu. Kalau Grego ada disini, harusnya Gio juga ada disana tapi sosok Gio tidak ada disana. Karena gerakan badannya yang cukup aktif sehingga membuat Grego terbangun. Grego bangkit dari tidurnya. Dia tidak sadar jika Eva sudah siuman. Dan ketika dia hendak melangkah dilihatnya mata Eva yang sudah terbuka.
Didekatinya wajah Eva untuk melihatnya dengan jelas. Mengira jika dirinya pasti sedang brmimpi tentang Eva. Semakin dekat semakin jelas terlihat. Mata itu benar-benar terbuka.
" Kenapa sayang? Tanya Grego sambil diperiksanya semua tubuh Eva.
Tapi Eva tidak bersuara sama sekali. Grego tetap sibuk memeriksa sekujur tubuhnya. Hati dan perasaannya Grego kini senang bercampur aduk. Senang, bahagia , dan gembira, syukur dan takjub. Tuhan telah mengabulkan doa-doanya serta harapannya selama ini. Sungguh tingkah Grego bagaikan seseorang yang sedang mendapatkan hadiah lotre. Dipeluknya Eva berulang-ulang. Wajah Eva diciuminya dengan perasaan haru. Kebahagiaan yang berlipat-lipat ganda. Sedangkan Eva hanya bisa pasrah. Meski dia merasa geli, dia tidak bisa menolak atau melarang Grego untuk tidak melakukan apapun kepada. Biarlah pria itu melakukan apa saja yang ingin dilakukannya.
__ADS_1
" Sayang, ! panggil Eva tiba-tiba.
Grego terdiam sejenak mematung dan membisu. Dia tidak percaya jika dia akan bisa mendengar suara Eva lagi. Dan tidak menyangka akhirnya penantiannya akan berakhir.
Tanpa sadar bening air mata jatuh dari kelopak matanya Grego.
Pria macho berhati kitty...
Eva yang melihatnya pun ikut terharu. Dia tidak tahu seperti apa perjuangan dan pengorbanan Grego tetapi dia bisa melihat dan merasakan jika pria itu mengalami masa-masa yang sulit dan bebannya pasti berat.
Dipeluknya kembali belahan jiwanya itu. Seolah-olah tidak ingin dilepaskannya lagi. Tak ingin dipisahkan sampai maut yang memisahkan. Pelukan yang dalam dan penuh cinta. Dalam hatinya ia berdoa, "Ya, Tuhan aku mohon kepadaMu jangan lah kau pisahkan kami lagi. Biarkanlah kami bahagia bersama-sama. Aku mohon!
__ADS_1