Mencari Cinta Untuk Anakku

Mencari Cinta Untuk Anakku
Bangkit dari Tidur Panjang


__ADS_3

Hampir empat minggu telah berlalu tapi keadaan Joe belum juga menunjukkan tanda-tanda akan segera sadar dari komanya. Eva duduk disamping tempat tidur Joe sambil memandanginya dengan tatapan sendu.


" Kapan kita bisa berbicara lagi Joe? Sampai kapan aku harus menunggumu seperti ini? Eva berbicara pada tubuh Joe yang tidak memberikan reaksi apapun.


Di genggamnya jemari Joe yang terasa dingin. Dalam bathinnya sangat berharap Joe mampu mendengarkan suaranya dan menjawabnya.


Bukannya Eva merasa bosan atau jenuh untuk menjaga dan merawat Joe tetapi akan lebih membahagiakan rasanya jika Joe segera sadar sehingga mereka dapat saling berbicara seperti dahulu kala.


Tanpa terasa ada tetes air mata membasahi pipinya. Sedih tentu saja, melihat tubuh yang terbujur tak berdaya. Wajah tampan itu terlihat pucat meski tetap terlihat seperti orang yang sedang tertidur.


Eva hendak bangkit dari duduknya karena dia harus pulang karena Gio juga masih perlu perhatiannya. Namun baru saja dia mengangkat tubuhnya tiba-tiba tangannya merasakan ada gerakan dari tangan Joe yang dari tadi digenggamnya. Joe seakan merespon apa yang diucapkan oleh Eva tadi.


Melihat peristiwa itu ada perasaan bahagia di dalam hatinya. Segera dipanggilnya dokter atau perawat yang bertugas memeriksa Joe selama ini.


Setelah dokter selesai memeriksa, terlihat rona senang di wajahnya.


" Semoga saja hal ini adalah suatu tanda-tanda yang baik. Karena kemungkinan besar pasien akan segera sadar dari komanya. Mari kita doakan bersama-sama." ucap sang dokter dengan penuh keoptimisan.


Karena dilihat dari seluruh hasil pemeriksaan ada sedikit kemajuan, tubuh Joe menunjukkan adanya perkembangan.


Sepeninggalan sang dokter Eva tersenyum bahagia. Ditatapnya wajah Joe dengan penuh harapan dan kepercayaan jika Joe pasti akan segera sembuh.

__ADS_1


Doa dan kerja kerasnya selama ini tidak akan sia-sia.


Dan ternyata tidak perlu menunggu waktu yang lama. Belum saja Eva beranjak dari sana dia melihat gerakan yang lain dari tubuh Joe.


Matanya perlahan-lahan mulai terbuka. Tangannya juga mulai bergerak lagi.


Eva menunggu dengan hati berdebar-debar. Rasanya sungguh tak dapat diungkapkan.


" Joe." panggilnya dengan rasa haru.


Joe pun menoleh ke arah suara Eva yang memanggil namanya itu.


Pandangannya memang masih terlihat sedikit kabur tapi dia dengan segera bisa mengenali siapa sosok yang berdiri disamping tempat tidurnya itu.


Eva pun semakin mendekat ke arah Joe.


Digenggamnya erat tangan Joe. Matanya nampak berkaca-kaca. Haru, bahagia, senang bercampur aduk menjadi satu.


Keluarga Joe yang baru saja datang dan melihat peristiwa yang membahagiakan ini tentu saja sangat bersyukur pada Tuhan. Penantian mereka selama ini terjawab sudah.


Melihat keluarga Joe yang sudah datang dengan perlahan dan tenang Eva mengundurkan diri dari sana. Membiarkan keluarga tersebut untuk mencurahkan suka cita mereka yang besar atas kesembuhan Joe.

__ADS_1


Yang penting saat ini adalah Joe akhirnya sadar dari komanya. Itu lebih menggembirakan dari berita manapun didunia ini untuk Eva.


Dan rasa bahagia itu tidak ingin disimpannya sendiri. Dengan segera dihubunginya Grego.


Grego yang melihat ada panggilan masuk dari Eva segera mengangkatnya. Tumben malam ini Eva menghubunginya, pasti ada sesuatu hal yang sangat penting.


" Halo! jawab Grego.


"Halo Gre! balas Eva.


" Iya Va, ada apa? apa kamu baik-baik saja? Grego bertanya karena pikirannya sedikit memikirkan sesuatu hal yang kurang enak. Karena tidak biasanya Eva menghubunginya malam-malam begini.


" Gre, Joe sudah sadar dari komanya. Joe sudah bangun dari tidurnya." suara Eva terdengar begitu bahagia. Grego yang mendengarnya dari seberang sana pun menjadi bahagia. Akhirnya saat yang ditunggu-tunggunya selama ini datang juga.


Kesabarannya selama ini dijawab sudah oleh Sang Penguasa Alam Semesta. Meski dia belum tahu pasti apa yang akan terjadi selanjutnya tetapi baginya selalu ada jalan jika dia tetap tekun berusaha dan percaya.


" Syukurlah Va, aku senang mendengarnya! ucap Grego dengan wajah gembiranya.


" Kamu sekarang ada dimana Va? tanya Grego kemudian.


" Aku masih di rumah sakit, tapi sedang dalam perjalanan mau pulang! jawab Eva.

__ADS_1


" Baiklah, kamu tunggu disana aku akan menjemputmu dan mengantar kamu pulang. Tunggu disana dan jangan kemana-mana! Ucap Grego tapi dengan nada sedikit memerintah.


__ADS_2