Merampas Perjaka Manager Galak

Merampas Perjaka Manager Galak
105


__ADS_3

Semua orang dalam ruangan kamar tempat perawatan Liliana kini terdiam di tempat mereka.


Tiara memegang tangan putrinya sembari menatap putrinya dan dia tidak mengerti mengapa putrinya yang terbaring di atas ranjang harus menjadi orang ketiga dalam hubungan orang lain.


Sementara Dika yang ada di sana, dia tidak menatap putrinya tetapi pria itu menatap ke arah Andi dan ibunya yang sedang saling berpelukan dengan Zaskia yang terus menangis.


Pria itu sebenarnya ingin memarahi Andi, Tetapi dia berusaha menahannya karena tidak ingin membuat Tiara yang sedang menangis di pelukan Andi menjadi semakin sakit.


"Maaf Bu," Andi memecahkan keheningan ketika pria itu merasa bahwa Ibunya sudah jauh lebih tenang.


Zaskia akhirnya melepaskan diri dari pelukan putranya lalu perempuan itu menghapus air matanya.


Setelah itu, dia langsung berlutut di hadapan Dika hingga membuat semua orang terkejut.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?!" Tiara langsung menghampiri perempuan itu dan berusaha menariknya untuk kembali berdiri.


Tetapi Zaskia yang merasa bahwa kelakuan putranya sudah benar-benar menyakiti semua orang tidak memperdulikan Tiara dan perempuan itu malah bersujud di lantai.


"Tolong maafkan Putra kami,,, tolong maafkan dia dan biarkan aku yang menanggung hukuman untuknya, kalian boleh memarahiku, tetapi jangan Putraku, akulah yang salah mendidik Putraku, akulah yang bersalah pada kalian dan Putri kalian!!!" Kata Zaskia sembari meneteskan air matanya.


Perempuan itu benar-benar tak menyangka bahwa perempuan yang menjadi selingkuhan putranya ternyata adalah anak dari sahabatnya ketika SMA sehingga hal itu sangat mempermalukannya.


Andi yang melihat itu pun mendekati ibunya, "ibu,, akulah yang salah, jadi tolong Jangan bersikap seperti ini, akulah yang akan menanggung semua kesalahanku," kata Andi berusaha menenangkan ibu angkatnya.


Tetapi, Zaskia tidak mendengarkan ucapan Putra angkatnya, perempuan itu masih tetap bersikuku bersujud di bawah lantai sembari terisak.


Zaskia yang terisak baru akan mengatakan perkataan maafnya lagi ketika tiba-tiba saja pintu dibuka oleh seseorang hingga membuat perempuan itu langsung menoleh ke arah pintu.

__ADS_1


Dia yang bersujud langsung berdiri dan mendekati suaminya yang duduk di kursi roda menatap mereka dengan tatapan bingungnya.


"Kenapa kau ada di sini?" Tanya Saskia yang kini merasa cemas kalau suaminya mungkin akan terkejut ketika mengetahui apa yang telah dilakukan oleh putranya.


"Ada apa di sini? Kenapa kau menangis dan barusan,, Apa yang kau lakukan bersujud pada orang lain?!!" Tanya Hakim yang tidak mengerti dengan istrinya dan segala sesuatu yang terjadi di tempat itu.


Zaskia yang takut suaminya akan kembali drop jika mengetahui hal yang sebenarnya langsung menarik kursi roda pria itu untuk membawa suaminya pergi dari tempat itu.


Tetapi, Hakim langsung mengunci roda kursi rodanya hingga perempuan itu tidak bisa mendorong kursi rodanya.


Hakim lalu menatap tajam ke arah Dika yang tadi ditempati istrinya bersujud, "Jelaskan yang terjadi di sini!!! Mengapa istriku harus bersujud pada kalian?!!!" Bentak Hakim yang merasa harga dirinya telah diinjak-injak melihat istrinya dan putranya memohon memohon pada kedua orang yang ada di sana.


Bentakan Hakim dengan suara yang keras langsung membuat Liliana yang terbaring di atas ranjang mengerjakan matanya karena terganggu dengan suara yang keras dan tiba-tiba itu.

__ADS_1


__ADS_2