Merampas Perjaka Manager Galak

Merampas Perjaka Manager Galak
52


__ADS_3

"Atasanku memberikan daftar-daftar nama karyawan dari kantor cabang dan saat itulah aku melihat fotomu di sana sehingga Aku memilihmu untuk dipindahkan ke mari." Ucap Andi memulai pembicaraan benar-benar membuat Liliana mengerutkan keningnya bahwa ternyata kepindahannya ke ibukota telah diatur oleh pria itu.


"Jadi kau sudah mengetahui semuanya, sudah dari awal kau sudah mengetahui bahwa saudara kembarmu telah memiliki seorang putri?" Ucap Liliana kini membuka mulutnya sebab Dia benar-benar merasa sangat kesal bahwa dia yang sekarang harus memenuhi nafsu pria itu ternyata telah terjebak karena rencana pria itu.


Tetapi Andi kemudian berkata, "Tentu saja tidak, aku hanya mengetahui bahwa Andi memiliki seorang tunangan, dan aku mengetahui wajahnya tetapi tidak mencari tahu apapun tentangmu. Hanya setelah kau berada di kantor barulah Aku mencari tahu tentangmu dan mengetahui bahwa Aliana bukanlah adikmu, Tetapi lebih tepatnya dia adalah anakmu bersama-sama dengan saudara kembarku."


Liliana yang mendengarkan itu hanya tersenyum miring, sebab Dia tidak bisa mempercayai ucapan pria itu, tetapi masih ada hal yang membuatnya penasaran sehingga dia berkata, "kalau kau sudah tahu bahwa sejak awal aku adalah tunangan saudara kembar mu, lalu Mengapa ketika aku datang di kantor dan kau langsung memperlakukanku dengan sangat buruk?"


Pertanyaan itu langsung membuat jantung Andi berdegup amat kencang, tetapi kemudian pria itu mengeratkan pelukannya pada tubuh Liliana dan dia membuka mulutnya untuk berbicara, katanya, "hm, Aku hanya ingin mengetes Bagaimana perempuan yang dulu disukai oleh saudara kembarku."

__ADS_1


Jawaban itu sangat membuat Liliana merasa kesal, tetapi perempuan itu tetap menahan kekesalannya lalu dia kembali bertanya, katanya, "lalu, Kenapa kau memperlakukanku dengan sangat buruk? Kau bahkan membuatku menjadi pelayan nafsu mu dan tidak memberikan aku untuk keluar dari cengkeramanmu? Padahal kau tahu bahwa dulunya Aku adalah tunangan saudara kembar mu, maka setidaknya kau harus memiliki sedikit hati untukku dan membiarkan aku buakn?"


"Hmm,, bagaimana lagi, hanya kau satu-satunya perempuan yang bisa membuatku bereaksi dan aku tidak tahu mengapa aku selalu ingin menginginkanmu setiap kali aku melihatmu," ucap Andi benar-benar membuat Liliana mengerutkan keningnya sebab Dia tidak mengerti ucapan pria itu.


Bereaksi seperti apa yang dimaksud oleh pria itu?


Tetapi ketika dia sudah hampir masuk dalam tidurnya, tubuhnya tiba-tiba saja digoyang oleh Andi hingga perempuan itu membuka matanya dan melihat bahwa Andi sudah berada di atas tubuhnya dengan pria itu membuka sabuk pinggangnya.


"Kau,, Tolong jangan lakukan di sini, saat ini Aliana sedang bersama-sama dengan kita," ucap Liliana yang cemas kalau sampai gadis kecil yang ada bersamanya mereka sampai terbangun karena kelakuan mereka hingga melihat sesuatu yang buruk yang terjadi.

__ADS_1


Tetapi Amdi tidak peduli itu, dia terus membuka sabuknya lalu kemudian dia menundukkan kepalanya mencium perempuan itu sembari berkata, "jangan khawatir, asal kau tidak bersuara saja."


Setelah berbicara, Andi kemudian dilanjutkan ciumannya dan dia bisa merasakan bahwa perempuan yang bersama-sama dengannya tidak senang biasanya dan jelas sekali bahwa perempuan itu berada dalam keadaan yang sangat tegang.


Namun dia tidak bisa menahan dorongan dari dalam tubuhnya sehingga pria itu hanya bisa melanjutkan aksi mereka sampai pria itu merasa puas dan lega karena dorongan dari dalam tubuhnya sudah tersalurkan.


Liliana yang sudah disentuh oleh pria itu hanya bisa menggertakkan giginya, lalu dia balik memunggungi pria itu Dan berharap bahwa Aliana tidak merasakan apapun.


Tetapi perempuannya itu terkejut saat pria yang ada di belakangnya yang selesai menggunakan pakaiannya tiba-tiba saja menariknya lalu pria itu berkata, "maaf."

__ADS_1


__ADS_2