Merampas Perjaka Manager Galak

Merampas Perjaka Manager Galak
73


__ADS_3

Di malam harinya, ketika 3 orang yang ada di hotel makan malam bersama, ponsel Andi tiba-tiba saja berdering sehingga pria itu mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan telepon dari ibunya.


"Halo bu," ucap Andi menjawab panggilan telepon itu.


"Kenapa kau belum datang? Keluarga Meliana sudah ada di sini, mereka sudah menunggumu!!!" Kata Zaskia dari seberang telepon yang benar-benar kesal terhadap putranya yang sudah membuat janji dua kali namun tidak menepati janji tersebut.


Andi yang mendengarkan ucapan ibunya langsung menatap Liliana dan Aliana yang memperhatikannya, karena kedua orang itu pun mendengarkan percakapan mereka sebab volume ponsel Andi tidaklah pelan, "Maaf Bu, aku tidak bisa ke situ sekarang, jadi--"


"Apa?!! Kau mau mempermalukan keluarga kita?!! Mau ditaruh di mana muka Ibu setelah Ibu menutup telepon ini dan pergi menemui mereka dan ibu harus mengatakan kalau kau tidak bisa datang?!!" Bentak Zaskia dari seberang telepon.


"Maaf Bu," ucap Andi lalu menekan tombol reject pada ponsel itu Dan meletakkan ponselnya.

__ADS_1


Liliana yang melihat Andi pun berkata, "Kau pergilah, pergi temui mereka karena sekarang Aku tidak sendirian di sini, ada Aliana yang menemaniku."


Aliana pun menganggukkan kepalanya, "benar, kata ibu, kita tidak boleh membantah ucapan orang yang lebih tua dari kita." Ucap Aliana.


Sementara Andi, dia menatap Liliana dan benar-benar tidak tega untuk meninggalkan perempuan itu sehingga pria itu kemudian berkata, "Aku tidak bisa pergi, aku akan menemani kalian di sini malam ini."


Tetapi Liliana menggelengkan kepalanya, "demi aku, ku mohon pergilah temui keluargamu! Kalau kau ada masalah dengan mereka pun kau harus menyelesaikannya bukan?" Ucap Liliana yang jelas tahu bahwa pria itu hendak membatalkan perjodohannya dengan Meliana.


Dengan penuh semangat, Aliana menganggukkan kepalanya, "baik!! Kakak jangan khawatir, aku pasti akan menghubungi Kakak jika ada sesuatu yang kami perlukan!!" Ucap gadis kecil itu dengan penuh semangat.


"Baiklah, Kalau begitu, aku pergi sekarang, jangan lupa memastikan kakakmu minum obatnya!" Kata Andi pada Aliana dengan Aliana yang langsung menganggukkan kepalanya sebagai jawaban oke.

__ADS_1


Maka Andi pun pergi meninggalkan kedua perempuan itu, dan dia mengebutkan mobilnya di jalanan sebab Dia berharap segera tiba di kediaman keluarganya agar dia cepat-cepat kembali menemui Liliana yang ada di hotel.


Setelah perjalanan sekitar 15 menit, akhirnya pria itu tiba di sebuah rumah yang mewah, dan Setelah turun dari mobil dia memasuki rumah dan melihat ibunya tampak senang dengan kedatangannya.


"Akhirnya dia datang juga, maaf karena sudah membuat kalian menunggu lama," kata Zaskia pada calon besannya dan juga calon menantunya.


"Tidak perlu khawatir Tante, aku tahu dia sangat sibuk bekerja," ucap Meliana sembari menatap ke arah Andi dengan senyum lebar di wajahnya.


Bagaimanapun, tadinya dia berpikir bahwa pria itu sudah berusaha menghindari pembicaraan keluarga karena tidak ingin menikah dengannya, tetapi karena melihat Andi telah datang, maka dia yakin bahwa pria itu pasti telah berubah pikiran.


Jika tidak demikian, untuk apa Andi membuang-buang waktunya datang acara pertemuan keluarga?

__ADS_1


__ADS_2