Merampas Perjaka Manager Galak

Merampas Perjaka Manager Galak
38


__ADS_3

Sembari membawa minuman herbal di tangannya, Melani memasuki sebuah ruangan pengawas lalu menyerahkan minuman herbal itu pada semua orang yang ada di sana.


Seorang pria yang dulunya merupakan teman sekolah Melani langsung menghampiri Melani dan berkata, "kau datang untuk memeriksa CCTV apartemen tunanganmu?"


Pertanyaan itu langsung membuat Melani menganggukkan kepalanya sembari melemparkan sebuah senyuman pada pria itu.


"Ya," jawab perempuan itu langsung membuat sang pria bersemangat menunjukkan jalan pada Melani.


"Kalau begitu kemarilah," kata Sang pria berjalan mendahului Melani hingga mereka tiba di sebuah meja dengan pria itu kemudian duduk di depan komputer dan memberi kode pada Melani agar duduk di sampingnya.


Melani duduk dengan elegan disana, Dan saat itu meski wajahnya tampak tenang, namun jantungnya berpacu sangat kencang dan dia begitu takut untuk melihat rekaman CCTV apartemen Andi.


Bagaimanapun, dia sudah menargetkan pria itu selama bertahun-tahun dan dia tidak ingin kalau sampai dia gagal menikah dengan pria itu.

__ADS_1


"Di hari apa yang ingin kau periksa?" Tanya sang pria sembari memasukkan kode akses miliknya.


"Setiap hari pada jam pulang kantor," ucap Melanie dengan tangan terkepal kuat dan mata yang awas melihat ke arah layar komputer.


"Baiklah," jawab sang pria segera menginput tanggal dan waktunya lalu mempercepat rekaman itu hingga akhirnya muncullah sebuah mobil yang memperlihatkan sosok Andi yang keluar dari mobil.


"Ini rekaman kemarin," ucap pria itu sembari mengatur CCTV mengikuti Andi yang keluar dari mobil lalu masuk ke dalam lift dan masuk ke apartemennya.


"Coba di hari yang lain," ucap Melani.


'Benarkah dia hanya sendirian saja?' ucap perempuan itu dalam hati sembari terbengong di tempatnya menatap layar komputer.


Sementara sang pria yang bersama-sama dengan Melani, dia bisa melihat bahwa ada ketidakpuasan di raut wajah perempuan itu sehingga dia berkata, "apakah aku perlu memeriksa yang di pagi harinya?"

__ADS_1


Melani segera menganggukkan kepalanya, sehingga mereka juga memeriksa waktu ketika Andi berangkat bekerja, namun kelihatannya pria itu memang hanya sendirian saja di apartemennya.


"Haruskah aku memeriksa waktu yang lain?" Tanya sang pria yang bisa menduga bahwa perempuan itu mungkin mencurigai tunangannya berselingkuh.


"Tidak, aku akan memeriksanya secara langsung." Ucap Meliani segera berdiri lalu perempuan itu kemudian pergi dari ruangan tersebut untuk kembali ke rumahnya.


Namun dalam perjalanan yang masih merasa begitu penasaran dengan yang terjadi di kantor akhirnya memutuskan untuk melakukan sesuatu.


Sementara saat itu, di sebuah kantor Andi baru saja selesai bekerja karena jam pulang kantor telah tiba.


Lalu kemudian pria itu mengendarai mobilnya menuju apartemennya dengan satu tangannya mengetik sebuah pesan pada Liliana.


*Datang ke apartemenku seperti waktu yang sudah kita tentukan!!* Setelah mengirim pesan itu, maka Andi terus berkendara hingga Dia tiba di apartemennya lalu masuk ke apartemennya.

__ADS_1


pria itu memasak makan malam untuk dirinya dan Liliana sampai 1 jam kemudian Liliana sudah tiba di tempat itu dengan pakaian kantor yang telah diganti sebab Liliana pergi dulu ke rumahnya baru berpamit lagi untuk keluar rumah.


"Duduklah," ucapkan di pada perempuan yang masuk ke apartemennya bersama-sama dengannya lalu mereka kemudian duduk untuk makan malam bersama.


__ADS_2