Merampas Perjaka Manager Galak

Merampas Perjaka Manager Galak
57


__ADS_3

Tetapi karena dia mengingat bahwa perempuan itu berniat ingin berbicara dengannya, maka Liliana kemudian berkata, "kalau begitu, apa yang dokter Nia ingin bicarakan?"


🤫🤫🤫


"Begini," sang dokter menghela nafas selama beberapa saat lalu kemudian perempuan itu melanjutkan ucapannya, katanya, "Andi mengidap penyakit kelainan sexsual, pria itu tidak tertarik melakukan hubungan intim dengan perempuan manapun. Tetapi beberapa waktu terakhir pria itu tidak pernah lagi datang berkonsultasi padaku sehingga aku merasa cemas dan datang ke mari untuk mengunjunginya.


"Aku dan keluarganya juga cukup dekat, tetapi masalah ini tidak diketahui oleh siapapun dan hanya Antara Aku dan Andi saja. Tetapi di pertemuan terakhir, dia pernah membahas mu bahwa dia pernah tertarik padamu, jadi aku hanya ingin bertanya Mungkinkah kau dan dia memiliki hubungan yang lebih dekat?" Tanya sang dokter.

__ADS_1


Liliana yang mendengarkan ucapan sang dokter begitu terkejut, hingga perempuan itu terbangun di tempatnya karena tidak menyangka bahwa ternyata Apa yang dibicarakan oleh orang-orang kantor ternyata adalah sebuah kenyataan.


Sang dokter yang melihat keterbenggongan Liliana pun kemudian berkata, "kau mengetahui sandi apartemennya, Kalau begitu Kau sudah sering kemari. Aku khawatir dengan kondisinya karena bagaimanapun Dia adalah anak dari temanku, jadi aku hanya ingin menanyakan padamu, Apakah beberapa waktu terakhir ini dia baik-baik saja?"


Liliana yang mendengarkan ucapan sang dokter menganggukkan kepalanya, "ya, aku rasa dia baik-baik saja, tapi tadi maksud dokter bahwa dia tidak pernah tertarik berhubungan intim dengan perempuan manapun?" Tanya Liliana yang masih ingin memperjelas tentang ucapan dokter yang baru saja ia dengar.


"Ya, pria itu sama sekali tidak memiliki ketertarikan pada hubungan sexsual, Bahkan dia tidak tertarik pada apapun yang berhubungan dengan masalah sexsual. Hal ini membuat ibunya sangat khawatir karena perempuan itu berharap keluarga mereka memiliki keturunan dari Andi.

__ADS_1


Bagaimanapun, kedua orang tua Andi mungkin akan shock berat ketika mengetahui keadaan putranya, tetapi dalam beberapa waktu terakhir orang tua pria itu tampak semakin khawatir karena sudah tujuh tahun bertunangan namun Andi belum memiliki sedikitpun rencana untuk menikah dengan tunangannya.


"Ahh,, ya, saya mengerti," ucap Liliana yang enggan untuk membahas tentang hubungannya dengan Andi, sebab perempuan itu tentunya akan sangat malu ketika dokter di depannya mengetahui bahwa dia sudah pernah berhubungan dengan Andi, sementara pria itu telah memiliki seorang tunangan.


"Baguslah, tapi, terakhir kali ketika dia bertemu denganku, dia mengatakan padaku bahwa kau pernah membuat dia merasa ingin melakukan hubungan intim, jadi aku hanya ingin memastikan, Mungkinkah kau dan dia sudah pernah melakukannya?" Tanya sama dokter yang blak-blakan menanyai perempuan di depannya.


Pertanyaan itu langsung membuat pipi Liliyana menjadi merah sebab Dia tidak menyangka bahwa ternyata Andi pernah menceritakan masalah itu terhadap dokter yang menanganinya.

__ADS_1


Sementara dokter yang memperhatikan ekspresi Liliana, meski dia belum mendengar jawaban perempuan itu, tetapi dia sudah mengetahui jawabannya lewat ekspresi perempuan itu.


Oleh sebab itu, sang dokter dengan tenang berkata, "Kau tidak perlu malu, karena kita adalah sama-sama perempuan dan aku disini untuk kebaikan Andi. Percakapan kita juga adalah rahasia untuk kita berdua. Jadi, seberapa sering kau dan Andi melakukannya?"


__ADS_2