
Perempuan yang tadi bertemu dengan Andi kini memasuki sebuah ruangan dan dia melihat bahwa dokter Meliani sudah selesai melakukan operasi hingga dia pun menemui perempuan itu.
"Tunanganmu ada di luar menunggumu," ucap sang dokter sembari melemparkan senyum ke arah Meliani hingga membuat Meliani mengerutkan keningnya menatap teman kerjanya itu.
"Apa katamu?" Tanya Meliani yang tidak mengerti dengan ucapan perempuan di depannya, sebab Andi telah membatalkan pertunangan mereka, tetapi masakan pria itu datang lagi menemuinya?
"Ya!! Dia benar-benar menunggumu di ruang tunggu!!" Kata dokter itu berbarengan dengan dokter lain yang datang menghampirinya sembari menyenggol tubuh Meliani.
"Hei,,, ini dia,,, Bagaimana caramu membuat hati pria itu mencair? Dari yang terlihat sangat dingin bahkan berbicara dengan siapapun sangat dingin dan kaku malahan tadi aku melihatnya begitu bersemangat bercerita dengan seseorang ditelepon. Dia pasti sedang menceritakanmu pada seseorang hingga wajahnya begitu berseri-seri dan penuh dengan cinta!!!" Ucap sang dokter muda.
Sementara meliani yang mendengarkan dua orang itu, dia benar-benar kebingungan di tempatnya.
Oleh sebab itu, tanpa menjawab ucapan kedua dokter yang ada di hadapannya, Meliani segera pergi meninggalkan mereka dan dia berjalan ke arah ruang tunggu.
Baru saja berdiri di ambang pintu, perempuan itu mengerikan keningnya saat ia benar-benar melihat Andi berteleponan dengan seseorang.
Bahkan,, yang membuatnya tercengang adalah cara pria itu berteleponan.
'Apakah aku tidak salah lihat?' ucap Meliani dalam hati.
__ADS_1
Perempuan itu terdiam beberapa saat mendengarkan Andi yang tertawa terbahak-bahak sebelum dia akhirnya mendekati pria itu selalu berdehem dengan pelan.
"Ehem!"
Suara dari belakangnya langsung membuat Andi akhirnya menatap ke arah belakang dan melihat Meliani.
Maka pria itu pun langsung berbicara pada orang yang di seberang telepon, "nanti aku akan menemuimu, Aku tutup dulu teleponnya," ucao Andi.
"Ok,," jawab Liliana dari seberang telepon lalu diikuti oleh nada panggilan yang diputuskan secara sepihak hingga membuat Meliani semakin mengerutkan keningnya.
Dia sempat melihat layar ponsel pria itu, dan jelas-jelas di situ tertera nama panggilan yang sangat mesra terhadap orang yang berteleponan dengan pria itu, Bahkan dia juga melihat bahwa orang itulah yang memutuskan sambungan telepon mereka, bukannya Andi!!!
"Apa yang membuatmu datang kemari dan membuat heboh di klinikku?" Tanya Meliani dengan tangan terkepal kuat sebab perempuan itu menduga kuat bahwa yang barusan berteleponan dengan pria itu adalah seorang perempuan.
Perempuan mana yang sudah membuat pria itu tertawa terbahak-bahak?
Liliana??
"Ah, aku datang untuk meminta tolong sesuatu padamu," kata Andi memulai pembicaraan sembari pria itu pun menyimpan ponselnya ke dalam saku jasnya hingga membuat Meliani mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"Pertolongan Apa yang kau butuhkan?!" Tanya Meliani yang merasa curiga dengan pria di depannya, sebab pria itu jelas-jelas sangat membencinya, jadi tidak mungkin pria itu merendahkan harga dirinya di depannya untuk meminta tolong padanya.
"Berpura-pura lah tetap bertunangan denganku di hadapan ayahku," kata Andi tanpa basa-basi.
"Apa?!" Meliani benar-benar terkejut mendengar ucapan pria di depannya.
"Ayahku sedang sakit, dia tidak bisa mendengar kabar buruk apalagi tentang pembatalan pertunangan kita," ucap Andi.
Liliana semakin menguatkan kepalan tangannya, dan perempuan itu benar-benar marah terhadap pria di depannya sehingga dia tidak ingin membantu pria itu dalam hal apapun lagi.
Tetapi hatinya, dia benar-benar menyukai pria di depannya sehingga dia tidak bisa menolak dirinya untuk menganggukkan kepalanya.
"Baiklah," kata Meliani.
"Datang ke rumah sakit jam 3 nanti," ucap Andu sembari berdiri lalu tanpa berpamit, pria itu pun pergi meninggalkan Meliani.
Meliani yang ditinggalkan benar-benar terdiam di tempatnya memandangi punggung pria itu.
Pria itulah yang datang menghampirinya untuk meminta tolong tetapi kenapa sekarang malah terlihat sebaliknya??
__ADS_1
Cara yang sangat unik untuk meminta tolong!!!