
Setelah cukup lama menunggu di luar ruangan IGD, akhirnya seorang dokter yang merupakan kenalan Zaskiq datang menghampiri mereka lalu mengizinkan mereka untuk masuk ke IGD.
Keduanya pergi ke ruangan sterilisasi dan menggunakan jubah medis di sana Lalu masuk ke dalam ruangan di mana Hakim dirawat dengan sangat intensif.
Begitu masuk ke ruangan tersebut, Hakim langsung menatap mereka dengan tangan pria itu berusaha terangkat untuk meraih istrinya hingga Zaskia dengan cepat meraih tangan suaminya dan mencium tangan pria itu.
"Syukurlah kau sudah baik-baik saja, kau sudah membuatku sangat khawatir," kata Zaskia sembari menatap wajah suaminya yang dipasangi O2.
__ADS_1
Hakim berusaha tersenyum, lalu dia pun memindahkan tatapannya pada putranya hingga membuat Andi mendekati pria tersebut.
"Ayah, Aku ada di sini, aku minta maaf atas apa yang terjadi, tapi ke depannya aku tidak akan mengecewakan Ayah lagi," ucap Andi.
Zaskia yang mendengarkan itu segera menganggukkan kepalanya, "benar, putramu sudah mengetahui Apa kesalahannya dan sekarang dia berusaha untuk memperbaikinya, Oleh sebab itu tolong Jangan pikirkan hal-hal lain dan sekarang fokus saja pada penyembuhan mu. Ahh,, kau juga tidak perlu khawatir tentang masalah perusahaan, Andi sudah menanganinya dengan baik," kata Zaskia pada suaminya yang meski harus berbohong namun dia tidak punya pilihan lain, sebab takutnya jika mereka jujur pada pria itu, maka akan membuat pria itu kembali lagi mengalami Drop.
Hakim yang merasa berat untuk berbicara hanya bisa menganggukkan kepalanya, hingga membuat Andi dan Zaskia bernafas dengan lega bahwa pria itu bisa menerima apa yang mereka katakan.
__ADS_1
Ucapan Zaskia sekali lagi diangguki oleh Hakim hingga membuat Andi pun ikut berbicara pada pria itu, katanya, "ayah, yang paling penting sekarang adalah kesehatan Ayah, jadi tolong cepatlah sehat demi kami semua yang menyayangi ayah."
Zaskiq dan Andi terus bergantian untuk memberi semangat pada Hakim sampai akhirnya jam besuk pun habis lalu kedua orang itu pun keluar dari IGD.
Baru saja keluar dari IGD, Zaskiq langsung menata putranya, "meski sekarang kau sudah tidak berhubungan lagi dengan Meliani, tetapi ibu mau kau pergi membujuk Meliani dan sampai ayahmu sembuh, Ibu mohon kau berpura-puralah masih tetap bertunangan dengan Meliani. Kau tahu sendiri 'kan ayahmu sangat menginginkan pernikahan ini jadi sedikit saja dia mengetahui hal buruk tentang perjodohan kalian, maka dia pasti akan mengalami drop lagi." Kata Zaskiq yang tidak mau terjadi apa-apa pada suaminya meski dia tahu bahwa akan sulit untuk membujuk Meliani setelah keluarga mereka mengetahui bagaimana Andi tidak bisa menjadi laki-laki yang utuh untuk perempuan itu.
Andi menganggukkan kepalanya, "akan kucoba membujuknya, tetapi aku tidak bisa memastikan dia mau bekerja sama, sebab Ibu tahu sendiri, dia itu perempuan yang keras kepala dan terlebih orang tua Heriani sudah tidak ingin lagi Putri mereka berhubungan denganku," kata Andi yang tentunya tidak mau membuat perempuan itu terlalu banyak berharap ketika apa yang mereka harapkan belum sepenuhnya nyata di hadapan mereka.
__ADS_1
Hera mendengus kesal, "hah!! Seandainya keluarga mereka tidak tahu tentang penyakit mu, maka semuanya akan berjalan dengan lancar saja. Tapi sekarang kita tidak bisa melakukan apapun dan terlebih keluarga Meliani sudah mengetahui tentang penyakit mu, bahkan untuk menjodohkan mu dengan perempuan lain pun Ibu masih harus berpikir 1000 kali, karena mulut seseorang tidak bisa ditutup bahkan jika harus menjahitnya!!!" Kata Zaskia yang merasa begitu berat menerima kenyataan bahwa putaran angkat Mereka ternyata tidak bisa juga memberikan mereka keturunan.
Andi yang mendengarkan ucapan Ibu angkatnya tidak mengatakan apapun, tetapi pria itu hanya menganggukkan kepalanya lalu dia pun berpamit pergi dari tempat itu untuk kembali menemui Liliana.