
Tak lama Dokter yang ditunggu-tunggu pun datang ke Apartemen.
Ayana sudah terbaring di atas ranjang, dengan kompressan kain dingin untuk menurunkan panasnya yang tinggi itu.
Kevin langsung masuk ke dalam ruangan setelah Kinar membukakkan pintu Apartemennya.
Melihat penampilan Kinar yang sedikit berbeda dari kemaren membuatnya sedikit tergelitik.
kemaren penampilannya sangat Kumal memakai baju cleaning servis itu dengan rambut yang terikat panjang,namun sekarang terlihat seperti Nona muda beneran baginya.
Cantik juga dia perpakian seperti itu... benar-benar seperti orang kaya baru,.
"Dimana kamar Nona Ayana?"
tanya Kevin langsung,
Inikan dokter yang kemaren itu kan, yang merawat Tuan muda
"Di sebelah sini Dok!"
Kinar menunjukkan dimana kamar Nona Ayana berada.
"Baiklah!, terima kasih!"
Dia itu dokter muda apa yah?,dia terlihat muda sekali, maksudku...dia terlihat masih lajang, atau bahkan sudah beristri dua... seperti Tuan Muda itu
Kinar yang sedang memperhatikan pak Dokter Kevin,
Kevin memang Dokter muda!,ia baru saja menyelesaikan kuliah kedokteran di Sidney Australia, tenang saja Kinar dia masih lajang kok,
Tapi entahlah dia masih jomblo apa tidak yang jelas ia belum menikah.
"Kin Siapa dia?"tanya Nada penasaran!.
"Dokter yang merawat Tuan Muda kemaren,!"
"Wah Tampan sekali dia !"
"Hust... ingatlah pacarmu!,
"Iya...iya aku juga tahu aku ini siapa!"
keduanya malah saling berbisik di belakang Kevin.
"Sebenarnya seberapa kaya Tuan Muda itu si?,kita membutuhkan apa-apa serba ada,baik dokter, supir, mobil bahkan pelayan, bahkan lagi tempat tinggal, sepertinya Tuan Muda ini mempunyai tempat tinggal di mana-mana, apapun dia berikan kan?"
"Kayanya tidak terhingga!,jadi jangan di pikirkan dan di bayangkan Nada!, ini benar-benar membuat kita gila nanti!"
Keduanya langsung berdiri di belakang dokter yang akan memeriksa Ayana itu, sekalian berjaga-jaga siapa tahu pak Dokter membutuhkan sesuatu nanti.
Wah,ini kah Nona Ayana?...
Pantas saja Tuan Muda jatuh cinta,
__ADS_1
lagian salah dia sendiri mencari permainan cinta dengan wanita secantik ini, bagaimana Tuan muda tidak bisa tergila-gila coba... bahkan ia terlihat lebih manis dari Nona Felly.
Pantas saja Tuan Muda tidak bisa menahan rasa cintanya itu, sedangkan ia terlihat sangat baik dan lemah lembut...
"Siapa yang mengompres Nona Ayana begini?"
tanya dokter tiba-tiba.
hingga menyadarkan nada dan Kinar yang sedang serius menatap dirinya itu.
"Sa.. saya Dok!,apa saya salah karena sudah mengompres Nona Ayana dengan air dingin?"
"Tidak!,aku hanya bercanda,kalian terlihat sangat tegang menatapku tadi?,apa yang sedang kalian pikirkan?, jadi aku hanya ingin menyadarkan kalian, kompressan ini adalah langkah terbaik dari pemula untuk menurunkan panas Nona muda!"
Kevin yang tersenyum melihat keduanya kaget,
kenapa semuanya memperhatikan ku begitu..apa aku ini terlalu tampan.
Batin Kevin menggelengkan kepalanya sendiri dan mulai mengeluarkan peralatan medisnya.
Tahu saja kalau dia itu sedang di perhatikan,dia punya berapa mata si?, sampai ia melihat kita sedang memperhatikannya...
Kinar sangat Heran tadi, sekaligus kaget, ia kira caranya mengompres Nona adalah hal yang salah, karena ia dokter jadi yang ia sarankan adalah hal yang paling benar menurutnya nanti.
Kevin langsung memeriksa Nona Ayana dengan baik, dengan alat-alat medis yang ia bawa dan ia gunakan itu.
"Detak jantungnya berdetak kencang!, nafasnya terdengar cepet dan tidak beraturan,suhu badannya memang panas, namun sepertinya sudah mulai menurun saat kau mengompresnya tadi!, untuk saja kamu bergerak cepat mengompres Nona Ayana,kalau tidak kasihan Nona Ayana dia sedang hamil begini, pasti rasanya tidak karuan!"
"Tidak!, tenang saja!, biasanya ini juga efek tubuhnya yang sedang mengandung!.., tak semuanya yang sedang mengandung itu sehat!, kadang kala ada orang hamil yang terbaring terus di atas ranjang hanya karena ngidam atau mengandung!,ada juga yang tidak mau makan, ada pula yang jadi senang makan... itu juga bisa terjadi,tapi Nona Ayana sendiri sepertinya sedang masuk angin dan bercampur ngidam jadi kondisinya melemah kali ini!,tapi untuk janinnya sangat sehat dan semakin berkembang!"
"Syukurlah Dok jika begitu..!"
"baiklah!,aku akan memberikan vitamin dan suplemen makanan untuknya, tolong bantu Nona Ayana untuk meminumnya nanti yah!, agar kondisinya bisa pulih kembali!
"Iya Dok!, pastinya!".
Mereka semua langsung keluar dari ruangan kamar membiarkan Nona Ayana istirahat terlebih dahulu.
*****
Kali ini Rey sedang sibuk memilih baju yang tepat untuk Ayana, mendengar perkataan Ayana di dalam mobil yang ingin membeli baju,membuatnya bergegas pergi ke mall untuk membelikan baju untuk istrinya itu bersama Danu.
"Sepertinya ini bagus!
mengambil satu baju dan memberikan kepada Danu yang berjalan di belakangnya
"Yang ini juga cocok untuk Ayana,apa lagi ia sedang hamil!"
Mengambil kembali dan memberikan kepada Danu lagi
"Modelnya bagus!, warnanya juga tidak terlalu mencolok ini pasti cocok di tubuh Ayana!"Ia ambil kembali
"Wah ini lumayan juga!,jika Ayana yang memakainya pasti sangat cantik!"di ambil lagi oleh Rey.
__ADS_1
"Yang ini juga boleh lah, lumayan!"
Ya ampun Tuan Muda,anda ini mau borong baju berapa si?..
Berulang-ulang tingkah Tuan muda yang memilih baju itu terus berulang-ulang sampai bahu yang ada di tangan Danu sangat banyak.
"Sebaiknya kita cari sebelah sana!"
"Tuan Muda cukup!,sebaiknya anda membelikan baju untuk Nona beberapa setel saja Tuan Muda!, Ini akan menyakinkan Nona kalau Kinar yang membelinya,jika Tuan Muda membeli sebanyak ini, maka Nona muda malah akan semakin curiga!"
Danu yang sudah memegang begitu banyak baju di tangannya,ini terlihat berlebihan seperti biasanya.
"Benarkah memang ini terlalu banyak bajunya?"
Tanya Rey sambil melihat baju-baju yang di pegang Danu.
"Tentu saja Tuan Muda, belikan saja 5 baju dan 2 baju tidur untuk Nona!'
"Jadi Total cuma 7 baju hah?, kenapa kau ini pelit sekali Danu!"
iya ampun Tuan Muda... ini bukan masalah pelit! tapi lihatlah posisi Anda dan Nona Ayana sekarang....
Sebenarnya Danu sudah merasa gregetan sendiri melihat tingkah Tuan muda begini, membuatnya menggelengkan kepalanya tak sanggup untuk berkata-kata.
"Maaf Tuan Muda percayalah! ini demi kepercayaan Nona muda kepada Kinar nanti,jika Kinar terlalu Royal maka ini akan semakin mencurigakan!"
"iya iya baiklah!, aku mengerti maksudmu!, walaupun rasanya bagaimana gitu... membelikan baju Istri hanya tujuh setel, rasanya ini bukan diriku..!"
"Terserah kau saja Tuan Muda!,
*****
Ayana sudah terbangun dari tidurnya, Nada dan Kinar yang sedang berjaga di sampingnya langsung mendekat.
"Ayana kau sudah bangun?"
Nada sambil menempelkan tangannya di kening Ayana, suhu tubuh Ayana masih tatap sama, belum ada tanda-tanda perubahan sore ini, bahkan suhu tubuhnya kembali panas seperti semula.
"Badan mu masih sangat panas,kau juga belum makan sejak tadi!, makanlah dulu yah!"
"Tidak!, nanti saja!,aku tidak lapar!"Ayana menggelengkan kepalanya menolak tawaran Nada.
"Tapi Ayana kau harus makan!,ayo mintalah! kau mau makan apa ?,apa yang membuat mu berselera? akan aku belikan!, karena kamu juga harus minum vitamin Ayana!"
"Memang ada makan apa di sini?"
Ayana, tidak ingin meminta banyak hal yang akan membuat kedua sahabatnya ini kerepotan.
"Aku masak sayur Sop,ada Ayam goreng,kentang goreng,ada naget juga, bahkan Asinan juga ada!"
"Iya sudah aku hanya ingin makan sayur SOP saja, tapi nanti agak malam man yah, karena aku tidak ingin makan sekarang!"
"Oke!, baiklah Ayana!".
__ADS_1