Monopoli Cinta Tuan Muda

Monopoli Cinta Tuan Muda
Nada-Kinar Di Pecat!


__ADS_3

Baru kali ini semua orang melihat Tuan muda yang meneteskan air mata walaupun hanya satu butir tetes di wajahnya.


Baru kali ini aku melihat Rey yang sangat sedih,ia pasti sangat mencintai Nona Ayana..


Kevin menjadi terbawa suasana oleh semua ini.


Ini semua salahku, maafkan aku Ayana..,aku begitu jahat kepadamu...kau sedang apa sekarang?,


aku harap kamu menyayangi anak ku yang ada di perut mu itu,..


aku tidak tahu kali ini, yang jelas ia sedang sangat marah kepadaku,dia tidak akan menggugurkannya kan?, kenapa dia tidak mau memberitahu ku sejak awal?...,apa ia juga sangat membenci anak itu..


Ia masih terdiam, berusaha menguasai dirinya dengan keadaan semua ini, pikiran Rey menjadi kemana-mana,sikap Ayana yang tidak mau memberikan tahunya mebuatnya merasa semakin gelisah dan khawatir.


Tenang saja Rey!,Ayana itu sangat penyayang dan baik hati,jadi ia tidak mungkin menggugurkan kandungannya.


"Danu..?"


Panggilan pelan langsung Terdengar di dalam ruangan.


"Iyah Tuan Muda, apa anda membutuhkan sesuatu?"


Danu sudah siap siaga menunggu perintahnya.


"Pecat Kinar dan Nada dari kantor sekarang!"Rey berbicara dengan nafas yang masih kurang beraturan.


"Hah?.."Kinar terbelalak mendengarnya


"Pecat?"begitu juga Kevin.


Tuan muda memecat ku?,apa salahku?apa dia marah karena aku melarangnya bertemu dengan Nona muda?


tidak!, mau makan apa aku ini?,lalu bagaimana kuliah dan kost-an ku..


"Maaf Tuan Muda, Ta...tapi kan?.."Danu merasa bingung bercampur kasihan, bagaimana bisa Tuan Muda menyuruhnya memecatnya begitu saja.


"Pecat keduanya dari kantorku sekarang!, suruh dia pulang temani Ayana dan jangan bekerja lagi di Kantor!,aku hanya ingin mereka menemani Ayana,aku akan memberikan gaji sepantasnya yang mereka butuhkan!,dan mulai besok!, jangan suruh mereka tinggal di kost-an sempit seperti itu lagi!, bawa mereka ke Apartemen agar lebih leluasa dan nyaman!"


"Maksudnya Tuan Muda?, aku dan Nada hanya bekerja untuk menemani Nona muda begitu?"

__ADS_1


"Iyah, Tugas kalian hanya menemani dan menjaga Ayana ku dengan baik, lakukan apa saja sesuka kalian di Apartemen nanti!,tapi dengan baik dan benar!,jangan sampai Ayana kenapa-napa nantinya!"


"Tapi Tuan Muda?, tidak mungkin kan kita bertiga pindah Apartemen begitu saja,Nona muda jelas tidak mau jika ini perintah Anda, karena ia masih begitu sangat marah kan?"


"Tugas kalian semua hanya menjaga semua ini, jangan sampai Ayana mengetahui semua ini,cari alasan yang logis untuk kalian dapat pindah ke Apartemen!,Danu akan menyiapkan Apartemen untuk kalian, karena aku tidak bisa membiarkan Ayana berada di tempat sempit seperti Kost-an!"


Gila yah?,apa inikah yang namanya cinta, Tuan Muda benar-benar tidak Rela melihat Nona mudanya di tinggal sendirian...


"Tak usah khawatir Kinar!, kebutuhan kalian akan saya penuhi setiap hari,dan kalian juga bukan orang suruhan ataupun bayaran!, melainkan kalian itu bekerja kepadaku untuk menjaga Istriku sepenuhnya,dan tentang Gaji mu,aku yang akan membayarnya 5 kali lipat dari gaji mu yang sekarang!,aku hanya menginginkan bantuan mu!, jika kau menyetujuinya, maka itu semua akan membuatku merasa tenang!"


Lima kali lipat?,itu benar-benar tidak bisa di bayangkan, sedangkan pekerjaanku dan Nada hanya menjaga Nona sepenuhnya..,


Itu artinya lebih banyak bersantai di Apartemen kan?,


wow aku benar-benar tidak bisa membayangkannya....aku bisa mantap melanjutkan kuliahku bersama Nada..


"Baiklah Tuan Muda, saya akan segera memberitahu Nada tentang semua ini,kami juga harus memikirkan alasan yang tepat untuk bisa mengajak Nona pindah ke Apartemen!"


"Baguslah!, jaga istriku dengan baik!,aku juga akan berusaha bersabar menunggunya sampai ia benar-benar memaafkan ku, dan mau bertemu dengan ku!".


Mungkin ini terasa sangat berat bagi Rey, jika harus berjauhan dengan Istrinya yang sedang hamil itu, namun ia tetap berharap bahwa secepatnya pasti ia akan bertemu dengan istrinya itu dan berkumpul bersama seperti dulu lagi.


Rey yang mendengarnya sedikit lega dan tersenyum dengan Kinar, namun mata kesedihan tetap tertera di matanya.


"Danu!... urus semuanya bersama Kinar sekarang!,dan pergilah!, kalian bertiga harus menyusun semuanya sekarang!"


"Baiklah Tuan Muda!, saya permisi!, jaga diri Anda baik-baik!,dan Kevin aku harus pergi sekarang!"


"Iya pergilah!, permudahkan urusanmu Danu!"Do'a Kevin sambil tersenyum.


Danu langsung segera pergi keluar menggandeng tangan Kinar kembali.


*****


Setelah membersihkan diri Ayana merasa sangat bosan di dalam kamar,entah apa yang akan ia lakukan, tiba-tiba ia ingin sekali makan kue pancong,


Aku merasa sangat lapar, kenapa tiba-tiba aku ingin sekali makan kue pancong!.


"Nada apa aku boleh keluar sebentar!,aku pengin beli kue pancong?,aku merasa sangat lapar!"Pesan Ayana terkirim ke Nada.

__ADS_1


Karena Ayana sedang menumpang sekarang, Jadi ia tidak bisa leluasa untuk keluar masuk kamar atau pun pergi dari kost-an,


Sebelum pergi Nada juga sudah berpesan,jika ia menginginkan apapun di suruh mengabarinya.


*****


"Kau sudah tahu sendiri kan!, bagaimana keras kepala Tuan Muda!,dia tidak ingin makan ataupun minum obat sebelum ia menemukan Ayana, Tuan Muda itu sangat mencintai Nona Ayana,ia benar-benar mencintainya, tapi karena kebohongannya sejak awal membuat Nona Ayana tidak percaya lagi sekarang!"


"Iya maaf, aku juga merasa yakin kalau Tuan Muda benar-benar sangat mencintai Nona Ayana sekarang,aku bisa melihat dari sikap dan matanya Pa...!"


"Bersiap-siaplah pindah ke Apartemen besok!,salah satu supir Tuan Muda akan menjemput kalian semua!"


Salah satu, memang Tuan Muda itu punya supir berapa si?...


"Tapi apa anda yakin, Nona Ayana tidak curiga nantinya,dan bagaimana kalau nona Ayana mengenali supir dan mobilnya nanti?"


"Tenang saja,Nona Ayana tidak akan mengenalinya, karena selama ini Nona Ayana hanya pergi bersama ku dan Tuan Muda!,ia juga jarang keluar rumah!"


"Lalu alasan apa yang tepat untuk semua ini Pa?"


Kinar semakin bingung,ia merasa tidak yakin dengan semua ini.


"E... sebaiknya kau bilang saja orang Tuamu yang menyuruh mu pindah ke Apartemen,kau bilang saja kalau kedua orang tuamu itu orang kaya, dan dia memaksa mu untuk berhenti bekerja dan fokus kuliah,dan Ke-dua orang tua mu tidak rela dan tidak bisa membiarkanmu bekerja kotor-kotoran begitu, bagaimana?"


bisa juga si?, keluarga ku saja dari kalangan orang tidak mampu,apa aku aku bisa berpura-pura menjadi anak orang kaya?...


"E...sepertinya anda itu ahli sekali dalam bidang berbohong yah!"


Kinar terseyum sambil fokus menghadap ke layar ponselnya, terdapat pesan dari Nada disitu.


"Sembarangan...!"


Baru kali ini aku melihat Wanita yang seberani dia berbicara lantang dengan Tuan Muda tadi


bahkan berani sekali dia mengikutiku, tanpa ambil resiko,apa dia benar-benar tidak mempunyai pikiran?...,


Demi Nona Ayana dia rela melakukan apa saja?... sungguh menarik...


"Pa Danu.. Nona Ayana meminta keluar,ia merasa lapar dan kepingin makan kue pancong!, karena masakan di kost-an mungkin tidak ada yang berselera, bagaimana ini?"

__ADS_1


"Kita Turuti kemauan Nona sekarang!, kita cari kue pancongnya dan aku akan mengantarmu ke Kost-an!, setelah itu kita akan kembali ke kantor dan kau temui Nada untuk bekerjasama!".


__ADS_2