
Mobil sudah memasuki parkiran mol, ke-duanya langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam mol.
Supir yang mengantar Tuan Muda kali ini adalah supir yang lain, Danu sedang mengurusi urusannya, semetara Bayu tentu saja mendapatkan pekerjaan yang begitu menumpuk di kantor jika Tuan Muda libur hari ini.
"Sayang dimana si toko baju-baju baby-nya?, kenapa aku belum melihatnya dari tadi?.."
"Bentar yah!,..."Menggandeng tangan Ayana, berjalan pelan dan segera menghampiri karyawan Moll yang sedang berdiri di depan ruangan fitness.
"Dimana toko-toko baju baby,apa kau melihatnya?"
Tanya Tuan Muda yang berpakaian lengkap ber-jaz dan ada stempel kecil yang ia kenakan berwarna biru di atas sakunya, orang itu yang melihatnya langsung menghormatinya.
"Selamat datang Tuan Muda!,mari saya tunjukan!"Keduanya berjalan mengikuti langkah karyawan Moll ini.
Cih apa orang ini juga mengenal suamiku...
aneh sekali..
Mereka sudah tiba di sebuah toko baju-baju baby yang sangat lengkap tentunya.
"Terimakasih telah mengantarku!,ini untukmu!, berikan kepada Direktur keuangan untuk komisi yang aku berikan hari ini, tunjukkan kartunya saja yah!"
"Wah benarkah?,ba.. baik Tuan Muda, Terimakasih atas komisinya!"
"Pergilah!"
Reyhano memberikan sebuah kartu Biru kepada karyawan Moll itu,entah berapa bonus yang ia berikan yang jelas tertera di dalam kartu itu.
"It ...itu..itu apa maksudnya sayang?, kartu apa itu?"
Ayana, penasaran melihat tingkah laku suaminya yang seperti Bos besar disini.
"Sudah... sudah lupakan saja, Ayo kita berbelanja!"mengalihkan pembicaraan Ayana dan langsung masuk ke dalam Moll.
"Jangan bilang kau pemilik gedung ini?"Tanya Ayana sinis.
"Tenang saja Sayang... gedung ini bukan milikku beneran deh!"
"Lalu bagaimana dia bisa mengenalmu?"
"Ih...diam,gedung ini bukan milikku tapi milik ini, yang sedang kau kandung!"mengelus perut istrinya.
Ayana hanya terbelalak melihat suaminya yang tersenyum sambil menaikkan alisnya menatapnya penuh dengan senyuman.
Sekaya itukah dia...aku benar-benar tidak tahu seberapa harta yang ia miliki...
"Kau bercanda?"
"Tidak,ini memang bukanlah milikku,tapi milik putraku nantinya!"
Berjalan menuju ke arah baju yang terpajang di dalam toko ini.
Baju-baju di situ sangatlah cantik tertata dan tentunya bagus-bagus sekali di mata Ayana, membuatnya langsung mencoba memilih satu persatu.
"Wah ini imut sekali, benar-benar lucu" Terseyum senang dan terus memilih baju-baju bayi yang terlihat lucu dan menarik.
Reyhano memperhatikan apa yang sedang di lihat Ayana,ia bukannya memperhatikan baju-bajunya, tapi sedang memperhatikan orang yang memilih baju yang begitu cantik terkena sorotan lampu Moll yang begitu berkilauan.
Dia ini cantik sekali, tidak ada yang secantik dirinya...
__ADS_1
apalagi senyumannya...dia terlihat begitu manis bukan,
Tersenyum sendiri memperhatikan Ayana yang sedang memilih itu,ia membuat pegawai toko menaikkan alisnya melihat pemuda yang terus memperhatikan istrinya ini.
"Sayang menurutmu yang paling lucu yang mana?"Tanya Ayana pelan.
"Apa sepertinya yang ini?"memperhatikan baju yang ada di pegangannya.
Tidak ada jawaban dari Rey,tapi jelas-jelas dia sedang menatap istrinya dan menyanggahkan tanganya ke atas meja.
Tidak mendapatkan jawaban darinya melihat Rey yang melamun menatapnya membuatnya gregetan.
"Reyhano...!"
"Iya iya sayang kenapa?"
ya ampun.. aku berbicara saja dia tidak mendengar ku...
"Apa yang ku lakukan?, aku sedang berbicara kepadamu,kau tidak mendengarkan ku?"
Rey yang kaget mendengarnya, membuat para Karyawan toko terseyum.
"Tentu saja aku mendengarnya!,apa yang kau katakan tadi?"
"Tuh kan!, disaat seperti ini kau sedang memikirkan wanita lain?"
"Memikirkan wanita lain?, bagaimana bisa?, memandang wajahmu saja sudah lupa akan kehidupan di dunia ini.., bagaimana bisa aku memikirkan wanita lain, sedangkan kehidupan saja lupa saat bersamamu...!"
Reyhano mendekat ke arah Ayana yang terlihat manyun.
"Lihatlah istriku!, dia semakin cantik kalau sedang manyun bukan,ya kan?"
"Apaan sih Rey, jangan seperti ini!"Merasa malu sendiri.
"Benarkan, istriku ini semakin cantik kalau lagi ngambek!, karena biasanya ia minta di sayang-sayang!"
"Tentu saja Tuan Muda!, istri anda sangat cantik, benar apa yang di katakan anda... sangatlah cantik!"
"Apa kau jujur?"Tanya Rey sambil menaikkan alisnya.
"Tentu saja, saya mengatakan apa yang saya lihat!"
"Baiklah ini bonus untukmu, karena telah membuatku senang, berikan ini kepada bos mu dan mintalah bonus yang aku berikan!"mengasih kartu biru yang sama lagi.
Wah.. orang ini itu siapa ... apa dia sangat kaya raya.
Ayana masih sibuk memilih baju-baju baby dan memegangnya satu persatu.
"Ku mau yang mana sayang?"Tanya Rey merangkul Ayana.
"Yanga seperti ini!, tapi kenapa hanya satu disini!"menunjuk baju yang sudah di pegangannya.
"iya sudah kau pilih yang lain dulu!"
"Mba!, kemarilah catat apa yang di inginkan istriku ini!"
Menyuruh karyawan toko untuk mencatat baju-baju yang di pilih oleh istrinya.
Sekitar dua puluh baju model berbeda sudah di pilih oleh Ayana dan di catat oleh karyawan toko itu yang sedang memegang buku catatan.
__ADS_1
"Sudah?, model mana lagi yang kau mau?"Tanya Rey tanpa melepas rangkulannya.
"Kenapa aku terus yang memilih?,mana pihanmu?"Ayana merasa gemas dengan suaminya.
"Pilihan mu adalah pilihanku juga,jadi aku tidak perlu memilih lagi karena pasti kau lebih tahu tentang ini, sedangkan aku tidak tahu sayang!"
"Cih gampang sekali kalau menjawab!"
"sudah kan? mana lagi yang kau inginkan?"
"eh.. Aku bingung, pilihan ini sangat bagus-bagus dan banyak aku jadi bingung memilihnya!"
"Iyah sudah belanja hari ini kita Angga sudah selesai!"
"Hah.... tapikan aku baru memilih beberapa baju sayang...!"
"Hust..."memberhentikan bicara istrinya.
"Hey kau,ini aku beri cek 100 juta!,aku beli perlengkapan bayi yang sangat lengkap dan yang terpenting Itu pilihan baju-baju istriku tadi,harus ada dan jangan sampai jumlahnya hanya satu-satu, minimal satu lusin!"
"Hah...,100 juta?"
Ayana yang kaget mendengarnya
satu lusin...?, banyak sekali
"Tenanglah sayang aku sudah membeli paket lengkap semuanya untuk masalah perlengkapan baby, bagaimana kalau kita bersenang-senang hari ini!"
Segampang itukah kau membeli segalanya Rey...
merangkul istrinya dan mengajaknya pergi meninggalkan toko.
Ayana hanya bisa pasrah dan menuruti perkataannya.
"Bagaimana kalau hari ini kita nikmati waktu untuk pacaran?"Rey sudah tersenyum senang.
"Pacaran?"
"iya kita kencan hari ini!...,kita makan, Nonton, atau apapun itu... dan intinya kita menghabiskan waktu berdua untuk bersenang-senang di sini hari ini!, bagaimana?"
"Tentu saja baiklah!"
keduanya bersenang-senang hari ini,Rey menghabiskan waktu bersama istrinya di Mall untuk berkencan.
*****
Beberapa tempat yang di kunjungi Danu beserta kawanan polisi sudah saling bekerja sama atas penangkapan Felly,
Hari sudah berganti.
Danu dan rekan-rekannya berharap semoga Hari baru ini, Felly berhasil di tangkap dan di jebloskan ke dalam penjara.
Aku benar-benar tidak sabar....
sebenarnya dimana Felly berada sekarang,
aku benar-benar ingin menjabak rambutnya.
rasanya ingin sekali menampar wajahnya yang memalukan itu...
__ADS_1
Danu sedang menunggu kabar dari beberapa tempat yang sudah bekerjasama itu, belum ada kabar sama sekali,ia hanya berharap akan ada kemajuan penangkapan Felly di hari ini.