Monopoli Cinta Tuan Muda

Monopoli Cinta Tuan Muda
Perang 2


__ADS_3

Dimana dia menemukan surat keterangan ini?..


Felly teringat akan dirinya yang menyimpannya di lemari hotel ini,


waktu itu dia ingin membuangnya namun Rey datang begitu saja dari arah pintu dan membuat Felly kaget, Ia langsung menyelipkan surat itu ke dalam salah satu dokumen yang ada di lemari ini,


Waktu itu ada acara pesta pernikahan teman dekatnya, kebetulan jarak hotel dan tempat acara pernikahan itu lumayan dekat dengan hotel, jadi keduanya beristirahat di sana sebentar,


Dan pada saat itu juga, keluaran hasil tes Felly dari Dokter sudah datang pada waktu itu, Sehingga Felly mengecek dulu mana yang asli dan mana yang palsu.


Lalu yang asli ia selipkan di antara dokumen di lemari hotelnya,sedangkan yang palsu ia masuk ke dalam tas dan di bawanya pergi keluar.


Namun ia lupa,saat itu juga ia malah langsung pergi jalan-jalan bersama suaminya ke luar kota, membuatnya mengira bahwa Rey tidak akan ke hotel untuk mencari berkas-berkas lama di sini lagi,


Untuk itu dia mengira bahwa tempat ini juga aman untuknya,


Tapi ternyata ia malah kesini dan bermalam di sini bersama Ayana.


"Rey... Rey.. aku...aku bisa jelasin!"Felly mendekati suaminya dan mencoba merangkul tangannya.


"Jangan menyentuhku, menyingkir kau dari hadapanku!"Rey yang begitu marah menghempaskan tangan Felly.


Ada apa ini?...kenapa Tuan Muda begitu kasar dengan Felly...


Ayana semakin bingung menenangkan dirinya,namun nyantanya Ayana ikut tegang menyaksikan semua ini.


"Sayang maafkan aku!, maafkan aku sayang...,aku...aku tidak bermaksud untuk..."


"Apah?, tidak bermaksud kau bilang?, jelas-jelas ini ada maksudnya!, dan aku menginginkan apa maksud semua ini!, dan berani sekali kau melakukan hal ini kepadaku?....aku tidak pernah menyangka Felly, kau benar-benar melakukan hal ini kepadaku!"


Rey semakin mengalihkan pandangan ia tidak ingin menatap wajah istrinya lagi.


"Maafkan aku Rey...,maafkan aku sayang, Iyah...aku salah, memang aku yang salah!,dan tak seharusnya aku berbuat ini kepadamu...


aku mohon maafkan aku!"


Felly mencoba mendekati suaminya lagi,tapi Rey sudah di guyuri dengan amarah dan rasa sakit, menjadikannya semakin kesal saat di sentuh Felly,

__ADS_1


"Maaf?.... maafkan aku kau bilang?,jika segampang itu kau melakukannya maka tidak segampang itu juga aku memaafkanmu!!"


"Minggir!, sudah aku bilang, jangan menyentuhku!,dan jangan panggil aku sayang lagi,aku jijik mendengarnya!"


Rey terus menghindari sentuhan Felly,ia semakin berbicara meninggi menatap Felly kesal.


"Rey.. Rey..aku minta maaf Rey!, maafkan aku,aku akan jelasin,!"Felly yang terus memohon.


"Aku tak perlu penjelasan mu!, Tanpa kau menjelaskan ku pun aku sudah tahu,jadi selama ini kau menikah dengan ku hanya karena hartaku!,iya kan?,kau tidak pernah mencintaiku!,kau hanya ingin puas dengan hartaku saja iya kan?"


Entah sampai mana tingkat kemarahan Rey, yang jelas ia sedang begitu marah kali ini.


"Aku mencintaimu sayang,aku sangat mencintaimu, percayalah kepadaku...!"Felly mencoba memegang tangan Rey kembali dan berusaha untuk menenangkannya.


"lepaskan!"Lagi-lagi Rey menggemaskan tangannya dengan suara yang bernada tinggi.


mereka ini kenapa?, kenapa Tuan Muda terlihat sangat marah kepada Felly?


Tentunya Ayana dan Danu di situ semakin Tegang, sebenarnya Danu sangat khawatir takut Tuan mudanya melakukan hal yang di luar kendalinya.


"He'h mencintaiku kau bilang?,percaya padamu hah?,mengandung anakku saja kau tidak sudi!, beginikah yang di maksud mencintaiku?".


Kebohongan yang menyangkut perasaanya dan keinginan yang begitu di impikan selama ini.


Mempunyai momong untuk kelanjutan hidup bagi sebuah pasangan adalah impian semua orang, termasuk Reyhano sendiri, Namun bagaimana rasanya jika ia di bohongi selama ini oleh istrinya,


Felly mengaku mandul hanya karena Ia tidak mau hamil demi kesenangan dan kebebasannya di luar sana.


"Rey... maafkan aku!,aku mohon maafkan aku Rey!"


Felly terus memohon meminta maaf dari suaminya, karena tanpa suaminya kehidupannya tak berarti apa-apa,


"Kau tidak dengar apa yang aku katakan?, pergi dari sini!, Sekarang!"Rey, mencoba mengusir Felly sambil menunjuk ke arah pintu dengan begitu kesal dan sinis.


Aduh kenapa jadi seperti ini si, kenapa Rey menemukan surat keterangan ini...


"Rey, kenapa kamu tega sekali Kepadaku?,apa demi wanita ini,kau tega mengusirku!"

__ADS_1


"Cukup!,aku bilang cukup!, jangan menyalahkan Ayana, Ayana tidak salah apapun, dan kau lah yang begitu tega!, bukan aku!, pergi dari sini!"


"Kau benar-benar mengusirku Rey?,aku tahu kau telah melanggar janjiku kan,kau mencintai Ayana kan?,iya kan, untuk itu kau tega mengusirku begini!, bahkan hanya dengan satu kesalahan?"


Felly yang tidak terima.


"Satu kesalahan kau bilang?,kau...bukan hanya bersalah!,tapi kau telah menghancurkan hidupku Felly!,apa kau tahu itu?,kau benar-benar telah menghancurkan hidupku Felly!, kau telah menghancurkannya...!"suara


Teriak Tuan Muda memenuhi seisi ruang.


Ayana merasa tidak tahan sendiri dengan sikap keduanya, ia langsung berdiri dari ranjang untuk meninggalkan mereka berdua.


Felly yang melihat kepergian Ayana langsung mencegat tangannya agar tidak jadi pergi meninggalkan keduanya,ia juga tidak mau rugi atas kesalahan ini.


"Lepaskan saya!"Pinta Ayana,yang sama sekali tidak ingin terlibat dalam masalah ini.


"Kau harus tetap di sini!,kau juga terlibat atas permasalahan ini!"Felly, menahan tangan Ayana yang akan pergi.


"Iya aku melakukan ini karena aku tidak ingin hamil Rey,dan aku juga tidak ingin punya anak maupun mengurus anak!, untuk itu aku melakukan hal ini!"


Rasanya setelah mendengar perkataannya, ingin sekali Rey menampar istrinya ini, namun ia masih berusaha menahannya karena Felly adalah seorang wanita baginya


"Sehingga apa?..., sehingga aku menyuruhmu menikah lagi selama dua tahun itu agar kalian berdua memiliki anak!, itu yang aku mau!, walaupun kau tidak memiliki Anak dariku setidaknya kau akan memiliki anak dari Ayana kan Rey?".


"Plakkk..."


Tamparan keras mendarat di pipi Felly,Ini begitu keterlaluan baginya, dengan entengnya Felly menyimpulkan kebohongannya,


ohh jadi Tuan Muda menikahi ku hanya ingin mempunyai anak, karena sebenarnya dia itu tidak mencintaiku...


dia benar-benar mempermainkanku..


Ayana yang mendengarnya terbelalak,ia merasa di permainan saat ini, matanya mulai berkaca-kaca mendengar semuanya.


"Wanita gila!, dengan entengnya kau berbicara seperti itu, wanita macam apa kamu ini?,kau tahu... semuanya aku lakukan demi dirimu!,tapi apa yang kau lakukan?,kau berbohong besar Kepadaku...!"Teriak Tuan Muda.


"Jangan menyalahkan ku semuanya!, yang berbohong itu bukan hanya aku Rey,tapi kau,kau sendiri yang menjebak Ayana agar bisa mendapatkannya kan?,ini semua bukan salahku tapi salahmu juga Rey!"

__ADS_1


Felly juga tidak mau salah sendiri.


Ayana yang mendengar Keduanya berbicara seperti ini, semakin berkaca-kaca dan tak terasa menetaskan air matanya menatap keduanya.


__ADS_2