
Keduanya masih terdiam hanya mata yang saling ber-cengkeraman memandang satu sama lain,
Aduh kenapa jantungku menjadi berdebar begini..
Reyhano menghindarkan wajahnya dari wajah Ayana dengan segera.
walaupun sedikit grogi namun ia tetap berusaha untuk bersikap se-jutek mungkin yang ia bisa.
"berani sekali kau ingin menyentuh ponselku?,Ingat!,Aku akan menjaga video ini dengan baik, jika selama dua tahun kau juga bersikap baik dan nurut kepadaku...!,aku pasti akan menjaga video ini dengan baik..!, tapi itu juga jika kau nurut dan tunduk terhadap perintahku! kau mengerti!" Reyhano beranjak berdiri dari duduk, pergi meninggalkan ruangan begitu saja.
Cih bagaimana bisa,aku mengunci pintu ruangan kantor karena aku ingin bermain-main dengannya tadi...
Ayana terdiam ia juga mengutuki dirinya sambil memegangi bibirnya,
bagaimana bisa bibirnya bisa menyentuh batang hidupnya.
berani sekali dia mengancam ku seperti itu,apa yang harus aku lakukan sekarang,aku harus nurut dan tunduk sekali padanya hah..
Cih menjijikan sekali...., Kenapa bibir ini berani menyentuh manusia serigala itu... menjijikan... manusia tidak waras...
Ayana menepuk dan mengusap-usap bibirnya karena merasa jijik sekaligus kesal yang melanda.
Terdiam duduk di sebuah sofa ruangan,ada dua laki-laki yang sedang duduk saling berhadapan.
Satu orang terdiam mengetuk-ngetuk ulang jari telunjuknya di atas sofa,sambil berpikir memegangi kepalanya dengan satu tangan.
Lelaki ini terlihat sangat serius memikirkan sesuatu,
Hening masih tercipta di dalam ruangan tersebut, sedangkan satu orang lainnya sedang menggaruk kepalanya bersiap-siap untuk mendengarkan ocehannya.
Reyhano terdiam tanpa berkedip,ia benar-benar fokus memandang satu arah, pikirannya masih terus berputar memikirkan seorang wanita, Wanita yang sudah menjadi istrinya itu, apakah ia sedikit tertarik kepadanya.
Wanita yang awal mulanya hanya di jadikan sebagai Monopoli Cinta baginya,demi mendapatkan keinginannya selama ini atas apa yang ia impikan, namun sampai saat ini belum juga ada tanda-tanda yang menjelaskan bahwa keinginannya akan segera terpenuhi.
Ia sedang berpikir keras, bagaimana jika ia benar-benar tertarik dengan wanita itu, setiap kali di sisinya,ia juga merasa nyaman dan hangat,
bagaimana jika impiannya sudah terpenuhi dan waktu dua tahun itu akan lenyap begitu saja,apa ia benar-benar rela melepaskannya pergi.
"Apa yang terjadi dengan diriku, kenapa aku terus memikirkannya?"
"hmm...?,siapa yang sedang anda pikirkan Tuan Muda?"Bayu yang merasa bingung karena ia juga habis melamun, entah apa yang sedang ia lamun-ni.
"Siapa lagi kalau bukan dia!, kenapa dia selalu muncul di pikiranku setiap kali aku memikirkan sesuatu!"
Lihat kan..,dia mulai kesal nih,sudah berapa kali aku bilang, perasaan itu sulit untuk di pendam Tuan Muda
"Ya...memang betul kan Tuan Muda, karena Anda mungkin sudah tertarik dengan Nona Ayana, menurutku bagaimana Anda tidak tertarik?... jika yang melayani anda dengan baik adalah nona Ayana di setiap harinya,ia juga cocok dan cantik untuk anda Tuan Muda!". Tanpa pikir pusing Bayu mengungkapkan apa yang ada di pikirannya itu, selain merasa kalau Nona Ayana baik,ia juga merasa kalau Nona Ayana tidak kalah cantik dari Nona Felly.
"Tapi aku tidak mau"
"Tapi Hati Anda yang mau Tuan Muda"
__ADS_1
Terdiam sejenak
"huh...."Rey menghela nafas.
"Lalu bagaimana dengan Felly"
"Tidak ada salahnya jika Tuan Muda mencintai istrinya sendiri,Nona Ayana juga istri sah Anda Tuan Muda,dia juga wajib di sayangi dan di jaga seperti Nona Felly ,jika tidak... anda yang akan menyesalinya nanti!"
"Benarkah?"Reyhano menaikkan alisnya dan menatap Bayu yang sedang tersenyum itu dengan tajam.
"iya tentu saja Tuan Muda,aku harap anda tidak menyesalinya nanti saat anda benar-benar melepaskan Nona muda dua tahun mendatang!"
" Entahlah, aku belum tahu masalah itu...,Aku juga penasaran denganya!, apa dia belum hamil juga?, sudah lama aku menantikan kabar ini, kenapa tidak ada tanda-tanda kehamilan darinya?,Kapan impianku ini tercapai?" Reyhano sambil menggigit jarinya.
entahlah Tuan Muda, bersabarlah,anda pasti akan mendapatkannya, tapi aku benar-benar tidak setuju jika anda hanya memanfaatkan Nona Ayana seperti ini..
"hehe...mungkin Tuhan belum memberikannya Tuan Muda!, bersabarlah anda pasti akan mendapatkannya...!."
Bayu yang sedikit tersenyum menatap wajahnya.
"Apa karena aku mengambil jalan yang salah?.."
Mungkin saja Tuan Muda, karena niat anda busuk, jadi mungkin Tuhan tidak meridhoi-nya.
"Tidak Tuan Muda, percayalah,anda pasti akan mendapatkannya dan aku juga tidak tahu kedepannya jika suatu saat nanti anda benar-benar Jatuh cinta pada Nona Ayana!"..
"Iya sih,tapi kenapa lama sekali?,aku benar-benar tidak sabar menggendong seorang anak,apa sih yang kurang dari diriku ini?...." Tuan Muda yang mulai kesal menaikkan suaranya.
"hehe... Mungkin anda kurang do'a Tuan Muda!"
"Iya kalau masalah itu benar,aku memang selalu jauh dengan Tuhan,apa aku harus bertobat sekarang?"
"hehe... itu hanya Anda yang dapat melakukannya Tuan Muda!..
Bayu semakin menggaruk kepalanya bagaimana caranya agar ia bisa menjelaskan dengan benar kepada Tuan Muda yang seketika menjadi bodoh karena cinta ini.
kok Tuan Muda kelihatan lesu si!.. aku jadi bingung gini, harus jawab apa yah...
"Lalu apa yang harus aku lakukan?"
aduh, kenapa dia jadi terus bertanya kepadaku si?, perasaan aku yang masih lajang,dia yang sudah menikah...
"hehe...mungkin anda harus melakukannya dengan penuh cinta dan kasih sayang Tuan Muda''
kenapa aku jadi memprovokasinya untuk melakukannya dengan penuh cinta, bukankah dia sedang berpikiran bagaimana caranya agar ia tidak mencintainya...
tapi mau bagaimana lagi, sejauh apapun ia menghindar jika ia memang cinta mau di apakan coba....
Bayu yang sudah pasrah akan jawabannya ini,ia hanya menjawab sebisa dan setahunya, Karena ia sendiri belum memiliki pengalaman dalam mengenai hubungan antar pasangan yang sudah menikah, karena ia juga masih jomblo dan belum kepikiran untuk menikah.
Tapi bagaimana bisa setiap kali aku melakukan itu..,aku melakukannya dengan sangat lembut dan halus
__ADS_1
ketika aku bersentuhan tubuh denganya aku juga merasa sangat nyaman,apa aku benar-benar menikmatinya..apa aku sungguh tertarik padanya
Apa itu artinya aku sudah melakukannya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang hah..
ohh... tidak aku pasti sudah tidak waras..
Tuan muda menjadi terdiam dan menyanggahkan tanganya setelah mendengar perkataan Bayu tadi,ia malah menjadi melamun dan membayangkan setiap kenikmatan yang ia rasakan bersama istri keduanya itu.
Bibirnya yang mungil berwarna merah muda,mata yang bulat hitam dan bulu mata yang sangat lentik membuatnya tergiur dan tidak bosan saat memandangnya lama.
bibirnya yang begitu menggoda saat ia berwajah masam dan manyun membuatnya semakin tergiur untuk ******* dan menggigitnya secara paksa..
Seolah-olah rasa haus dan dahaga karena hasrat yang sedang menyelimutinya sekarang,
hingga ia tersadar dari lamunannya dan menggelengkan kepalanya sendiri,..
gila apa yang aku pikirkan, kenapa aku jadi ingin melakukannya sekarang...
"Ada apa Tuan Muda?,apa ada tidak apa-apa?"
Bayu yang dari tadi memperhatikan Tuan mudanya yang terdiam serius dan hanya menyengkrut-kan dahinya saat terdiam seperti memikirkan sesuatu yang sangat berat dan terbebani di kepalanya.
"Tidak!,aku hanya pusing, aku hanya ingin kembali ke ruanganku sekarang!"
Silahkan saja Tuan Muda...
dengan senang hati saya melepas kepergian anda....karena pekerjaanku begitu menumpuk hari ini..
"Mari saya Antar Tuan Muda.."Bayu yang langsung berjalan untuk membukakan pintu untuknya.
Tuan Muda langsung keluar dari ruangan kerja Bayu dan menunju ke ruangannya langsung untuk segera beristirahat.
Reyhano langsung mendapati Ayana yang sedang anteng tertidur pulas di atas sofa,
Ia tampak menyengkrut karena kedinginan,baju dress-nya yang terlalu pas dan melekat di tubuhnya membuatnya terlihat mempesona saat tertidur,
membuat Reyhano kembali menelan ludahnya,
Namun sayang, Reyhano tampak kesal saat melihat paha Ayana yang mulus itu terlihat kemana-kemana, membuatnya ingin segera menutupinya sebelum ada orang masuk ke ruangannya. Ia langsung mencopot Jaz-nya dan menyelimutinya di kaki Ayana.
melihat rambut panjangnya yang terurai menutupi wajahnya, mebuatnya gregetan dan ingin mengalihkannya ke samping,
membelai kepalanya pelan-pelan, menatapnya dari dekat dan lekat,Tak terasa bibirnya merasa senang dan tersenyum sendiri saat melihatnya dari dekat...
Parasnya yang cantik benar-benar nampak dan memancar ketika ia sedang terdiam, memandangnya dekat benar-benar merasa nyaman dan hangat, hingga Tuan Muda lupa diri dan mencium keningnya seketika..
"muach.."membelai kepalanya lembut dan tiba-tiba tersadar.
Apa yang telah aku lakukan?, bagaimana bisa aku tiba-tiba menciumnya begini
Aku pasti sudah gila yah...
__ADS_1
Tuan muda menjauh dari Ayana, dan langsung memegangi bibirnya yang habis menciumnya tadi.