Monopoli Cinta Tuan Muda

Monopoli Cinta Tuan Muda
Penangkapan Felly


__ADS_3

Hari ini sungguh membosankan, sebaiknya aku pergi makan keluar saja,dari pada di sini terus sumpek...


Penampilannya sudah sangat modis, dengan dress merah dan sepatu heels yang ia kenakan begitu memukau dan mempesona.


Ia berjalan menuju lift dan pergi meninggalkan Apartemen.


"Brakkk...."Kedua orang itu bertabrakan.


"Aw...jerit Felly!"meresa sakit lengannya.


"sorry.. sorry... are you oke?"Tanya seorang pemuda yang gagah nan tampan.


Waw... tampan sekali lelaki ini, tidak kalah juga dari Rey..


"it's okay... it's okay..I am fine!"sambil mengelus-elus lengannya.


"Tapi kau terlihat kesakitan?"Tanya pemuda ini dengan rasa bersalah.


"Tenanglah!, hanya sedikit terkilir!"sambil mengambil tasnya yang jatuh ke lantai.


"Biar aku saja yang mengambilnya!"mengambilkan tas Felly dengan cepat dan memberikannya langsung.


"Terimakasih!"


Untung saja orang ini tampan..,


penampilannya juga terlihat seperti orang kaya, jika tidak,aku pasti sudah marah-marah tadi..


"Maafkan aku!,aku benar-benar tidak melihatmu tadi!"


"Oh... tengah lah!, aku juga kurang berhati-hati dalam berjalan!"


Cantik juga wanita ini,dia terlihat baik juga...


"Oh iya, btw... kamu mau kemana?,dan perkenalkan namaku Natan!"


pria itu mengulurkan tangannya dan berkenalan dengan Felly.


"Oh iya aku Felly,aku mau keluar makan siang!"


"Oh gitu...e' sendirian?,dimana pacarmu..?"


"Aku tidak memiliki pacar ataupun kekasih!"


Masa sih, orang secantik dia tidak memiliki kekasih tidak mungkin...


"Kau bercanda?"Tanya Natan yang begitu tidak percaya.


"haha..apa aku terlihat bercanda!"Felly yang langsung berjalan meninggalkan lelaki itu.


"Hey cantik tunggu!,..."Natan berjalan mengikuti langkah Felly dari belakang.


Sudah ku duga dari tatapanya saja dia tertarik kepadaku,


begini yah kalau aku berpenampilan modis lagi seperti dulu..


mana si pria yang gak nyantol..


"Ada apa?, kenapa kau mengikutiku?"


"Tidak papa,aku hanya merasa bersalah kau benar-benar tidak papa?"


"Lupakan saja aku tidak papah,ini hanya luka kecil!"


"Bagaimana kalau kita makan siang bersama?, maksudku.. aku akan mentraktir mu makan siang kali ini,e'...sebagai rasa minta maaf ku padamu, bagaimana?"

__ADS_1


cih kecantol juga dia...


"Tidak perlu, nanti kau dimarahi kekasih mu, lupakan saja masalah ini, aku juga tidak papa!"


"Tidak papa,aku juga masih single!"


"Oww... benarkah?,aku tidak percaya...!"


"Percayalah padaku,ayo masuk lah ke mobil!"menarik tangan Felly dan menghampiri mobilnya di parkiran.


Wah inikah mobilnya, beneran dia itu lelaki kaya,tak sia-sia aku bertemu dengannya kali ini...


Melihat mobil mewah lelaki itu semakin membuat Felly merasa senang bertemu dengannya.


"Masuklah!"membukakkan pintu untuk Felly


"Baiklah!, Terimakasih"


"Ngomong-ngomong di mana tempat makan yang mewah dan terkenal?,aku sudah lama tidak tinggal di sini!, jadi aku kurang tahu daerah sini!"Tanya lelaki itu sambil menyetir.


"Oh... gitu!, memang kau dari mana?"


"Aku baru pulang dari Canada, setelah menyelesaikan S2 disana,aku pulang kemari untuk mendirikan karirku di sini!"


Wah benar-benar kaya nih orang, beruntung sekali aku ini bertemu dengannya,siapa tahu aku bisa memilikinya...


"Wah hebat sekali kamu ini,... baiklah akan aku tunjukkan restoran termewah di kota ini!"


Keduanya langsung segera menuju ke tempat restoran di mana Felly yang menunjukkan jalan dan tempatnya.


"Sepertinya kau hafal sekali,apa kau sering ke sini?"


Tentu saja aku dan Reyhano sangat sering ke tempat ini,


Tapi sayang baru kali ini aku pergi ketempat ini lagi setelah sekian lama, berkat bertemu dengan mu...


"Owh... benarkah?, hebat sekali!"


Keduanya tertawa bersama sambil memasuki restoran yang telah ia kunjungi.


"Selamat datang Nona,lama tidak bertemu!"Sapa pelayan restoran


Felly langsung terseyum menjawab sapaan mereka.


Benar juga apa katanya kalau dia di kenal di sini,apa dia juga kaya raya..


Lelaki itu semakin penasaran dengan Felly.


"Oh iya Nona Khusus hari ini semua menu makanan gratis untuk anda, karena Anda adalah pelanggan setia kami, jadi aku mohon Terimalah kebijakan dari kami!"


Wah gratis... menyenangkan sekali, berarti aku bebas memilih menu terenak dan termahal disini,


Tapi aku harus bersikap biasa saja, jangan sampai mereka tahu kalau aku ini sedang melarat..


"Tidak perlu aku akan tetap membayarnya!"


"Tapi Nona ini adalah prosedur dari kami mohon di terimalah!"


"e'...iya sudah baiklah!"


"Kau mau makan disini kan?"Tanya Felly sambil berjalan ke arah tempat duduk.


"Tentu saja di sini sepertinya sangat enak, tapi kau makan disini bukan aku yang bayar itu artinya hutangku belum lunas!,tapi tenang saja aku akan membawa mu jalan-jalan dan shoping setelah ini!"


"benarkan?,kau tidak berbohong?"Felly yang lama tidak jalan-jalan,apalagi shoping,ini ada kesempatan emas baginya,ia tidak boleh menolak orang kaya ini.

__ADS_1


"Iyah tentu saja!"


"Baiklah karena hariku sedang baik,aku turuti perkataanmu untuk pergi bersama mu hari ini!"Felly dengan senyuman kebahagiaan.


Setelah makanan di hidangkan Keduanya langsung menyentuh dan menikmati makanannya.


Tapi entah kenapa tiba-tiba pelayan dan penjaga restoran langsung mengunci pintu masuk ruangan restoran ini.


"Ada apa ini kenapa di kunci?"Felly yang merasa aneh tidak seperti biasanya.


"Tangkap dia dan jangan biarkan dia lolos!"


Suara yang tiba-tiba melintas dari pintu belakang dan suara yang tidak asing lagi di dengarnya.


"Danu?.. ada apa ini?"


Danu yang sudah datang dari arah pintu belakang restoran beserta gerombolan anak buah dan Kedua polisi yang mengikuti langkahnya dari belakang.


kedua polisi itu langsung sigap menahan kedua tangan Felly dengan kuat.


"lepaskan!, apa-apaan in?"Felly yang berusaha melawan dan mencoba untuk melepaskan genggaman para polisi ini


"Hello...ada apa ini?"Tanya Natan bingung meninggalkan makanannya dan merasa tegang sendiri melihat kehadiran polisi yang menangkap Felly.


"Sebaiknya ku pergi sekarang!, jangan mendekati wanita calon napi sepertinya,kau mau terjerat dengan kecantikannya yang memukau ini!... pergilah!"


Perintah Danu kepada lelaki yang sedang bingung ini.


"Calon Napi hi... mengerikan!" lelaki itu membayar makannya dan kabur dari tempat ini sambil menggelengkan kepalanya.


"Apa maksud mu Danu?,apa apa ini!, lepaskan!, apa-apaan sih?"


Dengan memberontak,mencoba melepaskan dirinya dari genggaman kedua polisi ini.


"Tak usah pura-pura polos!, dimana kakamu berada?, seharusnya dia berada di penjara bukan?"


Apa?.. penjara... berarti dia sudah mengetahui semuanya...


"lepaskan!, dari nama kau tahu tentang semua ini?"Felly menatap Danu begitu benci.


"Serapat-rapatnya kau menyimpan bangkai pasti baunya akan tercium juga Felly, katakan dimana kakamu berada?"


"Tidak,aku tidak akan memberi tahu mu dimana kakamu berada!"


"Cih.. haha... Benarkah? baiklah...bodoh sekali kamu ini!, kau mau di dalam sel penjara sendirian hah?"


"Danu tutup mulutmu!, lepaskan aku... lepaskan!"


masih mencoba memberontak.


"Maaf!,Anda harus bertanggung jawab atas semua kesalahan Anda,!"


polisi itu langsung memborgol tangan Felly.


"Danu!, dasar brengsek...!, lepaskan!"


Felly tampak begitu kesal sambil meronta-ronta.


"Bawa dia ke kantor polisi, urus semuanya di sana sekarang!"perintah Danu tegas.


"Baik pak!"


"lepaskan!, lepaskan aku!"


"Biarkan saja dia... jika dia tidak mau mengungkapkan keberadaan kakaknya!, biarkan dia di dalam penjara itu sendirian!"

__ADS_1


"Danu... Danu... lepaskan!, lepaskan aku!"


Polisi itu langsung masuk ke dalam mobil membawa Felly dengan paksa, sedangkan Danu berterimakasih kepada pihak Restoran yang telah membantunya itu.


__ADS_2