
Beberapa hari ini adalah hari yang paling sibuk bagi Bayu, Bahkan ia benar-benar seperti seorang CEO pengganti.
Ia melakukan rapat kesana kemari bersama komesaris perusahaan-perusahaannya yang lain, sebagai orang kepercayaan ke-dua Tuan Muda setelah Danu, beginilah kehidupanya yang selalu sibuk di tumpuk dengan banyaknya pekerjaan,
sampai-sampai ia lupa akan namanya liburan ataupun kencan dengan seseorang.
Orang kepercayaan di lingkungan rumah adalah Danu dan orang kepercayaan di lingkungan kantornya adalah Bayu.
Terlebih atas lahirnya putra pertama membuat Tuan Muda semakin sibuk dan memperbanyak waktu di rumah.
"Thok.. Thok.. Thok.."
"Masuk saja!"
Sambil fokus ke arah layar leptopnya,
ia terlihat mengetik begitu cepat tanpa mengalihkan pandangannya, mungkin ia benar-benar sangat sibuk saat ini.
"Maaf pak,apa dokumen ini yang anda minta?"
seorang wanita berdiri di samping mejanya sambil mengulurkan dokumen itu,ia terlihat gemetar dan bingung menatap Bayu yang sedang terlihat serius sekali.
"Taruh saja di meja!"
Hanya jawaban itu yang di berikan Bayu kepada wanita itu, Bayu terlihat begitu serius tanpa mengalihkan pandangannya,Ia benar-benar terlihat sangat sibuk.
"Baiklah!,saya permisi!"
Wanita itu segera pergi meninggalkan ruangan dan kembali ke ruangannya.
Tak lama,
"Thok... Thok...Thok!"Seseorang datang kembali ke ruangannya dan langsung membuka pintu.
"Permisi Pak Bayu!,acara meeting room akan segera dimulai!, saya sudah mempersiapkan semuanya Pak!, tinggal menunggu kehadiran Bapak!"
Sekertaris Bayu yang datang dan memberitahu jadwal kerja Bayu sekarang.
"Baiklah Tunggu di sana!, saya akan segera datang!"
"Siap pak!"
Sekretarisnya langsung saja pergi meninggalkan ruangan.
Menutup leptopnya, mengambil dokumen dan iPad-nya untuk segera melangsungkan meeting.
Dengan terburu-buru Bayu keluar dari ruangan kerjanya.
"Brakkk....!"
Bayu dan seseorang bertabrakan,Dokumen itu terjatuh,dan lebih parahnya lagi,baju Bayu ketumpahan minuman kopi yang sedang di pegang oleh seseorang itu,
Untung saja minuman kopinya dingin,jadi tidak menyebabkan ia terluka.
"Maaf!, maafkan saya pak!, saya benar-benar tidak sengaja!"
wanita itu tampak mengusap-usap baju Bayu yang basah dengan tisu yang di pegang olehnya.
"Apa kau tidak bisa berjalan dengan benar?"
Bayu yang sudah terlihat sangat kesal karena ia sedang terburu-buru, terlebih lagi ia akan melaksanakan meeting pentingnya yang akan segera di mulai.
"Maaf, maafkan saya pak!,saya benar-benar tidak sengaja!, sungguh..!, maafkan saya!"
wanita itu benar-benar meminta maaf dan benar-benar merasa bersalah.
"Baiklah!, pergilah sekarang!"
__ADS_1
Bayu yang begitu kesal dan kembali ke ruangannya untuk mengganti pakaiannya.
Wanita itu tampak terbirit-birit meninggal Bayu.
"Ada apa?,kemana kau terlihat ketakutan?"
Rekan teman sekerjanya yang melihat wanita ini berwajah pias menengok ke belakang.
"Kopi ini tumpah!,ke baju orang itu...!"Menunjuk dari arah kebelakang di mana Bayu memasuki ruangannya kembali.
"Pa Bayu?...,kau menumpahkan kopimu ke pak Bayu..?, Berani sekali?,tapi dia tidak marah-marah kan?"
Tanya temannya yang begitu penasaran.
"Tidak!,tapi dari raut wajahnya ia terlihat sangat marah dan kesal tadi,aku takut!"Wanita itu tampak mengerutkan Dahi merasa bersalah.
"Sudahlah!, jangan di pikirkan, kau tidak sengaja kan,Ayo ikutlah bersama ku!,aku akan mengajak mu untuk berjalan-jalan dan berkenalan dengan kantor ini!"
"Baiklah!"
keduanya langsung pergi meninggalkan tempat dan berjalan-jalan menyelusuri setiap ruangan kantor itu,
sepertinya orang yang bertabrakan dengan Bayu tadi adalah karyawan baru yang baru saja bekerja di kantor ini.
Masuk ke ruangan meeting dengan terburu-buru, semua orang tampak menunggu kehadiran Bayu di ruangan khusus meeting itu.
kenapa Pak Bayu lama sekali,dan kenapa juga ia sampai telat...
Batin sekretarisnya,menatap Bayu yang terlihat terburu-buru sambil menatap jam tangan yang ada di lengannya.
"Baiklah kita mulai meeting-nya sekarang!"
menyalakan iPad-nya dan langsung memberikan arahan kepada semua orang untuk menatap ke layar lebar monitornya!"
Dengan panjang lebar ia menjelaskan presentasinya tentang perusahaan ini kepada karyawan meeting yang ada di ruangan ini.
Agar dapat segera di revisi dan di pertimbangkan dengan berbagai presentasi semua orang.
Kurang lebih hampir satu jam berlalu, untuk acara penutupan adalah pembahasan tentang pengembangan dan pengelolaan keuangan kantor,baik dari segi pemasaran, periklanan,dan maupun keluar masuk Dana perusahaan ini.
Bayu sudah bersiap dan langsung membuka dokumen yang ia bawa tadi, namun sepertinya Dokumen yang ia bawa salah dan tidak sesuai permintaannya.
bagaimana agenda bulan lalu yang di berikan kepadaku....
Apa karyawan tidak bisa bekerja dengan benar?..
Bayu sebenarnya merasa sangat kesal dan marah karena pembahasan ini menjadi tertunda, namun mau tidak mau dia harus menutup meeting-nya karena Dokumen yang ia bawa salah.
"Sepertinya pembahasan ini kita Tunda besok!, semuanya kembali ke ruangan masing-masing!"
Bayu segera meninggalkan ruangan meeting dengan raut wajah yang terlihat masam sejak tadi.
Setengah jam berlalu,Bayu memanggil sekretarisnya untuk datang ke ruangannya.
"Anda memanggil saya pak!"
Tanya sekretarisnya tanpa basa-basi setelah memasuki ruangannya.
"Siapa yang bertugas sebagai sekretaris staff administrasi perkantoran di bidang ini?,bawa dia kemari!"
"Ba..baik pak!"meninggalkan ruangan.
Sepertinya sausana hati pa Bayu sedang buruk hari ini,aku harus segera ke ruangan staff..
sekretarisnya langsung bergegas menuruti perintahnya dengan segera, karena Pak Bayu terlihat sedang marah kali ini.
Tak lama kemudian sekretarisnya membawa seseorang yang di mintanya,dan langsung pergi meninggalkan ruangan tanpa mencampuri urusan keduanya.
__ADS_1
Apa yang harus aku katakan,
Merasa gemetaran sendiri, menatap Bayu yang masih membelakanginya.
"Kau yang bertugas di bagian ini?"
"iy..iya pak!"
"Bukankah aku meminta Dokumen yang.....,kau...?...ini kesalahan mu?"
"Maafkan saya pak,saya benar-benar tidak sengaja, saya terburu-buru,dan saya juga benar-benar tidak tahu dimana dokumennya.."
menundukkan kepalanya dan gemetaran sendiri.
"Kau orang baru?"
"Iya Pak!, maafkan saya!,aku mohon maafkan saya...!"
"Kau tahu apa saja kesalahan yang sudah kau lakukan hari ini?"menatap tajam wanita ini.
"Tentu saja pak!,dan maafkan saya juga yang telah mengotori baju anda tadi...!"
Ternyata kesalahan ini adalah kesalahan orang yang sama yang telah menabrak dan menumpahkan minuman kopi ke bajunya.
"Kau tahu gara-gara dirimu aku telat meeting dan sampai membatalkan pembahasan meeting karena dokumen yang kau berikan salah,... seharusnya kau itu..!"
"hiks... maafkan aku... maafkan aku pak..hiks...hiks...,aku baru pertama kali kerja di kantor,aku merasa bingung...!"
Wanita itu yang justru menangis terlebih dahulu sebelum mendengar ocehan Bayu dari mulutnya.
Malah menangis...
"Hey..apa yang kau lakukan?, kenapa kau malah menangis?"Bayu semakin kesal dan bingung.
"Aku baru kerja, bahkan aku baru datang...tapi kenapa Bapak jahat sekali,aku kan masih kurang tahu tentang hal ini, karena ini baru hari awal kerja ku pak..., tapi kenapa bapak memarahiku!, hiks... hiks, anda jahat sekali ...!"
malah semakin menangis kencang, pipinya tanpa memerah merona, justru ia yang berbicara panjang lebar memarahi Bayu.
"Hust..diam!, bagaimana kalau orang-orang mendengarnya nanti!,apa kau bisa berhenti dari tangisanmu!"
"Apa pikiran semua orang ketika melihat mu menangis di ruangan ku nanti...!"
Bayu mendekati wanita itu dan menyuruhnya untuk diam.
"tapi Bapak memarahiku, bapak akan marah-marah kan?..."
"Sudah aku bilang diam!, apa kau bisa diam!"menutup mulut wanita itu dengan telunjuknya.
keduanya saling bertatapan sejenak.
"Permisi Pak!,e'... maafkan saya!, saya tidak tahu Pak!"
Salah satu karyawannya yang masuk dan tak sengaja melihat mereka yang sedang berduaan saling menatap.
Ternyata pak Bayu romantis sekali yah, sesibuk-sibuknya dia,ia tetap meluangkan waktu untuk kekasihnya yang sedang menangis....
Begitulah pemikiran salah satu karyawan yang tidak sengaja memergoki Keduanya yang sedang bertatapan lekat.
"Tuh kan,sudah-sudah!,aku tidak akan memarahi mu, pergilah!,dan bekerjalah dengan benar!,dari pada menimbulkan salah paham jika kau terus menangis di ruangan ku!"
"benarkah?,bapak memaafkan ku...?"
senyuman manis langsung terpancar di wajah wanita itu, membuat Bayu bingung dan terbelalak.
"Saya permisi pak!"Begitu senang meninggalkan ruangan sambil mengusap air matanya dan terseyum lebar.
Dasar wanita Aneh,apa dia cuma akting hah...
__ADS_1
Merasa begitu aneh sambil menatap kepergiannya yang terlihat begitu senang.