Monopoli Cinta Tuan Muda

Monopoli Cinta Tuan Muda
Perang 1


__ADS_3

Mobil sudah memasuki parkiran Hotel, Felly begitu tidak sabar ingin segera turun dari mobil.


Setelah mobil berada tepat di depan pintu masuk, ia langsung keluar begitu saja tanpa tengok kanan kiri,


Bahkan sapaan para karyawan hotel termasuk Menager tidak di dengarkan olehnya.


Ia terus berjalan cepat menuju ke lift untuk naik ke lantai atas, mungkin perasaanya sudah sangat geram,


Tidak tahu apa yang terjadi nanti, apakah ini akhir dari semua cerita Felly atau cerita Ayana di dunia nyata yang berhubungan dengan Reyhano, yang jelas Felly belum tahu tentang Reyhano yang mengetahui kebohongannya itu.


Lift berbunyi,pertanda ia telah berada di lantai atas yang di tuju olehnya.


Mendapati Danu yang sedang duduk di depan kamar hotelnya membuatnya semakin yakin bahwa suaminya ada di dalam bersama Ayana.


Begitu pun Danu yang sudah melihat kehadiran Felly langsung memposisikan dirinya dengan benar, untuk menghalanginya masuk ke dalam.


"Dimana Rey?"tanya Felly ketus.


"Nona kesini?.., Sudah saya bilang Nona... Tuan Muda sedang tidak ingin di ganggu!, sebaiknya Nona pulang!"Danu yang merasa kesal sendiri.


"Danu beraninya kau.."Felly yang mau menampar pipi Danu kerena berani mengusirnya,tapi tangan Danu sudah secepat kilat menahan sambaran tangannya.


"Aku tahu Nona, Anda majikan saya,saya hanya memberitahu anda tentang suasana hati Tuan Muda sekarang,Ia sedang tidak bisa di ganggu!"


Danu yang menghalangi pintu masuk kamar hotelnya.


"Apa maksudmu Danu?,aku hanya ingin menemui suamiku!dia sedang bersama Ayana kan di dalam?"


Iya terus kenapa Nona?, kalau Tuan Muda bersama Nona Ayana,dia kan juga istrinya...


Rasanya ingin sekali Danu menyangkal ucapan-ucapannya.


"Tapi Nona, sebaiknya anda Jangan masuk sekarang!, ini akan merugikan anda!"


Danu bersikeras menahan Felly yang tetap memaksanya untuk masuk ke dalam.


"Minggir aku ingin menemui suamiku!" Felly langsung saja menginjak kaki Danu dengan keras,


membuat Danu mengangkat satu kakinya karena merasa kaget dan sedikit sakit, untuk itu Felly dapat lolos dan langsung masuk ke dalam kamar itu.


"Rey!,Ayana!" Teriak Felly yang melihat keduanya sedang tiduran berdua, suaranya terdengar meninggi.


Ayana sangat kaget, dan ia segera berdiri mendengar suara Felly, namun di tahan kencang oleh tangan Reyhano.

__ADS_1


"Diam!, biarkan dia!"bisik Rey ke telinga Ayana.


"Ta.. tapi"


"biar aku saja!"


kenapa sikapnya aneh sekali si..


"Ada perlu apa kau kemari?"Tanya Rey datar,namun genggaman tangannya mengepal sangat erat menahan emosi.


Kau, bahkan sejak kapan dia memanggilku kau..


kenapa dia tidak mau menatapku..


"Rey!,apa yang kau lakukan disini?, kenapa kau bersama Ayana?"Tanya Felly dengan suara yang sudah meninggi melotot tajam ke arah dua orang itu.


"Kau belum menjawab pertanyaan ku!, dan beraninya kau bertanya lagi!"Rey,sama sekali belum mantap kedatangan Felly,ia berbicara ke arah lain.


Ada apa dengan mereka berdua kenapa terlihat aneh sekali,


Ayana duduk di atas ranjang terdiam, menyaksikan keduanya yang sedang berbicara itu, keduanya memang terlihat sangat aneh hari ini, membuat Ayana semakin bingung.


"Aku mencari mu sayang!, kenapa malah disini bersama Ayana?"Tanya Felly kembali.


Dia ini kenapa?,apa yang di lakukan Ayana sehingga ia menjadi marah kepadaku begini..


"Cukup Rey!,ada apa denganmu?, kenapa kau malah berdua-duaan bersama Ayana disini,kau bahkan tidak pulang ke rumah beberapa hari, apa semua ini karena Ayana Rey?" Felly yang sudah terbakar api cemburu sejak tadi.


"Diam!, cukup!,jaga ucapanmu!, jangan menyalahkan Ayana!, pergi kamu dari sini!"


Rey yang sudah tidak ingin melihat wajah istri pertamanya ini.


"Apah?.., kau mengusirku Rey?,apa yang di katakan Ayana sehingga kau marah kepadaku saat ini?". Felly masih terus menatap kedua tajam.


"Cukup!,aku bilang cukup!, jangan menyalahkan Ayana!...apa kau tidak dengar?, pergi dari sini!, aku tidak ingin melihat mu!"


"Rey, kenapa kau bersikap seperti ini kepadaku?"


"Seharusnya aku yang bertanya kepadamu!, kenapa kau bersikap seperti itu kepadaku?, istri macam apa kamu ini!"


Rey sudah meninggikan suaranya, membuat Danu yang mendengar suaranya itu langsung masuk ke dalam kamar, berdiri tepat di belakang Felly,


Ini ada apa si sebenarnya..?.

__ADS_1


Danu apa kau tahu mereka berdua kenapa?


Ayana tidak bisa berkata-kata melihat keduanya yang saling lempar suara itu,..


"Apa yang kau maksud Rey?, ohh.. jadi sekarang kau membela Ayana dari pada diriku ini,kau lebih sayang Ayana sekarang,kau jatuh cinta kepada Ayana kan... iyakan?"Felly yang sudah semakin memanas.


"He'h, bukanya dia itu istriku?, lalu kenapa kalau aku mencintainya, kenapa juga jika aku menyayanginya, bukankah aku ini suaminya,dan itu memang seharusnya aku menyayangi dan mencintainya selayaknya suami bukan!"


Rey berbicara dengan raut wajah seriusnya dan menatap tajam Felly,ia benar-benar terlihat kesal, matanya yang semula reda kembali memerah membara.


"Oh... jadi sekarang kamu mengingkari janji ku Rey?"


"Janji apa?, janji apa yang kita buat?,aku tidak pernah berjanji, yang berucap kata itu dirimu!, bukan diriku!,kau membuat perjanjian sendiri,aku tidak pernah membuat perjanjian itu,tapi kamu sendiri!"


Ini badai terbesar yang baru aku lihat,aku tidak tahu apa yang akan terjadi setelah ini...,lalu bagaimana dengan nona Ayana jika semuanya terbongkar...


Danu yang terus berdiri mematung melihat keduanya dan sekali-kali melirik Ayana yang terlihat mematung itu.


"Kenapa kamu tiba-tiba seperti ini kepadaku Rey?..., Seharusnya aku Yang marah kepadamu,kau bilang kau sedang bertemu klien beberapa malam,tapi apa Rey?, nyatanya kau bermalam di sini bersama Ayana!"


"Brakkk!,Rey melepar sebuah buku Agenda kantor!.


membuat semua orang kaget dan tercengang termasuk Ayana.


"Kau pikir aku berbohong?,lihat jadwalku!,aku memang ada pertemuan klien jadwal malam!, dan yang berbohong itu bukan aku,Tapi kau!...kau Felly" Rey semakin emosi.


"Aku..aku berbohong tentang apa Rey?, kenapa kau tiba-tiba seperti ini si..!, kenapa kamu tiba-tiba marah seperti ini!,aku tidak mengerti apa maksudmu?"


Felly,belum mengetahui juga tentang suaminya yang sudah mengetahui kebohongan besarnya itu.


"Bohong apa kau bilang?,kau pura-pura tidak mengerti atau pura-pura lupa?, ingat-ingat kebohongan apa yang kau sembunyikan dariku selama ini!,dan ini...ini bukti kebohongan mu!, jelaskan ini!"


Rey melepar surat itu ke arah Felly,


Surat yang berisi kebohongan besar, dimana hasil tes yang asli yang sudah di baca oleh Reyhano itu,


berisi keterangan Dokter yang nyata dan apa adanya, namun sayangnya Felly memalsukan semuanya dan memberikan keterangan palsu itu kepada suaminya 5 bulan yang lalu.


Surat keterangan Dokter?,


Ini kan surat keterangan asli ku....


Apa Rey sudah mengetahui semuanya?,apa ini surat yang asli?,dari mana dia menemukannya?..

__ADS_1


Felly terbelalak melihat surat itu, jantungnya terasa berhenti seketika, seolah-olah ia tidak percaya apa yang di saksikan-nya saat ini.


__ADS_2