
Danu dan Kinar sudah melewati pertemuan mereka hari ini sangat lama,
Sepertinya ada hal yang sudah di sepakati oleh keduanya kali ini.
"Terimakasih sudah menemaniku hari ini!, maafkan aku!, mungkin aku terlalu merepotkan mu!"mobil sudah terparkir di depan gerbang kost dimana Kinar tinggal.
"Baiklah!, terimakasih telah mengantarku juga!"Segera turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam kost-an.
Setelah memastikan Kinar masuk ke dalam kost-an barulah Danu pergi meninggalkan tempat ini.
Kinar terdiam sambil berjalan menuju ke kamarnya, wajahnya tampak termenung lesu seperti memikirkan sesuatu.
"Dorrrr..."
"Haa..."
Kinar begitu kaget mendapati Nada yang mengagetkannya dari belakang.
"Nada..,gila yah kau hampir membuatku jantungan!"sambil memegangi dadanya
"Maafkan aku!, lagian lesu banget si hari ini.., bukannya habis jalan-jalan kan harusnya seneng dong!"
Kinar langsung tersenyum palsu,
"Idih... gak ikhlas banget!,oh iya aku ada kabar baik buat kamu!"
"Apa itu?"Keduanya sambil memasuki ruangan kamarnya dan menutup pintu.
"Alan akan melamar ku bulan depan!, dan dua bulan lagi kita akan menikah!"
"Wah... benarkah?, selamat ya Nada!,aku ikut senang mendengarnya!"sambil memeluk sahabatnya ini.
"Iya makasih Kinar!"
Tampak wajah Kinar yang terlihat lesu kembali setelah melepaskan pelukannya.
"Ada apa Kinar, Katakan?, kenapa kau terlihat cemberut!"
"Aku bertemu dengan pak Danu hari ini!"
"Wah... benarkah!,lalu bagaimana denganya?"
"Aku denganya berjalan-jalan,lalu pak Danu minta bantuan?"
"bantuan apa?"
"Dia memintaku untuk menjadi pacarnya!"
"Apa?,ini beneran?, seharusnya kau senang kan...!"
"Bukan pacaran beneran!, tapi bohongan!, ia akan membayar ku atas semua ini!"
"Loh...ko gitu si?"Nada mengerutkan dahinya merasa kecewa mendengarnya.
"Danu memintaku melakukan ini karena.....bla...bla...bla.."
Panjang lebar Kinar menjelaskannya kepada Nada,
"Oh...gitu!, kasian juga pak Danu!,tapi kan gak harus pacaran bohongan kali,kamu kan menyukainya beneran?"Nada protes
__ADS_1
"Lalu aku harus bagaimana!, jika aku menolak kasihan pak Danu, pasti dia sedang patah hati!, tidak mungkin kan dia langsung mencari wanita lain sebagai pengganti,aku juga ingin membantunya,tapi aku juga tidak ingin menjadi pacar pura-puranya saja...,aku juga pengin menjadi pacarnya beneran!"Kinar tampak semakin lesu.
"mungkin ini awal kisah mu denganya Kinar!,siapa tahu kau akan semakin dekat dan pacaran beneran denganya nanti, ya kan?"
"Itu tidak mungkin Nada!, mungkin itu hanya mimpi!"
"Jangan pernah menyerah untuk impianmu Kin!, apalagi masalah cinta!, bikin dia nyaman dan tentram saat bersamamu,kau harus berusaha bikin dia tertarik padamu!, dan satu lagi, tunjukkan kalau kau benar-benar mencintainya dan tidak ingin menjadi pacar bohongnya saja, sembuhkan lukanya dengan kehadiranmu dan bikin dia merasa nyaman saat bersamamu!"
"Kau yakin aku bisa?"
"Aku yakin kau bisa!, terlebih kau pasti akan semakin dekat dengannya, pastinya ini akan mempermudah perjuanganmu!"
Memberikan dukungan kepada sahabatnya ini, untuk tidak menyerah dan terus bersemangat dalam mengejar cintanya.
*****
Ayana dan Reyhano sedang berada di dalam kamarnya.
mereka berdua sedang bermain-main dengan si kecil.
"Lihatnya senyumannya sangat manis!"memainkan pipi putranya dengan lembut sambil mengelus-elus.
"Mirip siapa?"Tanya Rey yang terbaring di samping putranya menghadapi ke arah istrinya yang sedang tersenyum itu.
"mirip ibunya"Sambil terseyum mengatakannya.
"Tuh.. kan!"sudah mengerutkan alisnya merasa tidak terima.
"Hanya senyumnya saja sayang.!, tenang saja, ketampanannya dan selebihnya itu mirip dirimu...!"
Membuat Reyhano yang mendengarnya terseyum lebar, sepertinya semenjak kehadiran Tuan kecil, Reyhano lebih sering bercanda dan menghabiskan waktu di rumah.
"Kau ingin memberikan mereka apa?"
"Aku mengikuti mu saja sayang!"
"Aku akan memberikan rumah untuk kakak!,supaya ia tidak jauh-jauh pergi keluar negeri lagi!,aku ingin ia tinggal di sini dan kita bersama saling berdekatan!"
"kau baru merencanakannya?, atau sudah di rencanakan?"
"Tentu saja sudah!, pembangunan rumahnya sudah 90%, sebentar lagi selesai dan tinggal merapikannya saja!"
"Baiklah!,aku sangat menyetuji itu,kau benar-benar Suamiku yang paling baik!"
"Benarkah?,aku yang paling baik?"
"Tentu saja kau adalah yang terbaik sayang"
"Kalau begitu aku minta hadiah!"beranjak dari tidurnya dan mendekati istri yang masih terbaring itu.
"Hadiah apa maksudmu?"Ayana semakin bingung dan beringsut sambil mengerutkan dahinya melihatnya yang sudah mendekat.
"Dirimu!,aku ingin dirimu sekarang juga!"melingkarkan tangannya di pinggang istrinya dan menguncinya agar tidak bisa bergerak.
Keduanya saling bertatapan dan terseyum satu sama lain, menikmati keindahan dan kenyamanan malam ini.
*****
Hari-hari berlalu begitu cepat.
__ADS_1
Reyhano akan pergi ke kantor hari ini juga, Ayana sudah mempersiapkan barang-barangnya dan menyiapkan seluruh keperluannya.
"Hati-hati di jalan!, semangat kerjanya sayang!,Aku pasti merindukanmu setiap Detik dan setiap waktu dimana pun kau berada!, sukses selalu!... Muach!"kecupan hangat Ayana sudah mendarat di pipi suaminya setelah selesai merapikan dasinya.
"Berikan aku bekal dan kecerahan di hari ini juga sayang!,aku ingin bibirmu sebentar..!"
memeluk Ayana dengan erat dan langsung ******* bibirnya dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Aku memerlukan asupan ini setiap hari!, supaya hariku ini bersinar!,kau mengerti sayang....!"
Mengedipkan matanya sebelah!,
Setelah puas bermain-main dengan bibirnya, Reyhano akan segera berangkat ke kantor
"Aku berangkat!,jaga Reyfan dan dirimu baik-baik,aku juga merindukanmu di setiap waktu walaupun hanya satu detik,.. muach!"
mencium kening istrinya dan segera berangkat ke kantor.
Suasana mobil terasa begitu sunyi, Danu tampak terdiam dan fokus menyetir.
Belakangan ini tingkah Danu tampak aneh bagi Reyhano,ia jarang sekali berbicara dan lebih sering terdiam.
"Apa kau ada masalah Danu?, sepertinya akhir-akhir ini kau lebih sering terdiam?"Tanya Reyhano penasaran menatap Danu yang fokus menyetir.
"Tidak Tuan Muda!, tidak ada masalah apapun!, mungkin perasaan Anda saja!"Sambil Terseyum dan terus menyetir.
"Baiklah!, mungkin ini memang perasaanku!"Reyhano langsung fokus ke layar iPad-nya.
"Sebentar lagi kakak akan lamaran dan menikah?, kira-kira kau dan Bayu kapan kalian berdua akan menikah?, pastinya seru jika kita bersama sudah memiliki pasangan masing-masing!"
"Untuk masalah itu gampang Tuan Muda!,saya dan Bayu memang sedang berencana...!"mencoba menenangkan diri.
"Waw... benarkah?, kalau begitu Jangan lupa perkenalkan pasangan kalian masing-masing kepadaku!,akan ku rayakan pernikahan kalian berdua bersamaan biar semakin seru dan rame!,Iya kan?"
"Tentu saja Tuan Muda!,Kita berdua pasti akan segera memperkenalkannya kepada Anda!"
Lupakan dan terima ini semua,
aku harus merelakannya.. mungkin dia bukan jodohku
asal Tuan Muda bahagia Aku akan melepaskan Audia untuknya...
Tidak ada yang tahu antara hubungan Danu dengan Audia yang pernah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.
Dalam masalah pribadi Danu selalu mengumpat dan menyembunyikan baik-baik dari media sosial.
Ia gagal bertunangan denganya hanya karena Audia pergi meninggalkannya ke luar Negeri untuk mengejar mimpinya,
Tapi karena hubungan jarak jauh dan pertengkaran yang terjadi terus-menerus membuat keduanya tidak betah dan menjadi penghalang antara keduanya,
membuat Audia memutuskan hubungan dengan Danu begitu saja karena ingin fokus mengerjakan mimpinya di sana.
Namun sepertinya di luar Negeri ia bertemu dengan sosok Ray yang tampan dan baik hati itu.
Membuat Audia tertarik padanya dan cepat melupakan Danu begitu saja.
Namun Danu yang tetap mencintai Audia membuatnya menyimpan cincin tunangan itu dan berharap ia dapat kembali dengannya di suatu saat nanti.
Tapi ternyata dia pulang dan membawa pengganti yang sudah mengisi hatinya terlebih dahulu!, bahkan lebih kagetnya lagi seseorang yang telah mengisi hatinya adalah orang yang sangat dekat dan tentunya ini termasuk majikan besarnya juga,ia adalah Tuan Rayhano,
__ADS_1
membuatnya terdiam tidak membuka suaranya,ia akan berusaha merelakan Audia untuk Tuan Ray.