Monopoli Cinta Tuan Muda

Monopoli Cinta Tuan Muda
Meluluhkan hati Suami


__ADS_3

"Bayu... Bayu!"


Teriak Ayana memotong pembicaraan Bayu yang sedang berbicara dengan Nyonya besar.


"Tunggu Nona!"


Bayu langsung berlari menuju ke lantai atas.


Sedangkan ibu terdiam mematung karena kaget mendengar cerita Bayu tadi.


"Clara..?, dan semua ini karena Felly Juga ,semua ada sangkut pautnya dengan Felly, sedangkan dia selama ini menjadi menantuku..! Istri Rey...!,dan dengan gampangnya dia bersikap seenaknya kepadaku?"


Ibu yang mendengarnya begitu marah dan sangat benci saat ini.


"Karenanya...dan karenanya juga aku di benci oleh putraku sendiri selama bertahun-tahun, Felly... kau benar-benar wanita ter-picik yang pernah aku temui di dunia ini!"Ibu sudah mengepalkan tangannya merasa ingin mencabik-cabik dan menampar wajah Felly.


"Ada apa Nona?"Tanya Bayu terengah-engah bercampur panik.


"Dobrak pintunya!, Dobrak pintunya sekarang!, aku tidak ingin Rey melakukan apapun yang tidak-tidak di dalam sana!"


"Baiklah Nona!, sebaiknya anda mundur menjauh dari sini terlebih dahulu,aku akan mendobraknya sekarang!"


"Braghh... Braghh.... Braghh..."Dan ketiga kalinya tekanan yang di berikan Bayu dapat membuka pintu kamar itu.


"Stop Rey!"


teriak Ayana yang sudah menghentikan langkahnya yang sudah memegang barang-barangnya yang ada di dalam kamarnya untuk di banting.


Tentu saja Rey sudah menghentikan langkahnya, namun Rey tetap membelakangi kedua orang ini yang sudah masuk ke dalam kamar.


"Ayana kenapa kau kemari?"Rey berbicara pelan tidak berani menatap Ayana.


"Dan kau Bayu, bukankah aku sudah bilang, jangan mengikutiku,aku butuh ketenangan,tapi kenapa kau malah membantu Ayana untuk menemui ku!"


"maaf Tuan Muda tapi..!"


"Apa yang kau katakan Rey,dan apa yang kau lakukan?, kenapa kau membanting semua barang-barang yang ada di sini?"


tanya Ayana bingung bercampur gelisah dengan sifat Rey yang selalu marah-marah seperti ini.


"Biarkan!, biarkan aku Ayana...aku hanya ingin menghancurkan kamar penuh kegelapan ini!"


"Apa yang sebenarnya terjadi Rey?, kenapa kau melakukan ini?"


"Ayana pergilah dari sini aku tidak ingin kau ada disini, biarkan aku menghancurkan kamar ini!"


Rey, merasa begitu marah sambil mengepalkan tangannya, bahkan barang berlapis beling yang di pegangnya sampai Retak di tangannya, hingga membuat tanganya terluka dan mengalir darah yang menetes ke lantai.


"Tidak Rey, tidak!, jangan bertingkah seperti ini!,aku mohon hentikan!"


Ayana merasa bingung dengan semua ini, tapi perasaanya begitu khawatir melihat tangan suaminya yang sudah berdarah itu, apapun masalahnya intinya ia ingin menghentikan tindakan suaminya ini.


"Bayu!,apa kau tidak dengar?,Bawa Ayana untuk menjauh dariku sekarang juga!"


"Baik Tuan Muda!"

__ADS_1


"Mari Nona...!"


Bayu langsung mencoba untuk membawa Nona Ayana pergi, karena ia juga khawatir dengan kemarahan Tuan Muda yang seperti ini jika terjadi apa-apa pada Nona Ayana, terlebih dia yang sedang hamil besar.


"Mari Nona, sebaiknya kita...!"


"Lepaskan Bayu!,aku harus berbicara dengan suamiku!"


Ayana mencegah tindakan Bayu yang menyuruhnya pergi dari ruangan ini juga.


"Sudah Cukup!,apa yang kau lakukan Rey?,apa setiap kemarahan kau akan selalu seperti ini?,kau akan membanting semua barang-barang mu?,kau akan melakukan tindakan bodoh ini selama kau marah?, sudah cukup Rey!, aku tidak melihatnya lagi!, hentikan!"


Ayana mulai mendekati suaminya


"Taruh barang yang ada di tanganmu itu!,buang jauh-jauh!"Ayana semakin tegas untuk mengingatkan suami.


"Tinggalkan aku Ayana,aku mohon jangan mendekat, beri waktu aku untuk menenangkan diri!"


"Apa menenangkan diri harus dengan cara seperti ini?, ini bukanlah menenangkan dirimu Rey!..,tapi mengobrak-abrik jiwamu sendiri!, buang barang yang ada di tanganmu itu sekarang, tidak baik melakukan hal-hal seperti ini saat marah....!"


Ayana semakin gelisah, melihat kemarahan di wajah suaminya yang begitu terpapar di wajahnya kali ini, walaupun ia belum tahu alasan yang sebenarnya,apa yang membuatnya seperti ini, namun yang terpenting sekarang adalah meredakan kemarahannya.


"Tapi ini yang membuatku lega Ayana!"


Masih mengalihkan pandangannya ke arah lain, Reyhano sedang menutupi kemarahannya yang penuh dengan deraian air mata penyesalan atas dirinya yang telah mengenal Felly.


"Ohh.. jadi gitu, baiklah...!,ini yang membuatku benci akan dirimu Rey!...,kau selalu marah-marah seperti ini,aku benar-benar tidak suka melihatnya, baiklah lanjutkan jika kau ingin seperti ini terus!,dan aku akan pergi dari sini sekarang juga!,tapi jangan sampai kau mencariku!, terlebih menyuruhku kembali..!,kau dengar itu!"


Ayana begitu serius mengatakannya, membuat Rey yang mendengarnya langsung gelisah sendiri merasa takut kehilangannya.


"Jangan tinggalkan aku!...aku mohon jangan tinggalkan aku...!, jangan pernah tinggalkan aku lagi Ayana!...."


Rey merengek layaknya anak kecil, sambil berderaian air mata begitu memohon kepada Ayana.


Ayana yang melihatnya menangis langsung menghampirinya dan memeluknya erat.


Ibu juga sudah datang sejak tadi,ia melihat semua suasana ini, bahkan Ia terseyum kagum dengan sifat Ayana yang begitu cepat menghentikan langkah suaminya dari kemarahannya itu.


"Apa yang kau lakukan?, berhenti menyiksa dirimu!,apa yang sudah terjadi Rey?...., kenapa kau marah-marah seperti ini..!"


Ayana mengusap-usap punggung suaminya pelan untuk menenangkannya.


Nona muda benar-benar hebat, hanya dengan ancaman kecilnya itu ..


Ia mampu meluluhkan hati Tuan Muda yang sedang marah itu seketika,


Bayu kagum melihat semua ini, Tuan Muda benar-benar terlihat sangat luluh dengan istrinya.


"Jangan tinggalkan aku!, jangan tinggalkan aku Ayana...!,aku benar-benar tidak bisa hidup tanpamu!"


Bagaimana Tuan Muda tidak jatuh cinta kepadanya, sedangkan tingkah lakunya sangatlah lembut dan penyejuk...


Bayu merasa terharu sendiri melihat tingkah keduanya.


"Aku tidak akan pergi meninggalkanmu Rey!, aku hanya ingin kau berhenti dengan semua ini,ada apa?...,apa yang terjadi Rey?, kenapa kau marah-marah seperti ini...?"

__ADS_1


"Aku hanya sedang menghukum diriku, diriku yang bodoh ini..., diriku yang bodoh ini Ayana..."


"Sudah cukup!,apa lagi sih..?, jangan selalu menyalahkan dirimu tanpa sebab Rey?,ada apa sebenarnya?... katakan!"


Memegang kedua pipinya dan menatap suaminya lekat dengan penuh tanda tanya bercampur cemas dan gelisah.


"Ceritanya panjang Ayana,aku benar-benar tidak sanggup untuk menceritakannya..!"


Rey terlihat begitu sedih meneteskan air matanya.


Baiklah aku akan menunggu dirimu tenang,kau pasti akan menceritakan semua kepadaku...,


"Sudahlah aku mohon sudahlah!,jangan menangis seperti ini"mangusap air matanya dan mencoba menenangkan suaminya.


"Tidak pantas seorang Reyhano itu menangis!, dimana Reyhano yang dulu yang selalu gagah dalam bertingkah?"


Ayana mengelus kepalanya dengan lembut sambil menatapnya lekat.


Membuat Rey sedikit tersenyum,


"lihatlah tanganmu berdarah!,aku tidak ingin kau terluka Rey...!, berhentilah bersikap seperti ini!,kau tahu?....marah-marah seperti ini apa akan menyelesaikan masalahmu?"


Reyhano menggelengkan kepalanya menatap wajah istrinya yang dapat membuatnya tenang.


"Tidak kan?,jadi berhentilah bersikap seperti ini!, selesaikan masalah dengan baik, dengan jiwamu yang tenang dan bersahabat, bukan merusak seperti ini,kau dengar apa yang aku katakan hem...?"Mengelus pipi suaminya pelan.


"Iyah..Iyah,aku mengerti Ayana!"jawab, Reyhano pelan.


Ayana langsung memeluk suaminya kembali.


"Tenanglah!,jika ada masalah katakanlah!, jangan kau tanggung beban sendirian!"


Kemerahan Rey mereda, ia begitu merasa tenang berada di pelukan istrinya ini.


"Sudahlah ayo kita ke kamar!,aku obati lukamu!"


Menggandeng tangan suaminya pergi meninggalkan ruangan.


Notte:


Hay semua!, terimakasih yang telah mengikuti ceritaku (Monopoli Cinta Tuan Muda)selama ini, khususnya bagi para likes dan komentator thanks you very much for everything.


Author lagi rilis cerita baru nih, siapa tahu kalian juga suka cerita yang ini!,


Judulnya;My Marriage Because Of Scandal!


jangan lupa intip yah!


Thanks you semua,


Terus jangan lupa dukung dan like-nya juga supaya author makin semangat nih bikin ceritanya!


Tenang saja MCTM masih berlanjut kok, Thaks you semua!..lope lope dah..


Salam hangat dari Author

__ADS_1


Sagita Chn, 😘😘😘🤗🤗🤗


__ADS_2