
Hari esok pun tiba,tak terasa malam sudah berakhir begitu saja.
Matahari mulai terik, Kini giliran Nada mempersiapkan barang-barangnya untuk di pindahkan ke Apartemen.
"Kau mau kemana?,apa kau mau pergi jauh?"
Ayana sangat penasaran setelah melihat Kinar membereskan barang-barangnya ke dalam sebuah koper besar.
"E... mulai hari ini kita akan pindah tempat tinggal Ayana!"
Nada sambil sibuk membersihkan barang-barangnya.
"Pindah?... pindah kemana?"
"Kita akan pindah ke Apartemennya Kinar, karena orang tua Kinar terus memaksa aku dan Kinar agar tidak tinggal di kost-an sempit seperti ini lagi!"
"Bagaimana bisa begitu?,Apa keluarga Kinar sangat kaya raya?, sehingga Kinar tidak boleh tinggal di tempat seperti ini?"
Hahaha.. yang kaya itu anda Nona,mau sampai kapan kebohongan ini akan berlangsung, tidak papa,ini demi Nona Ayana dan baby-nya...
"Iya begitulah Nona....orang tua kaya yang selalu memaksakan anaknya agar tidak bekerja kasar lagi, Sebenarnya Kinar itu di suruh Fokus kuliah agar bisa menggantikan posisi papahnya nanti, namun begitulah Kinar yang keras kepala itu!,aku mah dari kalangan bawah Ayana,cuma keluargaku dan keluarga Kinar sangat dekat!,jadi kita harus tinggal bersama!"
"Iya sudah hati-hati ya kalian di sana?,aku akan tinggal di sini saja!, sepertinya jika aku ikut kalian akan semakin merepotkan!"
Justru Anda yang harus di bawa Nona,...
"Tidak Nona Ayana!,e... maksudku Ayana,kau wajib ikut tanpa terkecuali!".
"Hah?... bagaimana bisa begitu, Nanti orang tua Kinar marah lah jika ada aku disana!"
"Oh... justru itu Ayana!, Kinar mau tinggal di Apartemen karena ingin bersamamu di sana!, makanya ia mau tinggal di Apartemen, sejak dulu kan ia menolak, dan ia juga memberi syarat kepada kedua orang tuannya kalau ia mau tinggal di Apartemen jika kedua orang tuanya mengizinkan Kinar tinggal bersama kedua sahabatnya begitu, seperti aku dan kau begitu!"
"Hah... kenapa aneh sekali?, Berarti kedua orang tuanya sudah mengizinkannya sekarang?"
Nada langsung menganggukkan kepalanya.
*E*ntahlah alasan apa yang aku berikan yang jelas itu keluar dari mulutku begitu saja,
"Berarti Orang tua Kinar baik banget yah!"
"Oh..iya, tentu saja Ayana, orang Tua Kinar itu paling terkenal baik di komplek ku, walaupun mereka kaya tapi baik dan selalu merendah,cuma Kinar aja yang kadang keras kepala tidak menurut perkataan kedua orang tuannya!"
__ADS_1
Maafkan aku Ayana aku telah berbohong kepadamu,tapi percayalah...
aku hanya ingin memperjelas hubunganmu dengan Tuan Muda,aku tidak ingin kau menjadi single parent nanti...
" Mungkin kinar juga ingin mandiri!,ia termasuk anak yang hebat berati!, tidak mengandalkan harta orang tuanya, bahkan aku juga tidak menyangka Kinar yang mau bekerja sebagai cleaning servis padahal dia anak orang kaya ya kan?"
"Iyah...aku juga kagum padanya, Kinar itu sangat hebat Ayana!,tapi kali ini orang tuanya yang memohon agar ia tinggal di Apartemen, makanya ia menuruti permintaan orang tuanya karena Kinar paling tidak suka melihat kedua orang tuanya yang memohon!, tapi tenang saja jiwa semangat kerja dan kuliahnya masih ada,cuma kita sudah resign dari kantor, karena ingin fokus kuliah!"
"Baguslah!, aku juga menjadi rindu masa-masa kuliah dulu!"
Jangan bilang ini bagian dari ngidamnya ingin kuliah...
"Nona Ayana tidak sedang ngidam ingin kuliah kan?"
"Hah..?, ngidam kuliah?,kamu ini ada-ada aja si Nad, iya gak lah! apa hubungannya kuliah dengan ngidam coba..!"
"Hehe..siapa tahu Ayana!"
Balasan senyum Nada kembali.
"Oh iya kamu mau makan apa Ayana?biar aku buatkan yang kamu sedang berselera sekarang!"
"Oh...Itu nanti saja Nad,aku belum lapar!, lagian pagi-pagi begini makan malah membuatku mual saja!,aku juga sudah minum susu tadi!"
Nada yang sekali-kali mengamati perut Ayana itu, kebetulan Ayana memakai baju yang pas di tubuhnya, membuat perutnya terlihat nampak sedikit berisi walaupun tidak terlalu terlihat.
Ayana menjadi terdiam dan mengelus perutnya sendiri,
Entah apa yang di ucapkan-nya di dalam hati, yang jelas Ayana kembali melamun dan memikirkan sesuatu.
Mungkin ia sedang mendo'akan semoga Anaknya tidak tumbuh besar sama seperti bapaknya yang jahat itu.
Entah kenapa rasanya aku ingin sekali melihat suamiku, walaupun hanya sebentar saja, kenapa tiba-tiba aku ingin sekali melihat wajahnya walupun dari kejauhan...
Padahal aku sendiri,juga tahu kalau aku ini sangat kesal denganya,aku tidak mungkin kan ngidam untuk bertemu dengannya?..
"Apa yang sedang kau pikirkan Ayana?, apakah ada masalah?"
Nada yang memperhatikan Ayana yang melamun sambil mengelus perutnya membuatnya bertanya-tanya.
*****
__ADS_1
Gila yah ini Apartemen mewah banget?,aku baru melangkahkan kaki di Apartemen seperti ini.
"Masuklah!"
Perintah Danu, menyuruh Kinar untuk masuk ke ruangan Apartemen yang akan di tempati olehnya ini.
Kinar terdiam, masuk ke Apartemennya untuk melihat-lihat, matanya tidak berhenti memandangi sekitaran Apartemen yang begitu menakjubkan itu.
Pemandangan ruangan ini begitu sangat luas dan indah yang berada di lantai atas.
Kinar sengaja di jemput Danu untuk mengenali Apartemennya lebih dulu,jika tidak maka ia tidak terlihat seperti pemilik di mata Nona Ayana nanti.
"Pak ini Apartemennya kenapa besar sekali?"
Kinar melihati sekeliling ruangan yang di masuki-nya.
"Ini belum seberapa!, seluruh lantai atas ini adalah milik Tuan Muda,jadi kau gunakan aktifitas-mu di seluruh ruangan yang ada di lantai atas gedung ini!"
"Wah benarkah?, sungguh Tuan Muda ini benar-benar luar biasa yah!"
"Dan ini kamar Nona muda Yah!,kamarmu ada di sebelah!, kemewahan dan isi ruangannya sama, agar Nona Ayana tidak curiga nantinya!,ada banyak kamar di sini terserah kau mau pilih yang mana!"
"Wah... baiklah Pa,aku mengerti!"
Ini mah sama saja kaya aku menjadi orang kaya beneran!,jika kamarku saja semewah ini...
"Plokkk...plokkk!"Tepukan tangan Danu dua kali tiba-tiba terdengar.
Lalu ada kedua wanita yang berseragam pelayan menghampiri keduanya.
"Dan Kinar ini adalah pelayan yang akan membantu kalian nanti,jika kau membutuh sesuatu minta saja kepada mereka!"
"Ioh...jika begitu, pekerjaanku ngapain pa?,jika sudah ada pelayan begini!"
"Tugasmu dan Nada hanya menjaga Nona Muda,menemaninya disini, seperti kau memperhatikan makanya, aktifitasnya dan jaga kesehatan Nona muda sepenuhnya, jaga Nona dengan baik!, terlebih ia sedang mengandung anak dari Tuan Muda, karena Nona Ayana sekarang adalah wanita kesayangan Tuan Muda, tidak ada duanya!,kamu mengerti!"
Cih tidak ada duanya apaa!....sedangkan
Tuan Muda mu itu menjadikan Nona Ayana yang kedua...ya kan?
Ingin sekali Kinar menimpali perkataanya itu,tapi biarkanlah,mungkin kali ini benar apa kata Danu itu,jika Nona Ayana adalah kesayangan Tuan Muda saat ini.
__ADS_1
"Dan kemarilah!, ini adalah ruangan yang tidak boleh di masuki oleh sembarang orang, karena kepemilikan Tuan Muda semuanya ada di sini!, jadi aku sengaja menguncinya,di situ juga banyak foto Tuan Muda, Tuan Muda pasti akan kesini dan tidur di sini jika ia ingin melihat Nona Ayana nanti, walaupun tidak secara langsung,tapi yang jelas jika ia dekat dengan Nona muda nanti, pastinya dirinya akan merasa senang walupun tidak bisa melihatnya secara langsung!".