
Mata Kevin masih menjalar menatap penampilan perempuan yang di bawa Danu ini,
Tentunya baju yang sangat mudah untuk di tebak,
Baju yang berlogo Cleaning servis tentunya, tidak usah di pertanyakan Kevin pun sudah Tahu kalau wanita ini adalah cleaning servis.
Kenapa dia menatapku seperti itu?...,aku juga tahu kalau aku ini cuma cleaning servis dan tidak pantas berada di sini...,
Kinar, menjadi insecure sendiri melihat tatapan Kevin, Kinar juga sadar Kevin ini seorang dokter, terlihat dari pakaiannya ya...wajar saja jika Kevin menatap Kinar lama.
"Hey manis,siapa namamu?"
"Hem...?"
Kinar terlalu banyak melamun, membuatnya kaget mendengar panggilan dari Kevin.
Manis?,dia memanggilku manis,aku kira dia itu sombong..
"Saya Kinar Dok!"
"Kinar,nama yang bagus!,dan dari mana kau tahu kalau aku ini Dokter?"
"Kan Baju Anda saja sudah tertera jelas Dok!"
"Oh.. begitu..!"Kevin sambil tersenyum menatap Kinar.
Bahkan Rey kali ini hanya terdiam menatap Kinar dengan mata sayu-nya, mungkin ia menjadi rindu dengan Ayana, setelah menatap baju yang di pakai Kinar itu.
Hanya matanya yang berkedip-kedip menatap Kinar.
Tuan Muda terlihat pucat sekali,aku rasa ia benar-benar sakit parah...,
baru kali ini juga aku melihat wajah Tuan Muda dari dekat yang sangat anteng...
Danu menghampiri ranjang Tuan Muda, setelah ia selesai menaruh barang-barang dan mencopot pakaian lengkapnya seperti Jaz dan menaruhnya di atas sofa.
"Maaf Tuan Muda!,saya lancang membawanya kemari tanpa seizin dari Anda, katanya ia ingin melihat keadaan Anda!, jadi saya membawanya kemari!".
"Maafkan saya Tuan Muda!, yang sudah lancang datang kemari!''
Kinar menjadi semakin gugup, melihat ketiga orang yang menatapnya.
__ADS_1
"Bagaimana sekarang?,apa aku terlihat berbohong?, lalu apa mau sekarang?"
Tanya Danu penasaran kepada Kinar,ia juga terus berusaha menyudutkan Kinar atas kesalahannya yang berani mengikutinya itu.
"E... Maafkan aku Pa Danu!,aku tidak bermaksud apapun,ini semua Demi Nona Ayana,aku melakukan ini karena aku peduli dengan Nona,aku tidak ingin hati Nona tersakiti lagi dengan alasan Tuan Muda yang sakit jika ia mengetahuinya nanti ternyata hanya pura-pura, makanya aku mengikuti pa Danu dan membuktikan kemari!"
gila, pemberani sekali aku ini...
Semua masih terdiam mendengarkan penjelasan Kinar.
"Ini juga bukan Nona yang menyuruh Tuan Muda!, karena Nona juga tidak tahu apa-apa tentang hal ini,Ini semua inisiatif ku sendiri bersama Nada!, terlebih dengan Tuan Muda yang mengadakan sayembara itu...aku jadi merasa kesal, seharusnya Tuan muda mencari Nona muda sendiri sampai ketemu!,tapi beneran Tuan Muda lagi sakit!, maafkan saya!, maafkan saya Tuan Muda!".
"Apa Ayana bersamamu?"
"Iya!, Nona Ayana memang bersama ku, untuk itu sebaiknya Tuan Muda membatalkan sayembara ini!,Jika tidak, ini akan menyangkut keselamatan Nona Ayana Tuan Muda!, semua orang bisa saja melakukan hal buruk demi mendapatkan Nona muda!"
"Iyah... Iyah aku mengerti apa maksudmu,aku melakukan ini karena aku sangat merindukan Ayana,aku ingin sekali bertemu Ayana... bahkan aku sampai lupa ini menyangkut keselamatannya!,Danu...?, kau mengerti apa yang harus aku lakukan? dan ambilkan tempat duduk untuknya!."
Tuan Muda dengan suara pelan yang sedikit lega mendengar istrinya bersama teman dekatnya ini,
melihat Kinar yang terus berdiri membuatnya risih dan menyuruhnya duduk.
"Sangat mengerti Tuan Muda!,"
"Duduklah!"
Sebenarnya sejak awal aku sudah ragu jika harus melakukan sayembara seperti ini,tapi apa boleh buat,ini kemauan Tuan Muda sendiri...
Kinar pun segera duduk,ia juga merasa capek sejak tadi berdiri terus.
"Terimakasih Pa!"
"Bagaimana kabar Ayana?, dia benar-benar baik-baik saja kan?, dia juga benar-benar bersamamu kan?"
Tanya Tuan muda yang begitu antusias sampai lupa akan keadaannya yang sedang sakit, matanya terlebih berbinar mengeluarkan air mata.
Bahkan sepertinya Tuan Muda terlihat benar-benar mencintai Ayana,ia terlihat sangat sedih Nona Ayana pergi!,aku bisa melihatnya dari mata dan sikapnya.
"Tentu saja Nona Ayana baik-baik saja!, dia bersamaku Tuan Muda!, tapi aku mohon Tuan Muda!, berilah waktu Nona muda untuk menenangkan diri!, karena ia butuh istirahat dan penenangan!".
"Memang Ayana tinggal di mana sekarang?"Tanya Rey yang semakin penasaran dengan nafas yang belum teratur itu.
__ADS_1
"Nona Ayana tinggal di kost-an bersamaku Tuan muda!, sebenarnya aku tidak tega meninggalkannya sendirian, Namun apa boleh buat,kita Harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bayar kost-an,tapi Tuan Muda tenang saja, Nona Ayana akan saya rawat dan jaga semampu kami, karena kita akan buktikan Nona Ayana tidak akan kekurangan,jadi saya pastikan Nona dan kandungannya akan baik-baik saja!"
Eh... kenapa aku keceplosan lagi,
"Kandungan?"Rey begitu kaget mendengarnya.
"loh...kan beneran!,Nona Ayana sedang hamil!, apa aku bilang!"Kevin ikut menimpali perkataan Rey.
"Nona Ayana hamil?"Danu juga kaget mendengarnya.
Mampus semuanya sudah terucap, mulutku benar-benar tidak bisa terkendali yah..
"Ayana hamil?"
Tanya Tuan Muda yang sudah berkaca-kaca matanya.
Entahlah,ia harus senang ataupun sedih yang jelas ia benar-benar merasa bimbang, sebenarnya ia merasa sangat senang sekali mendengar Ayana yang sedang hamil, namun karena keadaan Tuan Muda menjadi sedih sendiri.
"Iyah,Nona memang sedang hamil, untuk itu Tuan Muda, biarkan Nona muda menenangkan diri!, jangan membuatnya stress ataupun banyak pikiran!,Ini adalah saran Dokter, karena kemaren Nona muda pingsan saat berpapasan dengan Nada di jalan,jadi kita tahu kalau ia sedang hamil dan kecapean!".
"Iya ampun Ayana kenapa kau tidak memberitahu ku... kalau kau sedang hamil!, seharusnya kau tinggal di tempat yang nyaman sekarang ini,dan memaafkan aku yang membiarkanmu pingsan di jalan!"
Rey benar-benar merasa bersalah!,Ia tidak ingin istrinya tinggal di kost-an kecil seperti itu.
"Aku harus menemui Ayana sekarang... Brakkk..,!"
"Tuan Muda.. hati-hati!"
Kondisi badan Rey masih lemas,namun ia memaksakan dirinya untuk berdiri karena ingin bertemu dengan Ayana, sampai akhirnya ia berdiri pun tidak bisa dan jatuh terpuruk.
Ya... ampun Tuan Muda,aku benar-benar tidak tega melihatnya begini, walaupun ia sudah jahat kepada Ayana,tapi aku yakin....ia juga sangat mencintai Ayana...
Dengan sikapnya yang begini aku jadi yakin kalau Tuan Muda mencintai Ayana...
"Hati-hati Rey!"Kevin yang sudah memegangi tangannya.
"Saya Mohon istirahatlah Tuan Muda!,anda butuh Istirahat,diri anda belum pulih!,anda juga harus makan dan minum obat!"
"Aku tidak ingin semua ini!..,aku hanya ingin bertemu Ayana,dia istriku!,dia lagi apa sekarang?,dan aku juga tidak ingin dia di tinggal sendirian Danu,dia itu lagi hamil,dia pasti kesepian sekarang...!"
Rey tidak memperdulikan dirinya sendiri sekarang,ia merasa sangat khawatir dengan Ayana yang di tinggal sendirian.
__ADS_1
"Iyah..iya!,saya sangat mengerti Tuan Muda!, namun apa boleh buat!, Nona Ayana butuh istirahat!, ia juga butuh penenangan dirinya sekarang!"
Danu yang menghentikan langkah Tuan Muda untuk pergi,ia menyuruh Tuan mudanya untuk kembali ke atas ranjang.