
Semua terdiam mendengarkan Reyhano di layar Tv, membuat suasana ruangan terasa hening.
Reyhano juga berkaca-kaca memantau Ayana dari layar ponselnya,ia ingin sekali melihat bagaimana ekspresi Ayana nanti.
Tuan Muda benar-benar romantis,ih menggemaskan sekali mereka berdua ini...
Kinar yang merasa terharu namun, bingung harus berkata-kata apa melihat Ayana yang berderaian air mata.
"Ayana...aku sangat merindukanmu...aku tahu kesalahanku ini begitu besar...aku mohon maafkan aku, bukankah aku sudah bilang sebelumnya..., kalau aku ini jatuh cinta dan sangat mencintai mu!, aku tidak berbohong Ayana... aku mohon maafkan aku,aku sangat merindukanmu!... pulanglah!...aku benar-benar ingin kau ada di sisiku...., Apakah kau juga menyukai baju-baju itu,kau pasti sangat cantik saat memakainya, aku dapat melihatnya sekarang....kau sedang memakainya kan?,kau terlihat begitu cantik Ayana... membuatku semakin rindu saat ini...Dah!, sehat selalu istriku.., love you... !"
Mendengarkan kata Reyhano membuatnya semakin terbelalak dan memandang bajunya itu.
"Apa maksud perkataannya?, apakah ini baju darinya...,dan kenapa Video Tuan Muda ada di dalam Tv ini.., jangan bilang kalian semua bersekongkol dengannya?".
Ayana yang menjadi bingung dengan semua ini,Ia berbicara serius menatap kedua sahabatnya itu.
"Ayana dengarkan aku dulu!, maafkan kita berdua,kita memang membantu Tuan Muda untuk melakukan semua ini, maafkan aku dan Nada,aku dan Nada memang membantu Tuan Muda untuk mendekatkan kalian berdua...."Jawab Kinar pelan sambil menunduk merasa bersalah.
"Kenapa kalian semua melakukan hal ini kepadaku?.., kenapa kalian malah membantu Tuan muda,apa kalian tidak pernah memikirkan perasaanku?, kenapa kalian malah membatunya .... hiks..hiks...apa kalian tidak pernah merasakan bagaimana perasaanku saat ini...?"
Ayana yang menjadi kesal dan semakin menangis.
Tuan Muda yang melihat Ayana sudah kesal langsung berdiri dari duduknya dan menyadarkan Danu yang juga sedang duduk di sofa.
"Danu kita ke Apartemen sekarang!"
"Siap!,baik Tuan Muda!"
Pasti Nona Ayana sedang marah-marah sekarang.
Keduanya langsung bergegas mengambil mobilnya dan segera menuju ke Apartemen.
"Maafkan aku Ayana bukaannya aku tidak mengerti perasaan mu sekarang!, justru karena kita berdua tahu tentang perasaanmu,kau mencintai Tuan muda buka?...kau merindukannya kan?"
Jawab Kinar,
__ADS_1
Nada pun ikut menimpali.
"Iya Ayana,aku hanya ingin kau kembali kepada Tuan Muda, Tuan muda itu sangat mencintai mu...".
"Kalian juga percaya akan pengakuan cintanya sekarang?, kalian lebih membela Tuan Muda dari pada diriku?"
"Ayana aku mohon jangan marah-marah!, dengarkan aku... tatap aku Ayana,aku tidak membelanya aku aku membela hubungan kalian berdua!"
Ayana yang merasa kesal tidak memperdulikan perkataan teman-temannya.
"Ayana...aku tahu kau pasti sangat marah kepada kita berdua, tapi ini semua ini demi dirimu...!, aku tidak ingin melihat mu sedih setiap hari,aku tahu kau mencintainya kan?, jangan bilang tidak!, waktu kau sakit panas...yang terus kau panggil saat kau tidur adalah Tuan muda, tidak ada yang lain bahkan berulang-ulang kau memanggilnya.!"
Kinar yang memang mendengar di tengah malam Ayana nglindur memanggil-manggil Tuan Muda, kebetulan ia terbangun saat menjaga Ayana karena kebelet pipis.
"Iya Ayana,apa kau tidak mendengar semua perkataan Tuan Muda tadi?...,dia bahkan sampai melakukan rekaman video karena ingin sekali berbicara denganmu!, tapi ia sangat merasa bersalah, sampai-sampai ia takut untuk menemui kemaren!"
"Tuan Muda benar-benar mencintai mu Ayana,kau tahu... dia sakit dan di rawat beberapa hari hanya karena kepergian mu Ayana"
"ia sakit karena mencari mu sehari semalam tanpa makan dan minum!, bahkan dia menolak makan dua hari sampai badannya ngedrop dan sakit keras,aku yang menjadi saksi,aku tidak berbohong Ayana, aku yang membuktikannya ke sana dan aku benar-benar melihat keadaannya yang sangat terpuruk hanya karena kehilanganmu,
Ayana terdiam ia mendengarkan ocehan Kinar tanpa berbicara apapun.
"Maafkan aku dan Nada Ayana, karena kita berdua telah..."
"Sudah cukup!, jangan jelaskan apapun lagi!,aku tidak ingin mendengarnya!, biarkan aku sendiri kali ini..hiks..hiks..."Sambil mengusap air matanya dan berdiri kembali dari duduknya.
"Tidak Ayana dengarkan aku sebentar!,aku harus mengungkap kebohongan tentang semua ini...!"
"Kebohongan apa lagi?,apa masih banyak kebohongan yang kalian sembunyikan dariku?, kenapa kalian tega sekali...!"
Suara Ayana yang sudah terdengar lemah karena menangis,ia merasa sangat kesal sekarang ini.
Aku mohon Tuan Muda.. datanglah segera...aku benar-benar tidak tega melihat Nona muda menangis terus begini...
"Iya...aku tahu, begitu banyak kebohongan yang aku sembunyikan darimu Ayana,untuk itu Aku akan jujur tentang semuanya sekarang!"
__ADS_1
"Apartemen ini...bukanlah milikku!, melainkan milik suamimu!...,ia yang menyuruhku agar kau tinggal di tempat nyaman seperti ini,dan semua baju itu memang yang beli adalah suami mu sendiri bukan aku, karena ia tidak rela jika kau harus tinggal di kost-an yang sempit seperti kemaren Ayana, Tuan Muda juga merasa tidak tenang jika kau jauh darinya Ayana!"
"Tapi seharusnya tidak seperti ini kan?, seharusnya kalian itu membantuku agar aku bisa jauh darinya,tapi kenapa kalian malah mendekatkan ku denganya..."
"Tentu saja karena kamu dan Anak mu Ayana,aku juga tidak ingin kau menjadi single parent nantinnya,aku ingin kau kembali bersama Tuan Muda,aku ingin kau terus bersanding dengannya!"
"Iya Ayana, Tuan Muda sangat mencintai mu!,dia sangat merindukanmu...dia tidak bisa hidup tanpamu!"
"Tidak bisa hidup tanpa ku kalian bilang?,aku ini siapa...?,aku hanya mainannya dan istri kedua..., dia telah mempermainkan ku selama ini!...coba dimana kah posisiku jika aku ini hanyalah istri kedua?, sudah ada yang menemaninya hidup bahagia kan?, jadi sudah sepantasnya aku tidak perlu memikirkannya lagi, biarkan dia hidup bahagia bersama istri tercintanya itu!"
Ayana yang terlihat begitu sedih.
"Benarkah?,kau tidak memikirkan anak mu nanti Ayana?"Nada, pelannya bersuara dan berharap Ayana akan segera sadar.
"Kau tahu Ayana... kau bukankah istri kedua lagi sekarang!,kau adalah satu-satunya istri Tuan Muda..., karena kau adalah kesayangan Tuan Muda, percayalah!"
Is.. istri satu-satunya?, maksudnya?...
Ayana kaget namun belum percaya juga.
"Kita bukan bermaksud untuk mencampuri urusan rumah tangga kalian Ayana,aku hanya ingin yang terbaik untukmu!,aku ingin kau hidup bahagia bersama Tuan Muda, Tuan Muda pun begitu aku ingin dia hidup bahagia bersamamu...!"
.
"Iya Ayana..., karena apa?,... karena aku dan Nada sangat menyayangimu.. dan satu lagi!, Terimalah permintaan maaf Tuan Muda Ayana,bukan hanya kau saja yang terluka.., Tuan Muda pun juga,kau tahu?... Felly pura-pura mandul dan menyuruh Tuan muda untuk menikah lagi,dan karena obsesi Tuan Muda yang ingin mempunyai anak dan keturunan, makanya ia berbohong kepadamu agar kau menikah dengannya nanti...,tapi setidaknya Ayana, mungkin ada kebaikan di balik semua ini,kau juga sudah tertarik kepada Tuan Muda kan,Iyah kan,?"
"Iya Ayana?,itu artinya yang sedang terluka bukan hanya kau tapi Tuan Muda juga atas semua kebohongan Felly!.
Kinar dan Nada berusaha menyadarkan Ayana untuk memaafkan suaminya itu, karena apapun itu... nasi sudah menjadi bubur!
semuanya sudah terjadi dan mau di sesali dengan cara apapun....,kau sudah terlanjur jatuh cinta kepada Tuan Muda Ayana,
Bahkan sekarang kau saja sedang mengandung Anaknya.
Semuanya masih berusaha menenangkan Ayana sambil menunggu Tuan Muda benar-benar sampai ke Apartemen,
__ADS_1
Mereka semua berharap Tuan Muda segera sampai dan segera meyakinkan hati Ayana untuk dirinya.