
"Hey apa yang Pa Danu katakan kepadamu?,apa dia marah besar tadi?, kenapa kau malah melamun disini?"
Nada menepuk pundak Kinar yang masih terdiam berdiri,ia sangat penasaran melihat keduanya dari kejauhan yang mengobrol sangat dekat tadi.
"Bukanya dia itu sangat tampan?"Kinar yang tersenyum dengan sendirinya.
"Plakkk..hey Kinar!,sadar!"Tepukan sekali lagi menyadarkan Kinar dari lamunannya.
"Iya..iya aku hanya sedikit kagum padanya?"
"Bukan kagum!,kau pasti jatuh cinta kan?, ingat Ayana dia itu siapa!"
"Iyah...Iyah aku tahu kok kita ini siapa..."
"Terus apa yang kau bicarakan dengannya tadi?"
"Aku hanya bilang, seharusnya Tuan muda tidak seenaknya melakukan hal ini!, yang apa-apa di gunakan dengan uang, seharusnya Tuan muda yang berjuang untuk mencari Ayana sampai ketemu kan?''
"Iyah lah!,lah terus dia bilang apah?"
"Dia bilang Tuan Muda sudah mencari seharian bahkan ia belum makan dari kemaren pagi sampai pagi lagi hanya karena mencari Nona Ayana,dan keadaannya sekarang sedang kritis makanya Tuan muda melakukan sayembara karena ia sakit keras!"
"Benarkah?, kita jangan langsung percaya bagaimana kalau ini cuma alasan Danu dan akal-akallan Tuan Muda,dia menggunakan cara ini agar cepat mendapatkan Ayana ya kan?"
"Iya juga bisa jadi!,Tapi...kalau beneran Tuan Muda kritis gimana?"
Kinar yang menjadi tidak enak diri saat menatap Pak Danu yang berbicara sangat serius kepadanya tadi.
"Lalu apa yang harus kita lakukan?"
"Kita harus membuktikan apa ucapan Danu itu benar atau tidak!".
"lalu bagaimana caranya?"
"Iyah sudah Kita temui pa Danu sekarang,kita harus ikut dengannya sekarang juga, pokoknya kita ikuti dia!"
"Kau gila yah?, bagaimana pekerjaan kita?, lagian gak mungkin kan kalau kita bisa ikut dengannya,dia itu siapa?"
"bisa saja!, Ayo ikutlah denganku!, kita harus menyelesaikan permasalah ini!, urusan pekerjaan aku tidak peduli,lagian ini menyangkut Nona Ayana kan!"
Nada terus menarik Kinar, membawanya keluar gedung kantor untuk segera menemui Danu,ia benar-benar nekat tak peduli lagi ia sebagai pekerja apa di kantor ini, yang jelas ini menyangkut Nona mudanya!.
"Sssrrtt...."
Danu memberhentikan kemudi mobilnya karena ada seorang wanita yang tiba-tiba datang menghadang jalan mobilnya.
"Wanita gila yah?,apa dia tidak waras!"
"Tin...Tin...Tin.. Tin"
Danu merasa kesal di dalam mobil,ia terus mengklakson mobilnya agar wanita ini menyingkir.
"Mau apa si dia ini?"
Danu segera Turun dari mobilnya dan menghampiri Nada.
"Apa yang kau lakukan?, kenapa kau menghadang jalanku?,apa kau tidak punya kerjaan?,kau tahu kan siapa diriku?,mau aku pecat dari kantor ini?"
__ADS_1
Danu yang merasa kesal dengan tingkah wanita yang berseragam cleaning servis ini, ini sangatlah aneh baginya,
bagaimana bisa pegawai cleaning servis berani bertindak seperti ini terhadap atasannya.
"Maaf Pak ganggu... maaf banget!,ada pertanyaan penting yang harus aku tanyakan kepada Anda!"
Sekarang Nada mencoba membuat Danu sibuk dan berbicara kepadanya, mobilnya yang masih menyala membuat keadaan pintunya tidak terkunci, tentunya ini mempermudah Kinar untuk masuk ke dalam mobil tersebut untuk mengikuti Danu dan membuktikan semuanya.
"Pertanyaan penting apa?, cepat tanyakan!"
"Apa Nona muda benar-benar hilang?.."
"Bragghh..."Suara tutupan pintu yang berbunyi membuat Danu akan menengok ke arah belakang.
aduh Kinar pelan-pelan donk
"Pa....pa..apa Nona muda benar-benar menghilang?"
Pertanyaan ulang yang Nada berikan untuk mengalihkan pandangan Danu.
"Kau menemui ku hanya ingin bertanya begini?,apa kau tidak membaca pengumuman yang aku tempelkan di papan pengumuman?"
"Baca si pa..tapi aku hanya memastikan hal ini benar atau tidak?"
"Dasar.. tidak penting!,kau membuang waktuku saja, minggir kau cari mati yah?,mana mungkin hal seperti ini di percandakan!"
Danu yang sudah amat kesal dan masuk ke dalam mobilnya kembali.
huh... syukurlah aku pasti di kira gila tadi!,tapi gak papa semoga penelusuran ini berjalan dengan baik..
jadi orang galak bener!..
"Bagaimana bisa aku menemui kedua wanita Cleaning servis gila hari ini!..."
Danu menggerutu di dalam mobil sambil menyetir kembali.
Apa dia bilang ke-dua wanita Cleaning servis gila hah?..
Yang gila itu bukan kita berdua!, tapi kau dan Tuan muda mu tuh!..
Kinar begitu berhati-hati sembunyi di jok mobil bagian belakang kemudi, ia benar-benar menjaga sikap dan posisinya, sampai-sampai Danu tidak mengetahuinya bahwa ada seseorang di belakangnya.
Mobil terus melaju dengan kecepatan sedang hingga berhenti di sebuah perempatan lampu merah!,
Kenapa lama sekali?,aku sedang terburu-buru ini...
Danu tidak sabar menunggu lampu merah yang begitu lama baginya.,iya tentu saja lama,karena ia sedang terburu-buru jadi hal yang di tunggu itu serba lama baginya.
Aduh lama-lama kalau aku ngumpet begini terus encok ni badan,mana lama banget si..?, kenapa gak nyampe-nyampe...
Kinar juga tidak betah dengan posisinya yang kurang mengenakkan itu.
Lampu merah sudah berakhir Danu langsung melajukan mobilnya begitu cepat karena posisi jalan tidak ramai seperti biasanya.
Ponsel tiba-tiba berdering ada Panggil masuk yang begitu mendesak membuat Danu segera mengangkatnya.
"Halo?"
__ADS_1
"........" suara samar-samar di Panggilan itu.
"Apah?... Sssrrtt..."
"Aw..."
Lagi-lagi Danu mengerem mendadak,dan membuat Kinar kaget dan terbentur kepalanya.
"Tunggu sebentar!"Danu segera menutup teleponnya karena penasaran dengan suara seseorang tadi.
Gila... kenapa aku sampai bersuara.
Kinar langsung menutup mulutnya dengan tangan, karena ia juga keceplosan membuka suara tak di sengaja tadi.
Ia pun memberhentikan mobilnya dengan segera dan langsung menengok ke bangku belakang.
"Hey apa yang kau lakukan?,apa yang sedang kau lakukan disini hah?"
Danu kaget melihat seseorang yang sedang menepis di belakang tempat duduknya.
mampus,....ini nih yang aku khawatirkan beneran
"Apa kau mata-mata?'' Cengkraman kuat langsung mendarat di lapisan jaketnya yang ia pakai untuk menutupi dirinya.
"Apa kau cari mati denganku?" Danu yang semakin serius dan penasaran.
gila yah?, mati-mati mulu perasaan ucapannya...
"Hey!"Suara Danu yang sudah semakin menggelagar keras.
"Iya.. iyah ampun pa... ampun!"
"Kau!...kau lagi?"
Danu yang sangat kaget melihat Kinar yang berada di dalam mobilnya ini.
"Bagaimana bisa kau berada di dalam mobilku?,apa yang sedang kau lakukan?,apa kau sedang memata-matai ku hah?, siapa yang menyuruhmu?, katakan apa alasanmu melakukan ini?, siapa yang menyuruhmu?"
Rey semakin tegas dan penasaran bercampur panas
"Aa..a...aku hanya ingin menumpang saja pa!, Maaf sebaiknya aku turun sekarang!"Kinar sudah mendekat ke arah pintu mobil.
Danu langsung secepat kilat mengunci semua pintu mobil.
"Kau berani masuk ke dalam mobilku!,maka kau tidak akan pernah keluar kembali tanpa seizin dari ku!"
Danu yang mencibirkan bibirnya,ia begitu penasaran dengan wanita ini kenapa dua wanita aneh bersikap kepadanya hari ini.
Katakan apa tujuanmu!"
"Aku hanya ingin melihat keadaan Tuan Muda Pa!"
"Ohh.. berani sekali yah kamu ini? memang kamu siapa?,aku tidak menyangka kau ini wanita lancang sekali sebagai wanita!, apa yang kau lakukan disini?, apa kau mata-mata ?
Tanya Danu seram sambil mencengkram kerah Kinar.
"Tidak pa...aku bukan mata-mata,aku hanya sedang mencari kebenaran! tentang Nona Ayana dan Tuan Muda!, lepaskan aku Pa!,aku benar-benar bukan mata-mata!".
__ADS_1
Kinar yang terus memohon agar Danu melepaskan cengkeramannya itu.