My Beloved Bodyguard

My Beloved Bodyguard
MBB 27


__ADS_3

“Shan, aku harus kembali bekerja.”


Bayu meletakkan Lana yang tertidur pulas di pundaknya dengan hati-hati. Tak mau sampai gadis kecil yang terlalu banyak menangis itu terusik.


Shanuella terdiam. Duduk di sisi tempat tidur, ia menatap sedih ke arah putrinya. Gadis kecil yang lahir dari dosanya di masa lalu itu terlelap dengan wajah polos. Andai dulu tak jatuh cinta, kisahnya dan Blade tak akan menyempurnakan perih di hati. Jika ia bisa sedikit dewasa dan menggunakan logika, mungkin kepedihan di dalam hidup tak menyerang bertubi-tubi. Akan tetapi, Tuhan memberinya secercah harapan dari rasa sesal yang tetap menghuni sisi terdalam hatinya. Gadis kecil yang menggemaskan itu meluruhkan penyesalannya hanya dengan sebuah senyuman.


“Shan.” Bayu menyadarkan wanita yang tampak cantik setelan kerja sederhana. Dia bisa melihat pundak Shanuella berjingkat singkat kemudian pandangan bergerak perlahan ke arahnya.


“Ya, Mas.”


“Aku harus kerja lagi. Obatnya Lana jangan lupa diminum. Itu pasti sakit sekali saat efek biusnya hilang. Takutnya rewel.


“Ya, Mas.” Suara Shanuella lemah, hampir tak terdengar.


“Hari ini aku pulang agak malam. Sampaikan pada Mbok, tidak perlu menungguku pulang. Aku bawa kunci sendiri.”


“Ya, Mas.”


Jawaban yang sama terdengar berulang dan mengusik perasaan Bayu. Tinggal bersama di bawah satu atau selama empat tahun, tentunya dia mulai paham banyak tentang Shanuella.


“Jangan dipikirkan. Semua pasti baik-baik saja. Ini rezeki dari Tuhan. Kita diingatkan untuk lebih hati-hati dan perhatian pada Lana. Sebagai orang tua, aku sibuk dan kamu juga sibuk. Bersyukur, Tuhan masih memberi peringatan. Tak langsung menghukum kita” Senyum hangat terukir manis, Bayu berjalan mendekati Shanuella yang masih setia duduk di bibir tempat tidur.

__ADS_1


Sesaat berdiri diam tanpa kata, Bayu tersenyum ketika lawan bicaranya mengangkat pandangan. Tatapan mereka bertemu.


“Ingat Shan. Kamu ada di titik ini penuh perjuangan dan air mata. Ayo, melangkah ke depan. Masa lalu biarkan jadi kenangan. Kamu harus berjuang demi Lana.”


Kalimat-kalimat penyemangat itu dikumandangkan agar Shanuella berhenti meratap. Tangisan akan berakhir sia-sia tanpa kebangkitan.


“Kabari aku kalau memang kalian membutuhkan sesuatu. Aku harus kerja sekarang, Shan. Jaga diri baik-baik. Jangan sampai sakit lagi. Lana membutuhkanmu.”


Bayu berjalan mendekat beberapa langkah. Tangannya terangkat dan bergetar. Dia harus menguatkan tekadnya agar tidak salah mengambil sikap. Bagaimanapun hubungannya dengan Shanuella sekarang, hati masih memberi jarak dan membangun tembok pembatas begitu tinggi.


Sebelum telapak tangannya berlabuh di pucuk kepala Shanuella, pria itu dikejutkan dengan sikap tak biasa wanita di hadapannya itu. Hanya sepatah kata singkat keluar dari bibir tipis itu. Diucapkan dengan suara bergetar menahan tangis.


“Te ... rima ka ... sih.” Shanuella menyambar tangan Bayu dan menggenggamnya erat.


Isak tertahan benar-benar menjadi tangisan ketika pipi Shanuella menempel erat di perut berotot pria bersetelan hitam tersebut. Ditumpahkannya kesedihan yang datang tanpa diundang dan menghancurkan ketegarannya.


“Sudah. Jangan menangis. Sayang air matamu. Ini takdir. Cukup pahami itu. Menghindar pun percuma kalau memang kamu memiliki takdir buruk. Terima, Shan. Yakin kalau Tuhan merencanakan sesuatu yang indah di baliknya.”


“Aku masih membencinya, Mas. Dia benar-benar kurang ajar. Aku ingin bisa membunuh Blade dengan tanganku sendiri,” ucap Shanuella di sela tangisan.


“Untuk apa? Sayang air matamu.”

__ADS_1


“Tapi, tetap saja rasanya tidak ikhlas. Aku ... aku ....”


...🌿🌿🌿...


...Pengumuman Giveaway....


...3 orang pemenang Novel Diadra ( kisah putrinya Bayu dan Kinar). Hadiah bisa diuangkan senilai 150 K, diambil dari TOP FANS....


...1. Kaina...


...2. Nona M...


...3. Yurita Palguna....


...3 orang pemenang tumblr set ( tumbler + mini box + notes ) diambil dari komentar....


...1. Noviie...


...2. Nia Kurniawati...


...3. Kurnia Ningsih...

__ADS_1


Novel dan Tumblr ( langsung mendapat tanda tangan penulis ). Untuk pemenang, mohon DM alamat pengiriman.


__ADS_2