
"Gue kasih tahu ni ya Al, Lo seharusnya selidikin dulu ya sebenarnya, jangan sampai Lo menyesal ketika Lo udah bener bener kehilangan, belum tentu juga Lolita itu pacaran sama Andra, lagian juga Lo belum ada bukti kan kalau Andra itu emang pacaran sama Lolita, Lolita itu wanita baik, dia cuma terlalu polos saja, kalau soal perasaan ngga mungkin Lolita ngga ada rasa sama Lo setelah sekian lama selalu bersama" ucap Evan panjang lebar, Aldi bangun dari tidurnya, laki laki itu menatap Evan
"Kayak Lo sama Amel kan? terbiasa ketemu jadi timbul rasa suka" ucap Aldi terseyum menggoda Evan
"Apaan sih lo, siapa juga yang timbul rasa, orang gue ini lagi ngomong serius soal hubungan Lo sama Lolita kedepannya juga" Jawab Evan mengalihkan perhatian
Aldi diam, laki laki itu membenarkan ucapan Evan, dia pasti akan sangat menyesal jika kehilangan orang sebaik Lolita
Aldi buru buru pergi keluar dari kamar Evan
"Lo mau kemana woy" teriak Evan ketika Aldi sudah keluar dari kamarnya
"Berjuang" teriak Aldi yang masih samar samar terdengar di telinga Evan
^
Aldi melajukan mobilnya dengan kecepatan cepat, membelah jalanan malam yang tidak terlalu macet
laki laki itu melajukan mobilnya menuju ke rumah Yolanda, sebenarnya Aldi tahu kalau Lolita akan menginap di rumah Yolanda
tin tin tin
__ADS_1
Aldi membunyikan klakson mobilnya, kemudian membuka separuh kaca mobilnya ketika seorang satpam membukakan pintu gerbang untuk Aldi
"Mau cari siapa mas?" tanya Pak satpam itu
"mau cari Lolita Pak" Jawab Aldi
"Oalah mau nyari Neng Lolita ya, mas teh temennya non Lolita?" Tanya satpam itu lagi
"Iya Pak Saya temannya Lolita"
"tapi non Lolita lagi pergi ke supermarket mas" satpam itu menjeda ucapannya "tapi kalau mas mau nunggu boleh deh Silakan masuk" Imbuh satpam itu lagi
Lolita menghentikan langkahnya ketika sepasang kaki jenjang berdiri di hadapannya, Gadis itu kemudian mendongakkan kepalanya dan mendapati Aldi yang sedang menatapnya
Lolita baru saja akan melangkah untuk menghindari, tapi tangan Aldi terlebih dahulu mencekal tangannya hingga membuat gadis itu menghentikan langkahnya
"mau apa lagi sih lo" Lolita berbicara dengan nada yang sedikit tinggi dan menatap Aldi datar
"Lolita gue mau ngomong sama lo" ucap Aldi sambil menatap wajah Lalita intens
"mau ngomong apa lagi mau ngomong kalau lo mau ngajuin cerai sama gue atau mau ngomong kalo lo bahagia dengan Salsa dan cinta sama Salsa" jawab Lolita Gadis itu menatap Aldi dengan tajam
__ADS_1
"gue punya alasan kenapa gue bisa pacaran sama Salsa dan untuk saat ini gue belum bisa untuk mutusin Salsa"
"terserah" Lolita melepas dengan paksa cekalan tangan Aldi lalu berjalan meninggalkan laki-laki itu
"LOLITA GUE BAKAL MERJUANGIN LO LOL, GUE NGGAK BAKAL BIARIN LO DIREBUT SAMA ORANG LAIN APALAGI ANDRA" Aldi berteriak ketika Lolita berjalan menjauhi dirinya, Lolita yang mendengar teriakan Aldi menghentikan langkahnya, gadis itu memejamkan matanya, menahan air mata yang akan jatuh membasahi pipinya, Lolita Kemudian kembali melanjutkan langkahnya masuk kedalam halaman rumah Yolanda
Aldi berjalan dengan gontai lalu kembali masuk kedalam mobilnya
"Ngga jadi masuk mas?" Tanya pak satpam yang masih menunggu di depan gerbang
"Nggak jadi pak, udah ketemu sama Lolita" ucap Aldi, kemudian laki laki itu menghidupkan mesin mobilnya dan melajukannya meninggalkan rumah Yolanda
Lolita menghentikan langkahnya di depan halaman rumah Yolanda, air mata gadis itu lolos begitu saja
"Tuhan, ini sungguh berat" batin Lolita "apa gue cerita sama Yolan, Amel dan Sisi saja ya" gumam Lolita, Lolita kemudian melangkahkan kakinya kembali, tapi baru dua langkah Lolita kembali menghentikan langkahnya, Lolita menggeleng "Tidak, gue tidak boleh menambah beban mereka mereka pasti juga punya masalah" ucap Lolita pada dirinya sendiri
Lolita Kemudian jongkok, gadis itu meletakkan plstik yang sedari tadi di bawanya, mengambil air mineral lalu membukanya, Membuka tutupnya yang masih tersegel lalu membasuh mukanya supaya tidak terlihat sembab
"Semuanya pasti akan baik baik saja Lolita" ucap gadis itu dalam hati untuk menyemangati dirinya sendiri
Lolita bangun, gadis itu membuang botol itu kedalam tong sampah lalu berjalan masuk ke rumah Yolanda
__ADS_1