My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Tiga Puluh Enam


__ADS_3

Lolita berjalan diikuti oleh Aldi dibelakangnya, gadis itu terlihat sibuk memilih strawberry yang terlihat sudah matang dan juga besar untuk di petiknya.


Aldi membungkuk untuk memetik strawberry pertamanya "Lolita" panggil Aldi, Lolita pun membalikan badannya "Aaaa" ucap Aldi sambil menyodorkan strawberry yang ia petik ke mulut Lolita, Lolita pun tersenyum dan menggigit strawbery itu. Seketika Lolita memejamkan matanya akan rasa asam dari strawberry yang ia makan, Aldi yang melihat itu pun tertawa lalu memakan strawberry yang tadi hanya di gigit Lolita separo.


"Asam" ucap Lolita setelah berhasil menelan strawberry itu. "Iya asam, soalnya yang manis itu kamu" ucap Aldi sambil tersenyum.


"Gombal" Jawab Lolita, gadis itu terlihat tersipu malau akan perkataan Aldi.


####


"Yolanda" Panggil Regan, laki laki itu memilih untuk mengikuti Yolanda dan Sisi yang sedang berjalan jalan hanya sekedar memetik strawberry dan langsung memakannya.


"Apa?" Tanya Yolanda sambil membalikkan badannya menatap Regan.


"Yol gue duluan" ucap Sisi, setelah mendapat jawaban anggukan dari Yolanda gadis itu pun berjalan terlebih dahulu meninggalkan Yolanda dan Regan.


"Kamu tahu ngga?" tanya Regan, namun belum selesai ia bertanya sudah di potong oleh Yolanda. "Nggak" jawab Yolanda.


"Dengerin gue dulu makannya" Jawab Regan gemas. "Iya iya iya ini gue dengerin" Ucap Yolanda sambil memasang pendengarannya baik baik


Regan mengangkat tangannya kanannya yang memegang buah Strawberry berry yang sudah berwarna merah tepat didepan wajah Yolanda


"Kamu tahu nggak? kenapa meskipun buah strawberry itu warnanya merah tapi rasanya asam?" tanya Regan sambil menatap wajah Yolanda.


"Ya karena emang udah ditakdirkan rasanya asam" Jawab Yolanda apa adanya. "Salah" Jawab Regan. "terus?" tanya Yolanda sambil mengangkat sebelah alisnya lalu menatap buah strawberry dan wajah Regan bergantian.


Regan jadi gemes, gantengan dia kenapa pake natap mukanya sama strawberry secara bergantian gitu, dikiranya gantengnya bakal pindah -_-


"Karena yang warnanya merah dan manis itu bibir kamu" Jawab Regan sambil tersenyum lalu memakan buah strawberry yang ia pegang dan menatap bibir merah menggoda Yolanda yang sudah dipoles lipstik tebal setebal potongan daging ayam wkwkwk


{/}


(••)


/>❤️


speechless, Yolanda langsung memasang muka datar, sedatar aspal.


Ilmu kebegoan Lolita sudah menyebar keseluruh antero dan salah satunya ialah Regan Samuel yang bege terus dikuadratin udah kek matematika.^_^


mana gombalnya pake aku kamu lagi sok manis padahal masih manisan gula plus madu terus di tambah susu T______T


A*jayyyyy Regan gaada otak, apa kata dia tadi? bibir kamu? sumpah minta di tampol pake cium eh --..<


Yolanda seketika menyentuh bibirnya menggunakan tanganya. "Receh" ucap Yolanda sambil memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan rasa malunya akibat perkataan Regan.


"Beneran bukan receh" Jawab Regan. "Emang kamu pernah ngerasain rasanya bibir aku?" Tanah Yolanda sambil menatap Regan. Seketika ia langsung membekap mulutnya sambil memelototkan wajahnya ketika sadar akan ucapannya.


"Mulut s*alan" gumam Yolanda.


Mendengar perkataan Yolanda Regan seketika terseyem penuh Arti "Belum, makannya gue pengen coba sekarang" Ucap Regan.


ah rasanya Yolanda Ingin menghilang saja dari muka bumi ini. Yolanda kembali memalingkan wajahnya karena malu.


"Yolanda" Panggil Regan lagi, Yolanda pun kembali menoleh ke arah Regan.


"Aku tanpamu bagikan nasi bungkus lepas karetnya


Aaammmmmmmbyaaarrrrrrrr HAHAHAHAHAHA" Gombal Regan lagi lalu tertawa ngakak menertawakannya gombalan garingnya.


"Apaan sih ngga jelas" ucap Yolanda. Tawa Regan pun berhenti lalu Yolanda membalikan badannya hendak meninggalkan Regan yang menurutnya sedang kurang obat itu. Namun Regan dengan cepat memegang lengan Yolanda hingga membuat gadis itu menghentikan langkahnya, Regan menarik Yolanda hingga membuat gadis itu berbalik dan menabrak tubuh Regan.


Yolanda terkejut bukan main, gadis itu kemudian mendongak menatap Regan, dan pandangan mereka seketika bertemu dalam satu garis lurus.


"Astaga jantung gue berasa mau lompat" Gumam Yolanda yang merasa gugup dan juga deg degan berada diposisi Regan memang bahu dan juga lengannya agar tidak jatuh.


"**** gue kok jadi gugup ya" Gumam Regan yang tak kalah gugup.


Yolanda pun langsung mendorong than supaya menjauh. "Ehem" Yoalanda berdehem untuk mengurangi tingkat kegugupannya yang sudah mencapai level 100.


"Apaan sih Lo modus" Ucap Yolanda ketus semata mata hanya menyembunyikan malu dan gugup yang bercampur.


"Ngga papa modus sama calon pacar" Jawab Regan sambil terkekeh.


"Siapa juga yang mau jadi pacar Lo" Jawab Yolanda dengan judesnya.


"Sekarang gue mau nanya" Ucap Regan

__ADS_1


"Apa?"


"Kepanjangan kurma apa?"


"Apa? Gatau gajelas banget"


"Karena kamu yang pertama"


Jawaban Regan seketika membuat Yolanda kembali diam membisu dengan wajah yang sudah sangat merah sejak tadi.


"Apaan si Lo gombalnya ga jelas banget receh" Ucap Yolanda kesal yang sedari tadi digombali oleh Regan, ga tau apa kalo dirinya sekarang mencoba melindungi hatinya supaya ngga baper walau aslinya udah seneng banget kek naik rollercoaster.


"Beneran kamu emang yang pertama" Ucap Regan "Pertama dan terkahir" imbuh Regan lagi.


"Terserah deh terserah Lo mau ngomong apa, gue mau pergi aja" Ucap Yolanda lalu pergi meninggalkan Regan yang sedang menatapnya sambil tersenyum penuh arti


~"~•°•√


Sisi hanya berjalan sambil memakan strawberry yang ia petik, apalah daya gadis itu yang tidak mempunyai pasangan. Huh terlihat sangat menggemaskan bukan, namun Sisi tidak mempermasalahkan itu, ia bodo amat untuk Maslah hati.


"Hai cantik" sapa seseorang dari belakangnya. Sisi pun membalikan badannya dan mendapati seseorang yang beberapa hari yang lalu mengajaknya untuk berkenalan sedang melambaikan tangannya sambil tersenyum.


"Lo? ngapain disini?" Tanya Sisi, Laki laki itu pun kemudian berjalan menghampiri Sisi "Kenapa? ini kan tempat umum" Jawab laki laki itu sambil tersenyum.


"Lo ngikutin gue ya?" Tanya Sisi sambil menatap laki laki itu dengan tatapan mengintimidasi.


"Hahahaha" bukannya menjawab laki laki itu malah tertawa hingga membuat Sisi begitu kesal.


"Good" Jawab Laki laki itu setelah tawanya Reda. "Ngapain ngikutin? kurang kerjaan sekali" Jawab Sisi dengan ketus, buka sisi namanya kalau ngga ketus


"Santai santai, gue tadi ga sengaja lihat Lo waktu mau pergi di basement, eh ternyata jumlahnya ganjil karena cowok tiga dan cewek empat, jadi gue sengaja ikutin deh siapa tahu nanti Lo kesepian karena ditinggal sama pasangannya masing masing, dan ternyata dugaan gue bener" Ucap Laki laki itu menjelaskan.


"Ck" Sisi berdecak mendengar penjelasan dari laki laki itu, tiba tiba suara Amel yang berteriak memanggilnya membuat ia menoleh ke arah sumber suara


"SISI SINI!!!" Teriak Amel sambil melambaikan tangan, Terlihat disitu sudah ada Amel, Lolita, Yolanda, Regan, Evan, dan juga Aldi. Amel pun kemudian berjalan menghampiri teman-temannya itu dan diikuti oleh laki-laki yang mengobrol dengannya tadi.


"Lo kenapa ngikutin gue?" Tanya Amel dengan sinis pada cowok yang mengikutinya itu Sesampainya di hadapan teman temannya.


"Lo yang waktu itu di pantai kan?" Tanya Yolanda kepada cowok itu, seketika cowok itu pun tersenyum dan mengangguk, sedangakan yang lainya menatap dengan penuh tanda tanya.


dirinya yang menyadari di tatap dengan penuh tanpa tanah itu pun langsung mengulurkan tangan untuk mengajak kenalan, dan disambut dengan baik oleh Aldi.


"Affandra" Ucap Affandra menjabat tangan Lolita "Lolita" jawab Lolita


"Affandra" Ucap Affandra sambil menjabat tangan Affandra "Evan" jawab Evan


"Affandra" Ucap Affandra sambil menjawab tangan Amel "Amel" Jawab Amel


Affandra mengulurkan tangannya ke arah Yolanda yang berdiri di sebelah Amel, "Eh kita sudah" ucap Affandra sambil terkekeh " Kenalan lagi kan boleh" jawaban Yolanda ABG hendak menerima uluran tangan Affandra namun terlebih dahulu di saut oleh Regan. "Regan" ucap Regan. Affandra pun tersenyum "Affandra" Jawab Affandra setelah itu melepas jabatan tangannya.


"Udah udah sekarang ayo kita foot bareng" ucap Amel, dan yang lain pun mengiyakan


"Bisa tolong fotokan?" ucap Aldo sambil menyerahkan Handphonnya kepada Affandra.


"Dengan senang hati" Jawab Affandra menerima Hp Aldi dan mengambil beberapa gambar dengan berbagi pose.


"Sini kamu juga ikut" Ucap Lolita. "Ngga usah biar aku yang ambil gambar aja" Jawab Affandra sambil tersenyum. "Udah gapapa ikut aja" ucap Evan, Affandra pun meminta tolong untuk di fotokan oleh ibu ibu yang kebetulan lewat, dan Affandra pun berdiri di sebelahnya Sisi.


-


-


-


-


-


Author kasih bonus Visual versi Indonesia nihh


Aldi



Lolita


__ADS_1


Lolita dan Aldi dong



Andra



Salsa



Salsa Dan Andra dong



Sisi



Evan



Amel



Amel dan Evan Dong



Regan



Yolanda



Yolanda dan Regan dong



Bang Satya



Bang Satya sama Dedek Loli kesayangan Aldi



Gimana buat visual versi Indonesia nya? cocok kan? ya donggg tapi visual pokok ya bebas sesuai bayangan readers masing masing okee


-


-


-


-


-


-


-


-


Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe


jangan lupa tinggalin jejak


semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.


pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story


oke


__ADS_2