My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Dua


__ADS_3

Sesampainya di sana Lolita dibuat kagum Ternyata Andra membawanya ke sebuah taman yang terdapat air macur dan juga pernak-pernik lainnya serta lampu-lampu sebagai penghias dan juga pencahayaan


Lolita menatap ke sekeliling terlihat ketiga sahabatnya yang sedang sibuk membakar daging dengan dibantu oleh Aldi dkk.


Lolita tiba-tiba menghentikan langkahnya ketika mata gadis itu menangkap sosok Aldi.


"Andra kok ada mereka" ucap Lolita dengan tatapan bingung


Andra hanya tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban, lalu laki laki itu berjalan terlebih dahulu untuk menyusul teman temannya


"ini nih yang di tunggu tunggu baru datang" ucap Yolanda kemudian ketika melihat Lolita dan Andra berhenti di depannya


"kok Kalian bertiga nggak bilang sih kalau ternyata ini semua rencana kalian" ucap Lolita dengan kesal


"udah lo tu gak usah cemberut yang penting kan lo sampai disini semuanya kelar" jawab Sisi


mereka semua akhirnya menikmati acara Barbeque sederhana yang sudah direncanakan oleh Andra, Regan, Evan serta ketiga teman Lolita tentu saja tanpa sepengetahuan Lolita dan juga Aldi


mereka berdua duduk bersama sama sambil membakar daging, sosis, dan juga jagung sesuai dengan keinginan mereka masing masing


ntah bagaimana tapi sekarang posisi duduk mereka sungguh wow


Aldi bersebelahan dengan Lolita, Evan bersebelahan dengan Amel, Andra bersebelahan dengan Sisi dan tinggal dua manusia lagi, Regan sama Yolan


Lolita terlihat sedang membakar jagung bakar untuk dirinya sendiri, begitu juga Aldi, saat Lolita hendak membalik jagungnya tangannya tidak sengaja menyentuh tempat pembakaran hingga membuat gadis itu mengaduh kesakitan.


"Aw" ucap Lolita sambil meniup tangannya yang terasa panas


spontan Aldi langsung menyentuh jari Lolita lalu membantu meniupnya, Lolita menatap Aldi yang sedang meniup jarinya


Gimana gue ngga suka sama Lo kalau Lo perhatian gini sama gue Al, Lo itu udah ngasih harapan buat gue~ batin Lolita


tiba-tiba Aldi mengangkat wajahnya menjadi menatap Lolita hingga membuat kedua sejoli itu saling bertatapan lurus


dunia terasa berhenti dan hanya berpusat kepada mereka berdua hingga akhirnya Lolita tersadar dan buru-buru menarik tangannya


"lo nggak papa kan?" tanya Aldi kemudian


"ya gue enggak apa-apa" Lolita kembali melirik ke arah jagung bakarnya, dan betapa terkejutnya gadis itu ketika jagungnya sudah gosong hingga tidak bisa di makan lagi


"Yaa gosong" ucap Lolita kecewa


Aldi terseyum tipis, laki laki itu mengangkat jagungnya yang sudah terlihat matang lalu memberikannya untuk Lolita


"Nih untuk Lo" ucap Aldi, Lolita sejenak menatap jagung itu, lalu kembali menatap ke arah Aldi, kemudian Lolita mengambil jagung yang sudah di bakar Aldi "Terimakasih" Jawab Lolita


setelah jagung itu diterima Lolita Aldi kemudian beranjak berdiri dan berjalan pergi meninggalkan Lolita, Andra yang melihat itu kemudian mengikuti Aldi hingga mereka sampai di tempat yang agak jauh dari jangkauan teman-temannya


sedangkan Regan laki-laki itu berjalan menghampiri Lolita yang duduk sendirian menikmati jagung yang di bakarkan Aldi untuknya


"Lolita, bisa kita bicara sebentar?" Tanya Regan sambil mendudukan dirinya di sebelah Lolita

__ADS_1


"bicara aja sih Regan, Apa sih yang mau lo omongin?" tanya Lolita setelah menelan jagung yang dikunyah nya


^


"Aldi tunggu, gue mau bicara sama Lo" Aldi yang merasa namanya dipanggil segera menghentikan langkahnya, laki-laki itu kemudian membalikkan badannya dan mendapati Andra yang berdiri menatapnya


"Mau ngomong apa? mau ngomong kalau sekarang lo bahagia bisa pacaran sama Lolita" Jawab Aldi ketus


"lo itu salah paham" Jawab Andra, Andra kemudian berjalan mendekati Aldi mengambil ponselnya yang ada di saku celananya kemudian membuka video Salsa waktu di supermarket dan memperlihatkannya kepada Aldi


Aldi menata ponsel Andra dengan tatapan penuh tanda tanya


"Lo sekarang lihat video ini" ucap Andra, Aldi menerima ponsel itu, dan betapa terkejutnya Aldi ketika melihat Video Salsa dengan Rio yang terlihat baik baik saja


"itu adalah Salsa dia hanya manfaatin lo dan soal gue sama Lolita, lo itu salah paham. gue sama Lolita gak pernah menjalin hubungan apapun. Iya gue memang pernah menyatakan perasaan gue kepada Lolita, tapi Lolita menolaknya karena dia cinta sama Lo dan satu lagi lo harus tahu kenapa Lolita meminta lo untuk ngejauhin dirinya karena itu semua juga perintah dari Salsa kekasih lo itu, dan lagi, Lolita juga yang donorin darahnya buat Lo, Lolita juga yang ngejagain Lo selama Lo di rawat di rumah sakit" jelas Andra panjang lebar, Aldi terkejut mendengar semua pernyataan Andra apalagi dengan bukti video yang dibawa Andra


^


"Jadi, Aldi itu di jebak sama Salsa? jadi Aldi ga pernah cinta sama Salsa? dia hanya memanfaatkan Aldi?" Tanya Lolita setelah mendengar penjelasan dari Regan. Regan mengangguk sebagai jawaban


"dan Aldi sebenernya suka sama gue?" Tanya Lolita dengan mata yang berkaca-kaca, Dan Regan menggangguk lagi membenarkan ucapan Lolita


Lolita kemudian berdiri, gadis itu berlari mencari Aldi, Sedangakan Aldi meratapi kebodohan yang sudah menuduh Lolita selingkuh


"sekarang Lo perjuangan Lolita sebelum gue bener bener ngerebut Lolita dari Lo" ucap Andra sambil menepuk bahu Aldi


Aldi menatap tajam Andra "Gue ngga bakal ngebiarin Lo ngrebut Lolita dari gue" Jawab Aldi lalu pergi untuk meninggalkan Andra untuk mencari Lolita


^


Aldi melihat Lolita yang sedang berdiri membelakanginya, mata Aldi berkaca kaca menatap Lolita yang ternyata rela ngorbanin kebahagiaannya hanya demi kebahagiaan orang lain, padahal Kebahagiaan Aldi ada pada dirinya bukan pada Salsa.


Lolita Kemudian membalikan badannya, ditatapnya Aldi yang sedang menatapnya dengan tatapan haru, Lolita Kemudian berlalu menghampiri Aldi yang sudah merentangkan tangannya, Lolita berhambur memeluk Aldi dengan erat, sangat erat seakan tak ingin melepaskan pelukannya itu


Lolita menangis haru di dalam pelukan Aldi, sedangakan Aldi mengelus puncak kepala Lolita dengan sayang.


"Lolita maafin gue" ucap Aldi di sela sela pelukan mereka


Lolita melepas pelukannya "Gue yang seharusnya minta maaf sama Lo, gue udah salah paham hanya karena percaya dengan omong kosong orang lain, sampai sampai gue ngebiarin Lo waktu itu, gue ngga nolong Lo waktu itu" ucap Lolita masih dengan terisak


Aldi menyentuh bibir Lolitaa dengan jari telunjuknya, menandakan bahwa ia menyuruh Lolita untuk tidak melanjutkan ucapannya


"shuttt, nggak perlu minta maaf lo nggak salah, gue yang salah karena gue udah salah paham sama lo, bahkan gue nggak mau memperjuangin loh gue enggak tanya dan gue juga nggak nyelidikin penyebab lo minta gue untuk ngejauhin lo" jawab Aldi sambil menghapus air mata yang membasahi pipi mulus Lolita


"Udah jangan nangis nanti make up nya luntur, lagian dandan secantik ini untuk siapa si untuk Andra?" ucap Aldi dan menggoda Lolita, Lolita tersenyum masih dengan terisak. gadis itu kemudian mencubit pinggang Aldi, hingga membuat siempu meringis kesakitan


"aw, jangan cubit cubit sakit" ucap Aldi


"Lagian lo bilang gue dandan kayak gini untuk Andr,a orang gue juga nggak tahu kalau gue bakal ketemu sama lo Lagian ini juga yang dandanin Yolanda" jawab Lolita cemberut


Aldi tersenyum laki-laki itu kemudian sedikit mendudukan kepalanya selalu membisikan sesuatu tepat ditelinga Lolita "Je t'aime"

__ADS_1


pipi Lolita bersemu merah karena malu dan juga geli, Aldi kemudian kembali menatap Lolita dengan senyum yang tak lepas memandangi wajah merah Lolita


"Lo ngomong apa gue ga denger" ucap Lolita terseyem malu dan juga menggoda Aldi


"JE T'AIME LOLITA" Teriak Aldi, hingga membuat Lolita sangat sangat malu, hingga membuat gadis itu menyembunyikan wajahnya di dada bidang Aldi


"Ngga di bales ni ungkapan perasaan gue" ucap Aldi dengan nada kecewa, Lolita mengangkat wajahnya menatap Aldi


"Je t'aime aussi" Jawab Lolita sambil tersenyum lebar


"Apa gue ga denger" Ucap Aldi, "Katakan sekali lagi" Aldi memasang telinganya baik baik


"Ga ada pengulangan" jawab Lolita tegas


"It's okey" Aldi kemudian memegang kedua tangan Lolita


"gue cinta sama lo Lol, gue udah cinta sama lo dari sejak pertama kita pertama ketemu" Ucap Aldi dengan wajah seriusnya


"Cinta tapi pacaran sama orang lain, ga sekali tapi dua kali" jawab Lolita sambil memalingkan wajahnya


"Itu karena Lo dulu terlalu ngejar Kevin, dan yang kedua Lo udah tau kan alasannya" terang Aldi, Lolita menatap Aldi kembali, Aldi kemudian menarik Lolita ke dalam pelukannya


"Jadi sekarang kita pacaran setelah menikah ini" ucap Lolita dalam pelukan Aldi


"Bisa jadi" Jawab Aldi tertawa


"ehem, udah belum sih ini adegan romantisnya berasa jadi nyamuk deh gue di sini" ucap Yolan, entah sejak kapan teman teman mereka itu sudah ada di situ.


Lolita dan Aldi segera melepas pelukannya dan menatap sahabatnya itu dengan tatapan malu.


"Lo ngiri? kalau ngiri sini gue peluk" ucap Regan sambil memeluk Yolanda, hingga membuat gadis itu memberontak


"Modus Lo" Jawab Yolan sambil mantap Regan tajam.


"Kalian semua hutang penjelasan sama gue" ucap Lolita tiba tiba dengan tatapan tajam.


"Penjelasan apa?" Tanya Sisi.


"ini semua" Jawab Lolita.


"Besok aja deh ceritanya udah malem, kalian ga mau pulang apa? mentang mentang udah malem gandengan terus" ucap Amel sambil menatap tangan Lolita yang sedang di gandengan Aldi.


"Amel pengen di gandeng juga tuh Van" ucap Aldi pada Evan hingga membaut Amel tersipu malu, sedangakan Evan hanya Melirik Amel dengan senyum tipisnya.


~**End~


Gimana? baper nggak? harusnya ini tuh konflik masih panjang, tapi pada ngga sabar sih jadi author skip, kan author pengertian gitu wkwkwk


udah seperti crazy up ini 1449 kata, jika di buat episode biasa mungkin 3 chapter


jangan lupa tinggalin jejak biar sama sama seneng**

__ADS_1


__ADS_2