My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Lima


__ADS_3

Aldi menatap Salsa datar yang sedang menatapnya dengan senyum manisnya yang memperlihatkan kedua Lesung pipinya.


Salsa menyimpan ponselnya ke dalam saku jas almamater nya "Aldi Kenapa Masih Berdiri sini duduk?" ucap Salsa lembut sambil menepuk bangku yang ada di sebelahnya, tidak ada pergerakan dari Aldi, laki-laki itu masih menatap Salsa dengan tatapan datar nya "atau mau duduk di atas meja aja?" Tanya Salsa lagi, Gadis itu mengernyitkan dahinya heran ketika Aldi tak kunjung juga duduk. "Kenapa sih?" Tanya Salsa lagi


tanpa aba-aba Aldi langsung menarik tangan Salsa dan membawanya berjalan keluar kelas diikuti oleh Evan dan juga Regan di belakangnya " Aldi, kasar banget, kenapa sih? tangan aku sakit Aldi" ucap Salsa sambil meringis menahan sakit akibat cengkraman tangan Aldi yang cukup kuat


Sedangkan di dalam kelas semua siswa siswi berbisik-bisik membicarakan Aldi yang menarik paksa tangan Salsa bahkan tidak ada senyum ramah di wajah laki-laki itu


"kenapa tuh si Salsa kok di tarik tarik Aldi gitu" ucap Salah satu siswa A


"Iya, biasanya juga Aldi lembut banget sama Salsa" imbuh siswa B, dan terjadilah bisik bisik di antara mereka


"perasaan gue gak enak nih" ucap Amel yang mencoba membaca suasana


"kayaknya bakal terjadi perang antar sahabat nih" sahut Yolanda


"daripada kepo ikutin yuk" ucap Lolita sambil nyengir tanpa dosa dan berjalan mendahului ketiga temannya


^


Aldi menghempaskan dengan kasar tangan Salsa hingga membuat gadis itu meringis sambil memegangi tangannya


sedangkan Evan dan Regan mereka berdua berdiri di sebelah Salsa dan juga Aldi yang Saling beradu pandang.


bersamaan dengan itu Lolita dan ketiga sahabatnya itu pun tiba di atas Rooftop. Mereka berdiri di belakang Evan dan juga Regan.


"Aldi lo kenapa sih kasar banget" ucap Salsa sambil melihat bekas cengkraman tangan Aldi di lengannya. Aldi tidak menjawab laki-laki itu meraih ponsel yang ada di saku celananya kemudian membuka video yang sudah diminta dari Andra dan memperlihatkan tepat di wajah Salsa.

__ADS_1


Salsa yang melihat itu membulatkan matanya dengan sempurna sambil membekap mulutnya dengan kedua tangannya, Gadis itu terkejut bukan main. Setelah melihat itu Salsa mengalihkan pandangannya ke arah Aldi yang menatapnya dengan tatapan tajam


"Al, gue bisa jelasin" ucap Salsa dengan ketakutan


"jelaskan sekarang!" ucap Aldi dengan nada yang terdengar datar di telinga Salsa


"itu semua nggak bener itu pasti video karangan, Iya emang gue sempat pergi ke supermarket sama abang gue karena kita memang sudah baikan setelah Lo melunasi semua hutang hutang ayah gue" jelas Salsa dengan wajah takutnya namun dibuat sebiasa mungkin


"Elo Masih bisa berbohong, Setelah semuanya terbongkar" ucap Aldi dengan nada yang sedikit membentak hingga membuat Salsa terkejut hingga memejamkan matanya


"Aldi dengerin gue" Salsa tidak mampu membendung air matanya lagi, gadis itu memegang sebelah lengan Aldi, tetapi Aldi buru-buru menghempaskannya dengan kasar


"gue nggak nyangka kalau lo bisa ngelakuin ini semua ke gue Salsa, Lo bahkan bohongin gue, lo bisa ngomong baik-baik kan sama gue kalo lo itu butuh uang untuk melunasi hutang Ayah lo, lo gak perlu menggunakan cara rendahan seperti itu, gue pasti bakal ngasih ke Lo, dan satu lagi gue juga tahu kalau lo yang nyuruh Lolita buat jauhin gue padahal Lo tahu kan kalau gue tuh cinta sama lolita" Aldi mengucapkan kata-kata itu dengan nada membentak sehingga membuat ketakutan dan membuatgadis itu memejamkan matanya sambil menangis. Aldi bisa saja melakukan itu di dalam kelas tapi Aldi masih memiliki hati nurani, sehingga ia tidak ingin mempermalukan Salsa di depan umum.


"Aldi maafin gue, gue ngelakuin itu semua karena punya alasan" ucap Salsa sambil tersedu-sedu


Salsa menghapus air matanya, gadis itu kemudian menatap Aldi "gue ngelakuin ini semua karena gue cinta sama lo Aldi, Gue suka sama lo dan gue udah suka sama lo sejak lama tapi dengan mudahnya Loli datang dan dapetin hati lo" ucap Salsa dengan berteriak


"itu nggak bisa dijadiin alasan Salsa, alasan lo itu konyol" Bentak Aldi yang mulai hilang kesabaran


"konyol lo bilang, lo bilang perasaan gue konyol gue ini sedang berjuang Aldi" Tutur Samsa sambil menunjuk dada Aldi menggunakan jari telunjuknya.


"Lo tahu kan gue itu suka sama Lolita sudah sejak dulu, dimana gue bahkan belum kenal Lo" Lolita yang mendengar itu sedikit terkejut namun ia merubah ekspresinya menjadi biasa aja.


"lo tahu itu bukan cinta namanya, itu hanya Sebuah Obsesi lo yang ingin memiliki gue" Aldi mulai menurunkan nada bicaranya.


"ya gue memang terobsesi sama lo karena lo itu tampan lo juga kaya lo itu sempurna" Ucap Salsa masih dengan nada bicara tinggi

__ADS_1


"gue gak nyangka kalau lo seperti ini Salsa, gue kira lo itu gadis polos yang baik tapi ternyata lo itu gaada bedanya sama gadis gadis di luar sana yang hanya mengejar obsesi dan materi semata. Sekarang kita putus." ucap Aldi tegas lalu pergi meninggalkan Salsa yang diam membisu


"gue gak nyangka ternyata lo bisa berubah seperti ini Salsa, lo bukan Salsa yang gue kenal" ucap Evan lalu membalikkan badannya mengikuti Aldi yang juga meninggalkan Salsa diikuti dengan Regan. Aldi menghentikan langkahnya di depan Lolita laki-laki itu menatap lekat wajah cantik Lolita yang juga menatapnya, Aldi meraih jemari Lolita menggandengnya lalu mengajaknya turun bersama.


sedangkan Evan laki-laki itu Berhenti sejenak menatap wajah Amel lalu berjalan mendahului meninggalkan gadis itu yang menatap lurus, sedangkan Regan bodo amat.


Amel Sisi dan juga Yolanda yang masih di situ berjalan menghampiri Salsa yang sekarang sudah tertunduk sambil menangis


"itu pelajaran buat lo Salsa, Lo yang menghancurkan kepercayaan sahabat lo sendiri, dan sekarang nikmati hidup lo yang penuh dengan kebohongan itu" ucap Sisi lalu berbalik meninggalkan Salsa yang masih diam membisu sambil memejamkan matanya dengan airmata yang tak henti-hentinya mengalir membasahi pipi mulusnya diikuti oleh Amel dan juga Yolanda


setelah kepergian semua orang Salsa semakin menangis histeris, Gadis itu menyesali kebodohannya yang malah membuat Aldi menjadi membencinya


seorang laki-laki berdiri di hadapan Salsa dan memberikan sapu tangan, Salsa mendongakkan kepalanya ketika melihat Sepasang sepatu berada di depannya, dan mendapati Andra yang sedang menatapnya


"Ngapain lo di sini lo mau ngejek gue" ucap Salsa sambil menghapus sisa-sisa air matanya


"Siapa juga yang mau ngejek lo orang gue mau memberikan sapu tangan ini untuk lo" Andra masih dengan posisi mengulurkan sapu tangan itu


Salsa sejenak menatap sapu tangan itu kemudian meraihnya, Andra masih mengulurkan tangannya Salsa Paham akan maksud Andra, Gadis itu langsung meraih uluran tangan Andra dan berdiri dengan dibantu oleh Andra


"lo nggak mau balik ke kelas?" tanya Andra sambil menatap Salsa


"gue nggak mau balik ke kelas gue malu kalau wajah sembab kayak gini" jawab Salsa sambil mengelap ingusnya


tanpa menjawab Andra berjalan menuju sofa kusut yang ada di Rooftop itu, laki-laki itu mendudukkan dirinya sambil memejamkan matanya.


Salsa yang melihat itu berjalan menyusul Andra dan mendudukkan dirinya di sebelah Andra.

__ADS_1


__ADS_2