My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Empat Puluh Enam


__ADS_3

Aldi yang sedang mengemudikan mobilnya itu pun menghentikan mobilnya ketika Handphonnya berdering.


Aldi menggeser tombol hijau mengangkat telfon dari Evan sahabatnya itu


"Hallo Al, Lo dimana? ini sudah lebih dari sejam dan ko sama Lolita belum juga sampai" Ucap Evan di sebrang telfon.


"Acaranya ngga jadi, mending Lo suruh semua orang untuk pulang" Jawab Aldi frustasi karena tak kunjung menemukan Lolita.


"Kenapa? Lo sama Lolita baik baik aja kan?" Evan bertanya dengan membuat semua orang mendekat kearahnya.


"Udah lo ke rumah gue aja nanti gue ceritain semuanya sekarang gue mau cari Lolita dulu" ucap Aldi lalu menutup teleponnya dan kembali melajukan mobilnya untuk mencari Lolita.


"Kenapa Aldi sama Lolita baik-baik aja kan?" tanya Wilna yang juga ikut khawatir.


"Aldi bilang kita semua disuruh pulang bun katanya dia ada sedikit urusan dengan Lolita nanti dia akan jelasin di rumah" Tutur Evan.


"Apa terjadi sesuatu sama Lolita?" Tanah Amel pada Evan yang juga ikut cemas. Evan Kun menggeleng.


Dan semua orang pun memutuskan untuk pulang, Evan terlebih dahulu mengantarkan Amel pulang lalu kembali kerumah Aldi, begitu pula dengan Regan yang mengantar Yolanda pulang terlebih dahulu lalu pergi kerumah Aldi, sedangakan Sisi ia pulang menggunakan taxi.


sesampainya di rumah aku langsung masuk ke dalam kamarnya tetapi laki-laki itu tidak mendapati Lolita berada di kamar, Aldi pun masuk ke dalam ruang ganti nya dan mengecek ke dalam almari pakaian milik Lolita. Aldi menghela nafas lega ketika melihat pakaian Lolita masih utuh di dalam almari.


Aldi pun kembali turun dan hendak pergi untuk mencari Lolita namun ia urungkan karena ternyata ayah dan Bundanya sudah pulang begitu juga dengan Regen dan juga Evan yang sudah menunggunya di ruang tamu.


"di sini coba kamu cerita sama Ayah kenapa caranya bisa batal mendadak, Terus di mana Lolita?" Tanya Putra. Aldi pun mendudukkan dirinya didepan ayahnya itu, siap menerima intograsi dari papanya.


Wilna yang aneh saja muncul setelah menidurkan Aldo di kamar pun mendudukkan dirinya sebelah suaminya.


"Aldi juga tidak tahu yah, Lolita ada di mana" jawab Aldi dengan wajah yang bingung dan juga frustasi.


"coba kamu ceritakan apa yang terjadi!" perintah Putra.


Aldi pun menceritakan kepada ayahnya dimulai dari Salsa yang meminta tolong kepada Nya dan meminjam uang kepada Nya sebanyak 500 juta untuk membayar hutang ayahnya dan juga menceritakan Kenapa ia bisa bertemu salsa di hotel yang ternyata akan mengadakan pernikahan di Hotel yang sama dengan ia mengadakan pesta anniversary-nya dengan Lolita. dan Aldi juga menceritakan saat Lolita memanggil namanya ketika ia mengatakan akan bertunangan dengan Salsa.


~•••~


Lolita melihat mobil yang dikendarai oleh ayahnya dan juga Abangnya itu masuk ke pekarangan rumah.


Nita pun terkejut melihat putrinya yang basah kuyup dan kedinginan menangis di depan pintu. Nita segera turun dan menghampiri putrinya itu dan Lolita pun langsung memeluk mamanya tanpa memperdulikan keadaannya yang basah kuyup dan bisa menyebabkan mamanya ikut basah.


"Sayang kenapa kamu nangis dan lagi kenapa biasanya bisa sampai batal?" Tanya Nita khawatir.

__ADS_1


"Mending kita masuk dulu, dan Lolita kamu ganti baju dulu supaya ngga masuk angin" Ucap Doni sambil membuka pintu, Lolita pun mengangguk lalu masuk ke dalam rumahnya, gadis itu masuk kedalam kamarnya untuk mengganti bajunya.


tak lama Mama, Papa Dan juga Abangnya itu pun masuk kedalam kamarnya Sudah dengan pakaian rumahan biasa.


Nita mendudukan dirinya di tepi ranjang Lolita. "coba kamu cerita sama Mama apa yang terjadi" Ucap Nita sambil menatap wajah sembab putrinya itu.


Lolita menceritakan apa yang ia lihat dan ia dengar waktu di hotel tadi, air mata gadis itu pun sudah membasahi pipi mulusnya, Nita yang mendengar cerita dari putrinya itu pun menarik Lolita ke dalam pelukannya.


"Aldi benar-benar keterlaluan anak itu perlu dikasih pelajaran" Ucap Satya geram setelah mendengar cerita dari adiknya. Begitu pula dengan Doni yang terlihat sangat emosi.


Tiba tiba Handphon milik Doni berbunyi, menandakan ada sebuah telfon, nama Putra tertera dilayar ponselnya.


Putra pun menggeser tombol hijau Lalu menempelkan Handphonnya ketelinganya.


"Hallo Don, Apa Lolita pulang kerumah kamu?" Tanya putra di sebrang Telfon.


"Iya, Lolita sementara akan tinggal dirumah ku" Jawab Doni.


"Lolita sudah cerita semuanya?" Tanya putra Lagi.


"Iya" Jawab Doni, setelah itu ia pun mematikan telfonnya sepihak.


"Ya udah mendung sekarang kamu istirahat dulu, kamu tenangkan diri kamu dulu" Ucap Doni pada putrinya, Nita pun mengangguk sambil mengelus wajah Lolita.


"Ini yang aku takutkan, mereka masih terlalu kecil untuk membina yang namanya rumah tangga" Ucap Nita Sesampainya mereka sudah berada di ruang keluarga.


"Satya perlu memberi pelajaran sama Aldi" Ucap Satya geram.


"Kalian tenang dulu, jangan emosi siapa tahu ini semua hanya Salah faham" Ucap Doni menenangkan


"Salah paham gimana pa? jelas jelas Lolita melihat dan mendengar dengan mata kepalanya sendiri" Ucap Nita Kesal karena suaminya itu tidak mendukungnya.


###***###


Lolita tidur miring membelakangi pintu, air mata gadis itu tak henti hentinya keluar.


Tiba tiba Lolita teringat jika ini adalah Anniversary pernikahannya yang pertama. dan ia malah mendapatkan kejutan yang berbeda dari yang lain.


Ketika semua pasutri merayakan anniversary nya dengan bahagia, Tetapi tidak dengan dia yang malah merayakan anniversary nya dengan kenyataan pahit yang penuh dengan air mata.


kata orang ketika pernikahan sudah menginjak lima tahun maka masalah akan sering muncul, tetapi itu hanya sebatas kata orang namun kenyataannya belum sampai setahun Lolita sudah menghadapi banyak masalah dalam rumah tangganya dan sekarang tepat satu tahun pun mendapatkan masalah yang lebih besar dari sebelumnya.

__ADS_1


••°°••°°••°°••


Aldi merasa frustasi berada di kamarnya pasalnya ia dilarang ayahnya untuk menemui Lolita terlebih dahulu dengan alasan memberikan Lolita waktu untuk sendiri.


Aldi mengacak acak Rambutnya, baru saja ia merasakan kebahagiaan dengan Lolita dan sekarang sudah terjadi masalah lagi dalam hubungan.


"Udah mending sekarang Lo tidur, dan besok Lo kerumah Lolita untuk menjelaskan semuanya" Ucap Evan yang masih setia menemani sahabat itu.


"Gue takut jika Lolita ngga mau dengerin penjelasan gue" Ucap Aldi yang semakin frustasi mengigat dulu ia sangat sulit untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada Lolita.


"Gila Salsa udah pernah ena ena, udah ngga prawan dong" Celetuk Regan tiba tiba, membuat ia dihadiahi jitakan dari Evan.


"Otak Lo itu benar benar minta di servis" Tutur Evan.


-


-


-


-


-


-


-


-


-


Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe


jangan lupa tinggalin jejak


semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.


pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.


Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story

__ADS_1


oke


__ADS_2