
Sebelumnya autor mau mengucapkan terima kasih untuk para pembaca autor yang udah Setia mengikuti cerita autor sampai episode ke-100
dan juga terima kasih untuk para pembaca autor yang sudah meninggalkan jejaknya
oke semangat mengikuti kelanjutan jalan ceritanya Aldi sama Loli
-
-
-
-
-
-
-
Lolita langsung mendudukkan dirinya di sebelah Sisi
"lama banget sih lo orang ke supermarket depan doang juga" ucap Amel
__ADS_1
"mana camilannya?" tanya Yolanda. Lolita langsung meletakkan kresek yang sedari tadi di bawahnya di atas meja tanpa berbicara sepatah kata pun
"Lo kenapa? Lo baik-baik aja kan?" tanya Sisi yang melihat wajah Lolita tidak seceria saat pertama kali mereka berkumpul
"gue tuh Lagi mikir guys" sahut Lolita
"mikir apaan sok-sokan lo pake acara mikir segala, orang biasanya juga otak lo nganggur nggak digunain" jawab Sisi
"Lagi mikir Bagaimana caranya menyantet Sasuke" jawab Lolita dengan muka sok polos nya, Sisi kan jadi datar mukanya Nyesel udah tanya sama Lolita pengennya nyakar gitu rasanya
sedangkan Amel dan Yolanda menatap datar Lolita tidak heran mereka dengan Lolita yang polos nya naudzubilah entah polos atau ****
^
Lolita membuka matanya ketika sinar matahari memaksa masuk menerobos ke kamar seorang gadis yang berwarna dominan pink, Gadis itu kemudian bangun lalu merenggangkan otot-ototnya yang terasa sangat kaku, terlihat Amel yang tidur di sebelahnya dengan tengkurap sembarangan, sedangkan Yolanda dan Sisi tidur di kasur lantai bawah dengan posisi kaki Yolanda yang menumpangi tubuh Sisi
setelah Yolanda Sisi dan Amel selesai membersihkan diri mereka bertiga turun menuju lantai bawah bersama-sama, terlihat Lolita yang sedang duduk sambil menyangga dagunya
Yolanda Amel dan Sisi tersenyum licik sepertinya ada rencana jahil yang akan mereka lakukan
mereka bertiga berjalan mengendap-endap lalu
"Duaaarrrrrrr"
__ADS_1
ketika teman Lolita itu mengagetkan Lolita yang sedang melamun hingga membuat Lolita berteriak "Eh kebakaran", Hal itu membuat ketiga temannya tertawa terbahak bahak
"Sialan kalian bertiga emang dasar teman laknat" Gerutu Lolita sebal
"Abis lo pagi-pagi udah ngelamun kerasukan setan baru tau rasa lo" Ucap Yolanda sambil mengambil posisi duduk, diikuti Amel dan juga Sisi
"mikirin apa sih sampai nggak sadar kalau kita bertiga datang" ucap Amel
"mikirin kalian bertiga yang tidurnya udah kaya macan lagi perang" Jawab Lolita, sambil memakan nasi goreng yang sudah di siapkan Asisten Rumah tangga Yolanda
"macan macan lo itu macan" Jawab Yolanda tak terima
"kebiasaan deh kalau makan selalu aja berdebat" ucap Sisi menengahi
"Iya Madam Sisi Iya nggak debat lagi kok Dedek Lolita diem" ucap Lolita
mereka berempat akhirnya melanjutkan sarapannya dengan diam
^
Sesampainya di kelas mereka berempat langsung mendudukkan dirinya di tempat duduknya masing-masing
"bener-bener gila, kalau mama gue di rumah itu ya pasti dia udah teriak gini Yolanda kamarnya di rapiin dulu masak cewek kamarnya seperti kapal pecah begini ucap Yolanda sambil mengingat keadaan kamarnya yang sudah persis seperti kapal pecah.
__ADS_1
sedangkan Lolita, Sisi dan Amel tertawa terbahak-bahak melihat Yolanda yang memparodikan mamanya
"Dasar anak durhaka loh Yol" Jawab Lolita sambil meredakan tawanya