
Sore harinya Lolita dan teman teman temanya pergi ke pantai sekalian untuk melihat sunset.
"Kita foto bareng yuk" Ajak Amel pada teman temannya.
"Boleh deh, kita juga belum pernah foto bareng iya kan" Ucap Yolanda Antusias.
"Siapa yang fotoin ini?" Tanya Lolita. "Biar gue aja" Jawab Sisi. "Jangan, kita minta tolong orang lain aja, nanti ngga lengkap" Ucap Lolita menyahuti.
tiba tiba seorang bapak paruh baya pun lewat, Aldi pun berjalan menghampiri bapak itu. "Permisi pak" Ucap Aldi sopan. "Iya kenapa?" Tanya bapak itu. "Boleh minta tolong fotoin?" Tanya Aldi bapak itu. bapak itu pun mengangguk dan menerima ponsel milik Aldi.
Kini posisinya Aldi, Lolita, Sisi, Yolanda, Amel, Evan dan Regan untuk pengambilan pose pertama.
"Kalian tinggal ganti pose aja, biar nanti saya tinggal ambil gambarnya" ucap bapak itu memberi instruksi.
"Oke pak" jawab Lolita dan Yolanda sambil mengacungkan jempolnya.
Kini posisinya berubah, Lolita di sebelah Aldi di pojok kanan, sedangakan Amel dan Evan di sebelah kiri, dengan Regan yang berada di tengah dengan diapit Yolanda dan juga Sisi.
mereka berganti ganti pose sampai akhirnya terampil lebih dari sepuluh foto. Aldi pun mengambil ponselnya dari bapak paruh baya itu dan mengucapkan terimakasih.
Mereka melihat lihat hasil foto mereka. "Ini bangus banget" Ucap Amel ketika melihat foto dengan ia yang saling bertatap muka dengan Evan, Dan juga Lolita yang saling bertatap muka dengan Aldi, dengan Lolita yang memegang rahang tegas Aldi, Sera Aldi yang memegang pinggang Lolita mesra. Dan juga Regan yang memegang tangan Yolanda sambil menatap Yolanda, Serta Sisi yang juga memegang tangan Regan sambil menatap Regan dan Yolanda tanpa senyum seakan ada cinta segitiga di antara mereka.
mereka menggeser lagi, "ini juga bagus banget" Ucap Lolita yang melihat pose dirinya sedang di peluk Aldi dari belakang dan Lolita yang mendongak menatap Aldi sambil tersenyum. Sedangkan Yolanda dan Sisi sing menarik Regan, serta Amel dan Evan yang berpelukan mesra.
"Ya udah pulang dari Bandung kita cetak" ucap Yolanda antusias.
akhirnya mereka pun mulai bermain di panti untuk menikmati sore hari yang menyenangkan ini.
Lolita dan Aldi memutuskan untuk menikmati Sunset berdua, begitu pula dengan Amel dan juga Evan. Sedangkan Regan pamit untuk kembali ke resort sebentar untuk mengambil ponselnya.
Kini tersisa Sisi dan juga Yolanda yang sedang duduk berdua, memainkan pasir yang putih yang ada di genggamannya.
Tiba tiba seorang cowok mengampiri Merkea berdua, laki laki itu mendudukkan dirinya di sebelah Sisi. "Hai" Sapa laki laki itu sambil tersenyum menatap ke arah Sisi dan juga Yolanda.
"Hai" Jawab Yolanda ramah, tapi tidak dengan sisi yang masih pasang muka datar.
__ADS_1
namun tiba tiba Regan muncul dan langsung mendudukkan dirinya di sebelah Yolanda. "Siapa Lo? mau gangguin cewek gue?" Tanya Regan dengan ketus.
"ini cewek Lo semua?" Tanya cowok itu yang duduk di sebelahnya Sisi. "Ya nggak lah" Jawab Regan sewot.
"Beb main yuk" Ajak Regan pad Yolanda. Laki laki itu berdiri lalu mengulurkan tangannya kepada Yolanda. Ntah kenapa bukanya menolak Yolanda Malah menerima uluran tangan Regan. Yolanda pun berdiri dengan di bantu oleh Regan.
"Si, Lo mau ikut kita nggak?" Tanya Regan pada Sisi sebelum mereka pergi. "Ogah banget jadi obat Lamuk" Jawab Sisi ketus.
"Ya udah Lo hati hati sama tuh orang kagak dikenal" ucap Regan, setelah mengucapkan itu ia pun pergi meninggalkan Sisi dengan menggandeng tangan Yolanda.
Setelah kepergian Yolanda, Sisi hendak berdiri untuk kembali ke resort, namun laki laki yang di sebelah itu memegang tangannya hingga membuat Amel mengurungkan niatnya dan menatap laki laki itu dengan tatapan datar.
"Disini aja sama gue" Ucap laki laki itu sambil tersenyum. "Lepasin tangan Lo" ucap Amel sambil melirik tangannya yang di pegang oleh lelaki yang belum ia kenal itu. Laki laki itu pun langsung melepas tangan Amel. "Maaf" Ucap Laki laki itu, sedangakan Amel hanya diam tak menjawab.
"Gue Affandra" ucap laki laki itu sambil mengulurkan tangannya kepada Sisi, Sejenak Sisi hanya menatap tangan lelaki yang ia rasa Sksd dengannya itu, namun akhirnya ia pun menerima uluran tangan laki laki yang mengaku sebagai Affandra. "Sisi" Jawab sisi singkat lalu Kemabli melepas tangannya.
"Kamu gadis yang tinggal di resort sebelah ya?" Tanya Affandra mencoba untuk mengajak Sisi mengobrol. "Hm" Sisi hanya berdehem sebagai jawaban.
"Gue sempat penasaran siapa yang ngisi resort sebelah, kayaknya rame banget eh ternyata cewek cantik" Ucap Affandra terseyum menatap wajah Sisi yang menatap Lurus kelautan yang kini sudah gelap.
"Boleh, kau Lo mau dengerin cerita gue" Jawab Fandra masih dengan senyum manisnya. Sisi segera memalingkan mukanya tidak mau larut dalam pesona laki laki yang baru ia kenal itu.
^
•
•
❛❜
"Loli" Panggil Aldi lembut, Lolita yang sedang mengukir namanya dan juga Aldi di atas pasir itu pun menoleh ke arah Aldi.
"Hubungan kita ini bukan cuma sebatas pacaran atau TTMan, jadi gue minta sama Kamu tolong kamu selalu jaga perasaan ku, Jujur aku tidak suka dengan kedekatan kamu sama Andra" Ucap Aldi sambil menatap wajah Lolita dengan intens.
Lolita terseyem lembut, gadis itu kemudian menggenggam pasir dalam tangannya. Aldi pun melihat apa yang sedang Lolita lakukan. "Kamu lihat pasir ini" ucap Lolita sambil menatap pasir yang lepas dari genggaman eratnya. "Semakin kamu genggam erat pasir ini, semakin kamu kencangkan genggaman kamu, maka pasir ini akan semakin lepas" Ucap Lolita kemudian melepas genggaman pasir itu, kemudian pandangan teralihkan untuk menatap Aldi. begitu pula Aldi yang juga menatapnya.
__ADS_1
"Jadi, intinya semakin di kekang maka orang itu akan semakin jauh, aku tahu jika kita itu bukan lah sekedar hubungan pacaran, namun kita juga harus saling memahami, kita ini masih sama sama remaja dan tentu saja kita perlu untuk menghabiskan waktu bersama dengan teman teman kita. meskipun kita terikat dalam hubungan sayang sah dan sakral tetapi tidak harus kita sing mengekang satu sama lain, intinya kita itu saling percaya saja, kamu tahu akan aku itu mencintai kamu, meskipun aku dekat dengan Andra biakan berarti aku mempunyai rasa dengan Andra" Lolita menghentikan ucapannya sekedar untuk mengambil nafas.
"Jadi marilah kita menjalani hubungan ini sesuai dengan alurnya, kita nikmati saja prosesnya tanpa harus menghilangkan masa masa remaja kita, aku juga tidak akan melarang kamu untuk Kembali dekat dengan Salsa, tapi dekat sebagai teman, meskipun kian dekat bukan berarti kamu punya rasa kan sama Salsa" Ucap Lolita lembut seraya tersenyum manis.
"Meskipun kalian dekat tapi masih perlu memperhatikan batasan" Jawab Aldi, Lolita pun mengangguk "Iya, Aku akan selalu membatasi aktivitas ku dengan laki laki lain kecuali suamiku ini" ucap Lolita sambil mencoel hidung mancung Aldi.
"Ya udah, sekarang kita kembali ke resort udah malam, udaranya juga semakin dingin" ucap Aldi sambil berdiri, Aldi mengulurkan tangannya untuk membantu Lolita berdiri, dan mereka pun berjalan bergandengan menuju resort.
-
-
-
-
-
-
-
-
Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe
jangan lupa tinggalin jejak
semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.
pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.
Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story
oke
__ADS_1