My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Delapan


__ADS_3

ketika Lolita dan Aldi yang sedang romantis-romantisan di kamar mereka, terlihat seorang gadis yang sedang duduk bersandar di sandaran ranjang sambil memeluk kedua lututnya, Gadis itu tak lain dan tak bukan adalah Salsa


"gue sangat menyesal membohongi Aldi hanya demi sebuah obsesi" gumam Salsa lirih, Tak jarang air mata gadis itu lolos dari pelupuk mata indahnya itu


Flashback


Salsha menatap Andra yang duduk di sebelahnya sambil memejamkan matanya serta melipat kedua tangannya di belakang kepala dan bersandar di sandaran sofa


"kenapa lo lakuin itu?" Tanya Salsa sambil menatap lekat-lekat wajah Andra


"Apa?" tanya Andra tanpa merubah posisinya


"kenapa Lo baik sama gue ketika semua orang ninggalin gue" Salsa berucap sambil menatap sapu tangan yang ia mainkan itu dengan jari jemarinya itu. Andra membuka matanya, merubah posisinya menjadi menatap lurus kedepan sambil memainkan kedua tangannya di depan "Karena gue tau bagaimana rasanya ditinggalkan" Jawab Andra dengan nada bicara yang terdengar sangat datar


"Jika kamu tau bagaimana rasanya di tinggalkan berarti lo tahu kan, seperti apa perasaan gue, ketika orang yang gue suka selama bertahun tahun ternyata menyukai orang lain" ucap Salsa sambil menatap Andra yang masih tetap menatap Lurus


"Gue lebih tau dari pada Lo" Jawab Andra sambil menatap Salsa sekilas Lalu kembali menatap Lurus


Salsa terseyem sinis, "Lo suka kan sama Lolita" Salsa menjeda ucapnya "Dan Lo juga ngga suka kan sama Aldi" Salsa melanjutkan ucapnya masih dengan terseyem sinis


Andra menatap Salsa hingga membuat mereka saling bertatapan lurus "itu bukan urusan Lo" Jawab Andra dingin


Salsa terseyem sinis seakan ada sebuah rencana jahat yang gadis itu fikirkan "Gue tau Lo suka sama Lolita, bagaimana jika kita kerja sama buat ngehancurin hubungan mereka, dengan begitu Lo bisa bersama dengan Lolita dan gue bisa bersama dengan Aldi" Ucap Salsa berharap Andra akan menyetujui usulnya dan mau membantunya untuk mendapatkan Aldi kembali


"Kenapa Lo ngajak gue ngelakuin itu?" Tanya Andra sambil mengangkat sebelah Alisnya


"Karena kita sama sama di pihak yang tersakiti" Jawab Salsa lagi


"Jika Lo tau bagsimana rasanya di sakiti kenapa Lo mau menyakiti orang lain?" Tanya Andra yang berhasil membuat Salsa bungkam "Lo sudah pernah melakukan kesalahan, dan itu sangat merugikan lo karena lo harus kehilangan orang-orang yang Lo sayangi, hanya demi sebuah ego lo, dan lo mau melakukan hal yang sama bukankah itu terlihat sangat bodoh, dan malah membuat dirimu yang sebagai wanita itu kehilangan harga diri" ucapan Andra benar-benar menohok hati Salsa, hingga membuat gadis itu diam seribu bahasa sambil menatap Andra intens.


Salsa yang hanya diam dan tak kunjung berbicara itu membuat Andra kembali membuka mulut "jika lo itu memang benar-benar cinta sama Aldi, maka lo harus rela berkorban buat orang yang lo cinta itu, bukan malah menghancurkan kebahagiaannya dengan cara lo membohonginya dan membuat orang yang dia cinta menjauhinya" Andra menjeda Kalimantan, "Gue tahu lo hanya ingin mendapatkan Aldi, tapi jika Aldi bukan buat lo, lo bisa apa?, sekeras apapun Lo ngejar dia, jika dia ngga mau Lo tangkap maka dia akan terus lari jauh dari Lo, dan semakin dia jauh maka Lo akan semakin kehilangan" Ucap Andra Kemudian pergi meninggalkan Salsa yang masih duduk termenung mencerna semua ucapan Andra


Flashback off


"Gue harus minta maaf sama Aldi" ucap Salsa lirih "Tapi apa mungkin Aldi masih mau maafin gue" imbuh gadis itu lagi


^


Hari ini Lolita memutus untuk pergi ke rumah orang tuanya karena gadis itu sangat merindukan papa dan mamanya

__ADS_1


di sepanjang perjalanan itu hanya terlihat keheningan karena Lolita sibuk bermain ponsel membalas pesan pesan dari sahabat sahabatnya, Tiba tiba ponsel Aldi yang di letakkan di sebelahnya itu bergetar menandakan ada sebuah notifikasi pesan masuk


"Ponsel Lo menerima pesan tuh" ucap Lolita ketika melirik ke arah ponsel Aldi


"Paling juga dari operator iseng" Jawab Aldi masih fokus dengan mengemudinya


Tanpa meminta ijin sang pemilik ponsel, Lolita langsung menyahut ponsel Aldi begitu saja, dan betapa terkejutnya gadis itu ketika melihat wallpaper foto Aldi yang ternyata adalah fotonya


"udah jangan dilihat lama-lama" ucap Aldi yang menyadari ketika Lolita sedang memandangi foto wallpaper nya


Lolita langsung membuka aplikasi WhatsApp, dan benar saja ada sebuah pesan masuk dari Salsa


"Ini dari Salsa bukan dari Operator iseng" ucap Lolita sambil melirik ke arah Aldi


"Biarin aja" Jawab Aldi acuh


"Katanya dia mau ngomong sesuatu sama Lo" ucap Lolita lagi setelah membaca isi pesannya


"Biarin aja" Jawab Aldi acuh


"Jangan gitu lah, siapa tahu dia mau ngomong penting" Jawab Lolita, tanpa meminta ijin, Lolita langsung mengetikan balasan pesan untuk Salsa


Aldi


tak lama pesan itu langsung di read oleh Salsa dan Salsa pun mengetik jawaban


Salsa


Kita bisa ketemu sebentar di kedai pepo


Lolita membaca balasan pesan itu, lalu menatap ke arah Aldi, Aldi yang merasa di tatap melirik ke arah Lolita sekilas "Kenapa?" Tanyanya


"Salsa minta ketemu sama Lo di kedai Pepo" ucap Lolita


"tidak perlu kita langsung Kerumah mama aja" jawab Aldi tanpa menoleh


"sebaiknya kamu temui dia sebentar saja, siapa tahu dia mau ngomong penting sama kamu" Ucap Lolita berharap laki laki di sebelahnya itu mau menuruti permintaannya, Aldi yang mendengar ucapan Lolita barusan menghentikan mobilnya secara mendadak


"Lo tadi bilang apa?" Tanya Aldi sambil menatap Lolita

__ADS_1


"Emang gue bilang apa? orang gue minta Lo buat nemuin Salsa" Jawab Lolita gugup yang sadar akan ucapan barusan bahwa ia memanggil Aldi dengan kata kamu


"Kok balik Lo gue lagi" ucap Aldi ketus, "Sekarang pakenya aku kamu aja" imbuh Aldi


"Ngga ah, Lo gue aja" Jawab Lolita


"Aku kamu atau gue ngga mau nemuin Salsa" ucap Aldi sambil kembali melajukan mobilnya ketika mobil di belakangnya sudah mendemonya dengan suara tlakson mereka


"Ya udah, sekarang kamu temuin Salsa dulu baru kita ke rumah Mama" Ucap Lolita sambil menatap Aldi yang sedang memasang muka jutek


"Nah gitu dong, sekarang kamu temenin aku ke sana" Jawab Aldi sambil tersenyum


^


Sedangakan di kedai Pepo sudah setengah jam lebih Salsa menunggu kedatangan Aldi sambil mengaduk aduk coffie latte yang ada di depannya itu, sebentar sebentar gadis itu melihat ke arah pintu masuk, namun selalu memasang raut wajah kecewa ketika yang masuk ternyata adalah orang lain.


Helaan nafas kembali terdengar dari gadis yang sama yang masih setia dengan duduknya "Sepertinya Aldi ngga akan datang" ucap Salsa lirih, terdengar gadis itu sangat kecewa


Saat hendak berdiri tiba tiba suara dari belakangnya membuat gadis itu mengehentikan niatnya "Apa yang mau Lo omongin sama gue" ucap laki laki itu dengan suara dingin, Salsa membalikan badannya "Aldi, gue kira Lo ngga akan datang" Jawab Salsa sambil tersenyum namun tidak mendapat balasan dari Aldi, Mata Salsa melirik ke arah tangan Aldi yang sedang menggenggam tangan Lolita


"Ah iya silahkan duduk dulu" ucap Salsa sambil tersenyum mempersilahlan Aldi dan Loli untuk duduk di tempat duduk di depannya


" Gue ngga punya banyak waktu" jawab Aldi masih dengan nada bicara dingin


Tanpa aba-aba Lolita langsung menarik tangan Aldi untuk duduk, gadis itu kemudian memanggil seorang pelayan


"Mau memesan apa kak?" Tanya pelayan laki laki itu sambil tersenyum ramah ke arah Lolita


"Hojicha keju 2" ucap Lolita sambil tersenyum


pelayan itu menulis pesanan Lolita


"Sejak kapan Aldi suka Hojicha keju, buaknnya Aldi suka cappucino?" ucap Salsa sambil menatap Lolita


"Ya udah Hojicha keju satu sama capuccino 1" Ralat Lolita sambil tersenyum


pelayanan itu baru saja akan menulis kembali pesanan Lolita tapi suara Aldi menghentikan pelayanan itu


"Tidak perlu, apapun yang di pesan kekasih saya, saya suka" Jawab Aldi dingin sambil menatap Salsa

__ADS_1


"Aldi bahkan tidak menolak yang di pesankan Lolita" Batin Salsa


"Silahkan di tunggu pesanannya" ucap Pelayan itu lalu undur diri


__ADS_2