
Sore ini mereka belanja di supermarket, rencananya mereka akan memasak untuk pasangan masing masing.
"Udah kebeli semua yang dibutuhkan untuk masak?" Tanya Aldi. Lolita pun kembali mengecek kedalam keranjang yang di bawa oleh Regan di bantu dengan Amel. "Udah" Jawab Lolita ketika ia rasa sudah tidak ada yang terlupa.
"Ya udah kalau gitu kalian tunggu aja di mobil, biar gue yang antre di kasir" ucap Regan yang mendapat persetujuan dari teman temannya.
Saat teman temannya sudah keluar, Regan pun mengantre di barisan paling belakang. Tiba tiba seseorang menepuk pundaknya. Regan pun membalikkan badannya untuk melihat siapa yang sudah menepuk pundaknya sok kenal itu.
"Lo, gue kira siapa" Ucap Regan ketika mendapati Affandra yang ternyata menepuk pundaknya.
"Belanja banyak banget mau ngadain pesta?" Tanya Affandra sambil menatap belanjaan yang di bawa Regan.
"Nggak, ini belanjaanya ciwi ciwi mau pada masak untuk pasangan masing masing katanya" Jawab Regan menjelaskan.
Affandra mengangkat sebelah alisnya "Masak untuk pasangan masing masing?" Tanya Affandra dan Regan pun mengangguk mengiyakan.
Tiba tiba Affandra teringat dengan Sisi, bukankah jumlah mereka itu ganjil? terus Sisi masak untuk siapa? pertanyaan itu pun muncul di otak Affandra.
"Bukannya jumlah kalian itu ganjil cowok tiga dan cewek empat? terus yang satu sama siapa?"
Mendengar pernyataan Affandra, Regan malah menepuk jidatnya, ia melupakan jumlahnya yang ganjil, jika ia dengan Yolanda, Amel dengan Evan dan Loli dengan Aldi lantas Sisi?
"Iya ya" Ucap Regan seperti orang ****. "Ya udah Lo ikut gabung aja biar jumlahnya ngga ganjil nanti Lo sama Sisi" Imbuh Regan.
"Beneran gue boleh ikut gabung bareng kalian kalian?" Tanya Affandra. "Iya, tapi lo jangan centil sama Yolanda, awas aja kalau Samapi Lo berani deketin dia" Ucap Regan yang terdengar seperti ancaman.
Affandra yang mendengar ucapan Regan ih. terkekeh. "Iya gue ngga akan gebet cewek Lo kok" Jawab Affandra. Tanpa sadar kini sudah gilirannya. "Sebentar gue bayar dulu" Ucap Regan. Affandra pun mengangguk.
Regan meletakkan keranjang belanjaannya di meja kasir, dan pelayan kasir itu pun dengan cekatan menghitung semua belanjaan Regan. "Semuanya jadi lima ratus lima puluh ribu" Ucap Pelayanan kasir itu.
Regan pun mengambil dompet dari dalam saku celananya dan mengambil kartu kreditnya lalu menyerahkan kepada pelayan kasir itu. pelayan kasir itu pun menerimanya lalu mengembalikan kartu itu kepada Regan setelah digesek kan di mesin EDC sambil mengucapkan terimakasih. Regan pun menyimpan kembali kartu kredit ke dalam dompetnya dan mengajak Affandra untuk keluar dari dalam Supermarket itu.
"Nanti kita ketemu di basement" ucap Affandra sesampainya mereka di parkiran. Regan pun mengangguk kaku berjalan menuju ke mobil Evan.
Setelah menyimpan barang belanjaannya di dalam bagasi, Evan pun masuk ke dalam mobil "Lama banget, Lo ketiduran?" Tanya Evan saat melihat Regan masuk ke dalam mobil.
"Ga tau lama banget" Ucap Yolanda ikut menimpali.
"Antrenya banyak" Jawab Regan Apa adanya. "Kenapa sih mukanya kesel gitu, kangen?" Tanya Regan sambil menggoda Yolanda, sedangkan Evan melajukan mobilnya dengan menuju ke basement.
"Apaan sih" Ucap Yolanda. "Udah jangan kesel kesel nanti cantiknya ilang" Ucap Regan yang berhasil membuat rona merah di wajah Yolanda.
tanpa di sadari mereka sudah sampai di basement resort milik Evan, namun tidak mobil Affandra belum terlihat entah dimana manusia satu itu.
mereka semua pun turun dari mobil, sebelum itu Evan dan Aldi mengambil belanjaan para gadis yang ada di dalam bagasi dan setelah itu mereka pun berjalan menuju ke Resort.
mereka meletakkan semua barang barang yang sudah mereka beli di meja makan. "Eh tunggu tunggu, kita kurang satu personil" Ucap Yolanda sambil menatap teman temannya bergantian.
__ADS_1
"ini kan cowoknya cuma ada tiga sedangakan ceweknya terus nanti masakan sisi gimana?" Ucap Yolanda Lagi. "Ah iya ya" ucap Amel membenarkan.
"Ya udah gue ga usah ikut masak, gue yang jadi juri aja" ucap Sisi santai sambil mendudukkan dirinya di kursi.
Tok
tok
tok
suara ketukan pintu membuat mereka menghentikan aktivitas mengobrolnya "biar gue aja yang buka" ucap Regan sambil berjalan menuju ke pintu utama. "pasti itu bocahnya" gumam Regan, dan benar saja saat ia membuka pintu terlihat Affandra yang berdiri menunggu untuk dibukakan pintu.
"Gue kira Lo ngga jadi ikut soalnya gue ga lihat mobil Lo" Ucap Regan. "Iya tadi gue mampir kesuatu tempat terlebih dahulu" Jawab Affandra. "Ya udah gih masuk" ucap Regan mempersilahkan dan Affandra pun masuk lalu mengikuti Regan berjalan menuju dapur setelah menutup pintu.
"Nih gue punya solusi buat Sisi biar ga jadi penonton" ucap Regan ketika sampai di dapur. Semua orang pun menoleh kearah Regan yang berjalan diikuti Affandra di belakangnya.
"Nah sekarang kan udah lengkap jadi bisa dimulai masaknya" Ucap Evan.
Sisi memutar bola matanya malas, mereka dan akhirnya mereka pun memulai acara masak masaknya, sedangakan para cowok ngobrol di ruang tamu.
Sebelum memasak Lolita mengambil empat gelas dari dalam rak dan menatanya di atas nampan ia berniat untuk membuatnya jus strawberry untuk menemani para cowok mengobrol.
"Lo mau buat apa?" Tanya Amel ketika melihat Lolita mengambil strawberry dari dalam kulkas.
"Mau buat jus strawberry" Jawab Lolita sambil memasukkan beberapa strawberry kedalam blender yang sudah ia pisahkan tangkai dan juga buahnya.
Yolanda pun manggut manggut, namun saat Lolita hendak mencampurkan susu ke dalam gelas terakhir Amel memegang tangan Lolita hingga membuat ia mengurungkan niatnya. "Untuk Evan ngga usah pake susu" ucap Amel. Lolita pun mengangguk dan mengembangkan susu yang ia pegang ke dalam tempat semula.
"Aduh jadi ngerepotin" ucap Affandra ketika Lolita sampai di rumah tamu, Ia meletakkan jus itu dihadapan Aldi, Evan, Regan ,dan juga Fandra, tak lupa camilan pun ia suguhkan.
"Iya emang ngerepotin" Jawab Lolita sambil menatap Affandra. tentu saja gadis itu hanya bercanda.
"Gapapa lah, thanks" ucap Affandra. Lolita pun mengangguk dan kembali ke dapur untuk memukai masaknya, sedangkan temannya temanya sudah memulai memuaskan terlebih dahulu.
Lolita berniat akan membuat Udan goreng tepung dengan tumis bawang putih saus tiram.
pertama Lolita memasak nasi di rice cooker
setalah itu Lolita mengupas udang yang sudah ia beli dari dan menaruhnya di mangkuk, setelah selesai mengupas udangnya Lolita pun mencucinya.
Setelah itu Lolita memanaskan Minyak, beruntun disitu sudah ada empat kompor dengan berhadapan jadi ia tidak perlu menunggu.
Setelah minyaknya panas Lolita mulai menggoreng udan yang sudah ia bubur dengan tepung bumbu.
Sedangkan Yolanda terlihat sedang memotong motong sosis yang akan ia masak sosis pedas asam manis.
"Lo kalau motongnya kayak gitu kapan selesainya?" tegur Sisi yang melihat Yolanda memotong sosis dengan sangat pelan.
__ADS_1
"Yang penting kelar" Jawab Yolanda tanpa mengalihkan pandanganya dari sosis yang sedang ia potong.
"Lo masak apa?" Tanya Lolita pada Sisi sambil meniruskan udang yang sudah matang dan menggoreng udang berikutnya.
"Telur puyuh bumbu sambal pedas" Jawab Yolanda sambil menghaluskan bumbu yang ada di cobek. Gadis itu terlihat sudah sangat terlatih untuk masalah masak memasak, karena sering ditinggal mamanya ia jadi terbiasa masak sendiri di rumah karena ia tidak memakai jasa Art.
"Kalau Lo Mel?" Tanya Lolita pada Amel. "Masak cumi pedas asam manis" Jawab Amel yang terlihat baru saja selesai membersihkan cuminya.
Dapur yang tadinya tertata dengan rapi kini sudah berubah seperti kapal pecah karena ulah keempat para gadis itu.
dan setelah berkutik kurang lebih selama dua jam mereka pun akhirnya menyelesaikan masakannya dan menyajikannya di meja makan.
"Astaga akhirnya selesai juga" Ucap Yolanda sambil menaruh tangannya di pinggang dan menatap hasil karyanya.
"Gue kok ragu ya kalau Lo yang masak" Ucap Sisi ketika melihat masakan Yolanda. "Yeee masakan inces udah pastinya enak dong" Jawab Yolanda menyombongkan diri.
"Ya udah, sekarang mending langsung panggil para cowok cowok untuk makan malam" ucap Amel. dan belum sempat mereka memanggil para cowok, tetapi para cowok itu sudah datang dengan sendirinya.
"Baunya bikin perut lapar" ucap Regan ketiak sudah sampai di meja makan, para cowok itu pun langsung mengambil posisi masing masing masing dan mengambil nasi serta lauk masing masing-masing.
Dan Lolita seperti biasa gadis itu akan mengambilkan Andi terlebih dahulu untuk Aldi baru mengambil nasi untuk dirinya.
-
-
-
-
-
-
-
-
Huhuhuhuuuuu likenya kenapa Kampar sekali man temannnnnnn?????
Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe
jangan lupa tinggalin jejak
semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.
pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story
oke