My Crazy Wife

My Crazy Wife
Seratus Tiga Puluh


__ADS_3

Kini Lolita, Aldi, Evan, Regan, Yolanda, Amel dan Sisi sedang makan malam bersama di restoran yang memang sudah disediakan resort milik keluarga Evan.


Aldi menukar stik yang sudah ia putong dengan punya Lolita. "Makasih" ucap Lolita sambil tersenyum lalu menusuk stik itu dengan garpu dan memakannya.


"Idih manja bener" Cibir Yolanda yang duduk di sebelah Lolita. "Biarin, salah sendiri situ jomblo" Jawab Lolita santai sambil menguyah stiknya.


Tiba tiba stik yang ada di depan Yolanda di ambil oleh Regan dan ditukar dengan miliknya yang sudah ia potong. "Tuh Lo juga manja, bisa motong sendiri juga di potongin" cibir Lolita.


"Eh apaan sih, gue kan ngga minta buat di potongin" ucap Yolanda sambil menatap Regan yang kembali memotong stik miliknya. "Udah Lo makan aja" ucap Regan sambil tersenyum.


Yolanda hendak menyahuti, namun suara Sisi membuat ia mengurungkan niatnya. "Udah si makan aja ga usah banyak bacot tinggal makan aja repot" Ucap Sisi yang malas jika harus mendengarkan Yolanda yang berdebat dengan Regan yang pasti tiada akhirnya.


Yolanda pun akhirnya diam dan memakan stik yang sudah di potongkan oleh Regan itu.


Setelah selesai menikmati makan malamnya, semuanya pun kembali ke resort.


"Baru jam delapan sih jangan pada ngamar kenapa" Ucap Yolanda cemberut


"Emang Lo ngga capek apa perjalanan jauh belum lagi macet" Tutur Amel. "Ya capek, tapi kan kita ini lagi liburan masa iya sampe disini cuma makan tidur doang" ucap Yolanda lagi.


"Ya udah kita main main aja dulu di balkon sambil lihat laut di malam hari" ucap Regan.


"Balkon kamar Lo sama Evan aja gimana?" Ucap Yolanda sambil tersenyum. "Boleh deh" Jawab Regan, mereka semua pun akhirnya berjalan menuju ke kamar Evan, kamar bercat putih dengan dinding Kaca dengan tirai berwarna abu abu.


Evan membuka pintu kaca kamarnya, dan mereka pun langsung di suguhkan dengan pemandangan indah lautan di malam hari, membaut hawa dingin seketika menusuk samping ke tulang tulang mereka.


Angin yang berhembus pun membuat rambut para gadis yang tergerai menjadi melambai lambai.


"Pemandangannya cantik banget" ucap Amel sambil tersenyum menatap lautan luas. "Tapi masih indah kamu kok" ucap Evan sambil menyelipkan Anak rambut yang menutupi wajah cantik Amel.


"Gue ngajak kalian buat main ya bukan buat romantis romantisan mentang mentang udah pada punya pasnagan" Cibir Yolanda.


"Yolan, disini gue juga jomblo tapi biasa aja tuh" Tutur Sisi. "Ya beda lah Sis" Ucap Yolanda kesal.


"Dingin banget" Ucap Lolita sambil menggosok gosokkan tangannya untuk menyalurkan kehangatan.


Aldi yang peka pun langsung melepas jaketnya dan memakaikan ke tubuh Lolita, Lolita yang merasa tubuhnya tidak sedingin semula pun menatap ke arah Aldi yang sedang berdiri di belakangnya sambil memasangkan jaket untuknya.


"Kalian bener bener bikin jiwa jomblo gue meronta ronta huaaaaa" ucap Yolanda sambil pura pura menangis. seketika tawa teman temannya pun pecah melihat kelakuan temanya yang jomblo ngenes sampe akut itu.

__ADS_1


*


Subuh subuh sekali Lolita sudah terbangun karena keinginan untuk buang air kecil, Lolita berjalan menuju ke kamar mandi untuk menuntaskan panggilan alam itu, setelah itu Lolita mencuci wajahnya dan menyikat giginya.


Setelah mencuci wajah dan juga menyikat giginya, Lolita keluar dari dalam kamar mandi lalu membuka tirai berwarna putih itu, Lolita membuka pintu kaca dan berjalan menuju balkon kamarnya.


Suasana sejuk dan bercampur dengan bau khas pantai yang itu seketika menusuk indera penciuman Lolita saat gadis itu menghirup udara pagi hari yang sangat menyegarkan.


Lolita masih setia berdiri di balkon sampai akhirnya langit yang tadinya berwana hitam gelap kini berubah menjadi jingga, menandakan bahkan sang Surya akan muncul untuk menyambut pagi hari pertamanya ia di Bandung.


tiba tiba tangan kekar memeluk pinggangnya, Lolita awalnya terkejut, namun gadis itu tak membalikkan badannya ataupun meronta untuk melepaskan pelukan itu. Tanpa ia melihat ke belakang pun ia sudah tahu siapa yang memeluknya.


Wangi maskulin khas badan Aldi sudah seperti menempel di indera penciumannya.


"Selamat pagi sayang" Bisik Aldi di telinga Lolita, Seketika Lolita tersipu malu dengan panggilan yang Aldi lontarkan untuknya.


"Selamat pagi mu hubby" Jawab Lolita sambil tersenyum. "Sudah siap untuk memainkan hari ini?" Tanya di masih dengan berbisik, Lolita pun tersenyum dan mengangguk.


Tiba tiba Aldi menggigit telinga Lolita hingga membuat Lolita terpekik. Aldi kemudian membalikan tubuh Lolita tapi tak melepas tangannya dari pinggang Lolita, hingga kini membuat Lolita harus mendongakan untuk melihat wajah tampan Aldi.


Aldi menunduk lalu mencium bibir Lolita sekilas, matanya menatap ke arah pupil coklat Lolita "Lol, aku rasa perasaan aku ke kamu semakin besar dan dalam, kamu itu candu buat aku" ucap Aldi dengan lembut, Lolita diam, mencoba menunggu apa Yanga kan Aldi ucapan selanjutnya.


"Jadi, Mari kita jaga sama sama perasaan kita, supaya semakin besar dan dalam, tidak akan pernah pudar apa lagi hilang seperti senja, yang indah namun hanya sementara" Ucap Aldi masih dengan nada yang lembut. "Mungkin sekarang warna jingga itu sudah pudar dan berubah menjadi kuning terang, namun cinta aku ke kamu tak akan pernah pudar" Imbuh Aldi lagi, Wajah Aldi kini semakin dekat dengan wajah Lolita, Bibir laki laki itu kini sudah menempel dengan bibir Lolita, yang semula hanya ciuman sekilas kini berubah menjadi lumatan yang lembut dan penuh cinta. Lolita memejamkan matanya menikmati setiap sapuan dari bibir manis Aldi. Lolita membuka mulutnya ketika Aldi menggigit bibir bawahnya, membiarkan Aldi menjelajah,i seisi mulutnya, dan perlahan Lolita mulai membalas Lumatan Aldi.


"I Love You" ucap Lolita lirih sambil menikmati elusan di puncak kepalanya.


"I Love You Too" Jawab Aldi sambil tersenyum. Aldi pun melepas pelukannya lalu tangannya terangkat untuk menangkup kedua pipi Lolita, lalu mencium dahi Lolita.


"A*jir lihat yang live" ucap Seseorang dari belakang mereka berdua, sekita Aldi menjauhkan bibirnya dari kening Lolita dan membalikan badannya bersama.


"Regan, Yolanda kalian ngapain" ucap Lolita yang di kejutkan dengan manusia astral yang sudah stay di kamarnya.


"Nikah muda kayaknya enak ya" Ucap Regan menimpali. "Yol nikah yuk biar bisa kayak mereka" Ucap Regan pada Yolanda.


"Nikah sama Lo?" Regan pun mengangguk. "Ogah" ucap Yolanda.


"Kalian berdua ngga sopan banget sih, masuk kamar orang ngga ketuk pintu" Ucap Lolita kesal sambil berjalan menghampiri Regan Dan Juga Yolanda.


Mata Yolanda kini malah tertuju pada Aldi yang berdiri di sebelahnya Lolita, bukan menatap wajahnya melainkan menatap Roti sobek milik Aldi. Lolita yang melihat itu sekitar merubah posisinya menjadi berdiri di depan Aldi.

__ADS_1


"Pelit banget orang lihat dikit doang" Ucap Yolanda sambil menatap Lolita kesal.


"ngapain sih kalian berdua pagi pagi udah dikamar orang, mana ngga ketuk pintu lagi" Saut Lolita dengan kesalnya. bagaimana tidak kesal mereka berdua ini sangat aja melanggar privasi nya, apalagi sampai melihat aktivitas. untung cuma kissing, kau lagi kloning kan gawat.


"Gue sih niatnya mau manggil Lo buat lihat sunrise ke pantai, tadi juga gue udah ketuk pintu, tapi Lo nya aja yang ga denger lagu sibuk memadu cinta dengan bertukar Saliva" Ucap Yolanda sambil tersenyum. seketika wajah Lolita langsung merah padam karena malu.


"Kalau Lo ngapain?" Tanya Aldi pada Regan. "Ya sama gue juga niatnya mau manggil Lo" Jawab Regan sambil menampakan cengiran tak bersalahnya.


"Udah ah, kalian ke pantai aja sendiri" Ucap Lolita mengusir Yolanda dan juga Regan.


"A*jir kita di usir mau lanjut ena ena ini kayaknya" Ucap Regan sambil tersenyum menggoda.


"Otak Lo rusak" Jawab Aldi sambil menutup pintun dan menguncinya.


-


-


-


-


-


-


-


-


Crazy up lho ini sayang, jangan lupa Like nya😙


Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe


jangan lupa tinggalin jejak


semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.


pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story


oke


__ADS_2