My Crazy Wife

My Crazy Wife
Sembilan Puluh Tujuh


__ADS_3

Evan menghentikan motornya tepat di depan gerbang rumah Yolanda, laki-laki itu mematikan mesin motornya lalu membuka helm full face nya, diikuti Amel yang juga turun dari atas motor


"Terima kasih ya udah dianterin jadi ngerepotin" ucap Amel, Gadis itu menatap Evan sambil tersenyum dan merapikan rambutnya yang sedikit acak-acakan karena terkena angin


"Iya nggak papa nggak ngerepotin kok, Ya udah kalau gitu gue balik dulu ya" jawab Evan laki-laki itu tersenyum menatap Amel


"Ya udah hati-hati di jalan" ucap Amel, Evan mengangguk dan memakai kembali helm full face nya kemudian menghidupkan mesin motornya dan melajukan motornya dengan kecepatan sedang


saat hendak masuk ke dalam rumah terlihat Lolita yang berjalan ke arahnya


"Lolita lo baru nyampe juga" ucap Amel ketika Lolita sudah berhenti di sebelahnya. Lolita mengangguk, lalu mereka berjalan bersama masuk ke rumah Yolanda


Sesampainya di depan rumah Yolanda, Amel mengetuk pintu bercat coklat, tak lama pintu terbuka menampilkan sosok Yolanda yang memakai pakaian rumahan biasa

__ADS_1


"Ya udah masuk, apa Lo berdua mau jadi penjaga pintu?" ucap Yolan ketika melihat kedua sahabatnya tidak kunjung masuk ke dalam


"kan belum di persilahkan masuk sama tuan rumahnya" jawab Lolita


"Halah, orang belum di persilahkan masuk aja lo udah nyelonong duluan" Jawab Amel yang mendahului Lolita untuk masuk ke dalam, diikuti dengan Lolita dan juga Yolan, terlihat Sisi yang sudah duduk manis di atas sofa ruang tamu Yolanda


^


"Aduh, adek Abang kok pinter banget ya" ucap Roni, yups laki laki itu adalah Roni kakak, Salsa


"Abang, buaknnya kata Evan sama Regan, Salsa mau di jual kakak sama ayahnya" ucap Andra lirih, ada raut keterkejutan di wajah laki laki itu ketika mendengar laki laki itu menyebut diri nya abang. Andra buru buru mengambil ponselnya dari saku celananya dan mulai memvideokan percakapan Salsa dan juga Roni


"Bang Roni mah tega banget jadiin Salsa sebagai umpan" Ucap Salsa cemberut sambil mengambil sayuran dan di masukkan ke dalam troli

__ADS_1


"Tapi kamu seneng kan? kamu untung juga kan bisa jadi pacar Aldi" Jawab Roni sambil tertawa "kan kita jadi sama sama untung, hutang ayah lunas, kamu pun enak dapet pacar orang kaya" imbuh Roni lagi


"Ooo, jadi ini rencana Salsa sama kakaknya" ucap Andra, Andra buru buru menyimpan Hpnya kembali kedalam saku setelah selesai merekam, Kemudian berjalan keluar supermarket dan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya


^


"Lo ngga curiga kalau Lolita itu nyembunyiin sesuatu dari Lo" ucap Evan, yups Evan, setelah mendengar dari Bi Tuti kalau Lolita menginap di rumah temannya, Aldi memutuskan untuk pergi ke rumah Evan


Aldi sejenak berfikir, mencoba mencerna ucapan Evan "Ngga mungkin lah kalau Lolita ada yang di sembunyikan, dia itu emang benar benar ga ada rasa sama gue" Jawab Aldi, laki laki itu merebahkan dirinya di atas kasur Evan, sedangakan Evan sedang duduk diatas meja belajarnya


"Bukannya sebelumnya Lo baik baik saja sama Lolita waktu mau berangkat camping kan" Jawab Evan lagi


"Iya sih, tapi percuma juga Lolita udah ngehiantin pernikahan kita dengan pacaran sama Andra" ucap Aldi frustasi sambil mengacak acak rambutnya

__ADS_1


__ADS_2