
Salsa merasa lega karena dirinya tidak jadi menikah dengan Bagas, dan ia juga berterima kasih kepada ayah yang sudah mau melunasi semua hutang ayahnya itu.
tetapi Salsa juga merasa bersalah kepada Aldi dan juga Lolita, gara-gara dia hubungan Aldi dan juga Lolita kembali menjadi renggang.
Salsa berfikir dia akan menemui Lalita dan menjelaskan semua yang terjadi. Salsa mengambil tasnya dan berjalan keluar dari dalam kamarnya itu kemudian menaiki taksi dan taksi itu pun meluncur menuju ke rumah Lolita.
Salsa menghentikan taksi itu tepat di depan gerbang rumah Lolita dan Gadis itu pun turun dari dalam reaksi setelah membayar tagihan nya.
Salsa memencet bel gerbang rumah Lolita dan tak lama gerbang itu pun terbuka dan menampilkan seorang satpam paruh baya "Nyari siapa ya non?" Tanya Satpam itu.
"Saya Salsa Pak, Saya temannya Lolita dan saya kemari ingin mencari Lolita" Ucap Salsa.
"tapi maaf ya sebelumnya, Non Lolita lagi tidak ada di rumah, kalau ngga salah tadi pergi kerumah temannya" Jawab satpam itu.
"Oh ya udah makasih pak" Jawab Salsa. Tiba tiba Satpam itu membuka gerbang rumah Lolita Lebar lebar karena akan ada Mobil yang keluar.
"Aldi" Ucap Salsa, Aldi pun menghentikan mobilnya, laki laki itu kemudian membual kaca mobilnya.
"Lo ngapain disini?" Tanya Aldi pada Salsa. "Gue nyari Lolita, gue mau minta maaf sekalian jelasin yang sebenarnya" Jawab Salsa.
"Mending Konga usah temuin Lolita" Jawab Aldi membuat Salsa merasa sangat sangat bersalah. "Maaf karena nolongin gue Lo jadi berantem sama Lolita" ucap Salsa sambil menunduk. "Hmm" Aldi hanya berdehem ku kembali melajukan mobilnya meninggalkan Salsa.
"ya udah Pak kalau begitu saya permisi dulu ya" pamit Salsa, gadis itu pun kemudian pergi meninggalkanrumah Lolita.
••
sedangkan Lolita gadis ini sekarang sedang berada di rumah Yolanda, ia memutuskan akan pergi bersama teman temannya hari ini.
"Tumben Lo ngajak keluar, ngga keluar sama yang Beb Lo?" Tanya Sisi.
"nggak mungkin sekarang dia lagi sibuk sama tunangan barunya" Jawab Lolita dengan malas.
"What? tunangan barunya lo bilang, Emangnya Aldi punya tunangan baru?" tanya Yolanda yang memang belum tahu jika Aldi dan Lolita sedang berantem.
"Oh Jadi kalian belum diceritain sama pasangan masing-masing" Jawab Lolita malas.
"belum makannya sekarang lo ceritain sama kita kita, biar kita kita juga tahu masalah lo jangan dipendam sendiri" ucap Amel yang mendapat anggukan dari Sisi dan juga Yolanda.
"mau cerita si tapi terlalu sakit untuk diceritain" ucap Lolita sendu.
Lolita itu adalah tipe orang yang tegar dia akan selalu menyembunyikan masalahnya dari siapapun itu, ia tidak mau membawa orang lain masuk ke dalam masalahnya tapi jika Lolita sudah seperti itu maka teman-teman sudah bisa mengambil keputusan jika masalah yang dialami Lolita itu sangat besar.
"Ya udah kalau emang lu belum siap buat cerita nggak usah diceritain dulu" Tutur Sisi
__ADS_1
"Ya udah deh gimana kalau kita sekarang have fun aja biar gue yang traktir" ucap Yolanda semangat.
"Nah kalau gini gue mah semangat lagi gas s
kuy" ucapan Lolita sambil memasang wajah yang semangat dan berseri-seri. itu mencoba menutupi kesedihannya dengan keceriaan yang ia miliki.
saat Lolita membuka pintu rumah Yolanda terlihat Aldi yang berdiri hendak mengetuk pintu rumah Yolanda juga.
Lolita hendak menutup kembali pintunya namun di cegah oleh Aldi. "Lolita gue bisa jelasin soal kemarin" Ucap Aldi
"Ngga ada yang perlu di jelasin, aku udah lihat dan dengar semuanya dengan jelas, jadi ngga ada yang perlu Lo jelasin lagi" Ucap Lolita dingin.
"Itu semua ngga seperti apa yang Lo lihat" Ucap Aldi masih mencoba untuk mengambil kepercayaan Lolita.
"Ngga seperti yang gue lihat gimana?" Tanya Lolita kesal. Aldi mencoba memegang tangan Lolita, namun ia menepis nya dengan kasar.
"Lolita please jangan gini" Ucap Aldi melas.
Lolita pun meninggalkan Aldi dan berjalan keluar lalu masuk ke dalam mobil Yolanda terlebih dahulu.
"Hai Aldi" Ucap Yolanda. "Sekarang Lolita mungkin lagi marah, jadi mending kamu jangan temuin Lolita dulu okey" Ucap Yolanda mencoba menenangkan Aldi. "Mending sekarang kamu pulang dulu, biar kita kita hibur Lolita" Ucap Amel yang ikut menimpali. Aldi pun mengangguk dan berjalan menuju ke mobilnya.
Setelah itu Sisi, Amel, dan Yolanda pun menyusul Lolita masuk ke dalam mobil.
"Udah santai santai, mending sekarang kita pergi makan makan dulu, Udah dong masa seorang Lolita galau" ucap Yunanda sesampainya ia berada di dalam mobil.
Yolanda menghentikan Mobilnya di parkiran kedai pepo, namun Lolita hanya melamun saja di dalam mobil itu tidak berniat untuk turun dari dalam mobil Yolanda.
"Ayo turun" Ajak Yolanda. "Ah iya udah sampai ya" ucap Lolita ketika menyadari bahwa ia sudah sampai, Lolita segera melepas Seltbetnya dan keluar dari mobil Yolanda.
Mereka pun berjalan bersama memasuk kedalam kedai pepo dan memilih tempat duduk di pojok.
mereka segera memesan ketika pelayan datang.
"Masalah Lo kali ini lebih besar dari yang kemarin?" Tanya Amel ketika pelayan itu pergi.
"Aldi bilang dia calon tunangan Salsa, dan malam itu ia akan tunangan sama Salsa" Ucap Lolita. Yolanda, Sisi dan Juga Amel yang mendengar itu pun membulatkan matanya dengan sempurna. Bukannya itu acara perayaan Anniversary pernikahannya mereka kok bisa Jadi Aldi tunangan Salsa, bagaimana ceritanya. Pikir mereka bertiga.
"Udah lah ga udah di bahas" Ucap Lolita ketika pesanannya datang, gadis itu langsung menyahut pesanannya dan menyantapnya.
###•••###
"By" Ucap Lolita sambil melambaikan tangannya ketika mobil Yolanda sudah pergi meninggalkan rumahnya.
__ADS_1
Lolita baru saja akan masuk ke dalam rumahnya, namun kedatangan Aldi membuat Lolita mengurungkan niatnya.
"Mau ngapain kamu ke sini?" Tanya Lolita dengan nada malas ketika melihat Aldi ada di depannya.
"Lolita gue mau ngejelasin yang sebenarnya, kamu jangan ngindarin aku terus" Ucap Aldi sambil memegang tangan Lolita, tapi lagi lagi Lolita menepis tangan Aldi dengan kasar.
"Udah lah Al, ngga ada yang perlu di jelasin lagi, semua yang Aku lihat dan Aku dengar itu udah jelas" Ucap Lolita dengan Nada tinggi.
"Itu semua ngga benar Lolita kamu salah paham" Jawab Aldi dengan nada bicara yang ikut tinggi. Mendengar Aldi yang membentaknya seketika Lolita terseyem mengejek ke arah Aldi.
"Baru kemarin ya Lo bilang sayang, Lo bilang cinta, dan Lo bilang Lo ngga akan biarin gue sedih, tapi nyatanya apa? Lo malah jadi alsan gue sedih dan ngeluarin air mata" Ucap Lolita dengan nada bicara mengejek.
"Ya makannya kita selesai masalah ini jangan ngindarin aku terus kayak anak kecil" Aldi yang kesal karena Lolita tidak mau mendengarkan penjelasannya itu pun akhirnya tersulut emosi sendiri. Apalagi mendengar Lolita yang merubah cara Panggilnya menjadi Lo Gue, itu semakin membuat Aldi kesal.
"Iya gue seperti anak kecil kenapa? Karena gue seperti anak kecil makannya Lo cari yang baru iya kan" Ucap Lolita dengan nada bicara yang tak kalah tinggi dengan Aldi.
"Bukan seperti itu" Ucap Aldi dengan nada yang mulai melemah, menyadari kalau ia salah bicara.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe
jangan lupa tinggalin jejak
semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.
pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story
oke