
Beberapa bulan kemudian,
Setelah yang melo melo itu, Aldi semakin giat dalam tetapi, dan sekarang ia sudah benar benar sembuh bebas dari yang namanya kursi roda.
Dan sekarang semua siswa siswi SMA Gumilang sedang berkumpul di lapangan menunggu pengumuman yang akan di umumkan oleh kepala sekolah mereka.
"Selamat pagi semuanya" Suara kepala sekolah itu membuat semua murid seketika diam tidak melanjutkan obrolan mereka.
"Selamat pagi pak" Jawab semua siswa angkatan terkahir yang kini sedang di kumpulan di lapangan tak terkecuali Lolita dkk dan juga Aldi dkk
"Pertama-tama saya akan mengucapkan selamat untuk kalian yang sudah berjuang sejauh ini, Selamat atas Kelulusan kalian" Ucap Kepada Sekolah dengan lantang.
mendengar itu suara pun Kembali riuh, semua orang bersorak senang
"Yeeeaaayyyyyy akhirnya kita lulus juga gaesssss" Ucap Lolita bahagia, gadis itu langsung memeluk ketiga sahabatnya senang.
"Congrat Broo" ucap Evan sambil melakukan high five dengan Aldi dan juga Regan.
"Harap tenang" Ucap kepala sekolah, sektoral murid murid yang tadinya ricuh pun kembali tenang.
"Saya ucaopkan terimakasih kepada kalian semua yang sudah berjuang, bekerja keras, belajar dengan sungguh sungguh untuk mencapai puncaknya, kalian semua adalah murid murid yang hebat"
"sekarang mari kita kenang masa masa indah kita bersama, dimana masa awal kita menginjakan kaki di SMA tercinta kita ini, dimana kita pertama kali menemukan sosok teman yang sekarang sudah menjadi sahabat kita masing masing, dimana kalian mulai merasakan cinta di masa putih abu abu dan mungkin ada yang sudah menemukan cinta sejati. Dimana kalian sedang bercanda dan tertawa bebas. Serta dimana kalian berada kesal akan hukuman"
Seketika pandangan Sisi, Yolanda, Amel dan Juga Salsa pun tertuju kearah Lolita. "Apa?" Tanya Lolita ****. Dan mereka semua pun menggeleng secara bersamaan.
"Dan mari kita kenang juga, dimana kita merasa kesal dan juga lelah karena tugas yang sangat banyak, saat saat kalian sengaja tidak mengerjakan PR atau bolos hanya karena tidak menyukai gurunya. Mari kita kenang semua yang sudah kita lalui bersama"
"Terimakasih juga untuk kalian semua yang sudah mengisi SMA Gumilang ini dengan banyak kenangan suka dan duka selama tiga tahun kita bersama"
"Semoga kalian menjadi alumni SMA Gumilang yang membanggakan dan terus mengharumkan nama sekolah kalian meskipun kini hanya tinggal sebuah kenangan"
"Seperti ungkapan yang sudah sering kita dengar “dimana ada pertemuan, disitu ada perpisahan”. Tiga tahun yang lalu kita bertemu di tempat ini, dan di tempat inilah kita berpisah. Kami mohon maaf apabila selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan. Saya ucapkan selamat sekali lagi untuk anak-anakku yang telah menyelesaikan pendidikannya di tingkat SMA ini, saya harap kalian semua akan menjadi orang yang sukses di masa depan"
"Dan sekarang silahkan kalian merayakan kesuksesan kalian masing masing dan ingat tetap jaga nama baik sekolah, Sekian dari saya Selamat pagi" ucap terkahir kepala sekolah dan meninggalkan semua murid yang sudah mulai riuh.
"Huuhhhh, ngga nyangka ya waktu berjalan secepat ini, dan sebentar lagi kita akan berpisah untuk melanjutkan perjalanan kita masing masing" Ucap Yolanda sambil menatap ketiga teman teman.
"Iya, padahal seperti baru kemarin kita ketemu dan sekarang kita sudah dipisahkan" Ucap Amel sambil menatap keseluruh penjuru lapangan. Terlihat semua teman temanya dengan tawa bahagianya, karena perjuangan mereka di bangku SMA akhirnya berkahir juga.
__ADS_1
"Sudah sudah mending sekarang kita rayakan ini dengan kebahagiaan" Ucap Lolita senang.
Lolita langsung melepaskan jas Almamater nya. "Sini sini kalian tanda tangan dulu yang gede, asal jangan di dada itu udah di pesen sama orang" Ucap Lolita sambil menujuk baju seragamnya.
"Gue yang pertama" Ucap Yolanda sambil mengeluarkan spidol dari dalam sakunya, gadis itu kemudian mencoret baju Lolita dengan tanda tangannya.
"Sekarang gantian gue" Ucap Lolita sambil menyahut spidol dari tangan Yolanda. Dan Lolita pun mencoret baju Yolanda, Amel dan Juga Sisi dengan tanda tangannya.
"Selamat sayang" Ucap Regan yang baru saja datang bersama dengan Aldi dan juga Evan.
"Sini sini tanda tangan disini, udah aku siapin spesial" Ucap Yolanda sambil menunjuk dada sebelah kirinya. Regan pun tersenyum senang lalu mencoret baju seragam Yolanda dengan tanda tangannya, tak lupa namanya terukir indah Regan Samuel ❤️. Yolanda terseyem melihat tanda tangan Regan Gadis itu kemudian bergantian mengukir nama dan tanda tangannya di dada Regan.
"Selamat sayang" Ucap Evan sambil tersenyum manis menatap Amel. Amel pun tersenyum tak kalah manis "Selamat juga untuk kamu".
"Tanda tangannya mau ditaruh dimana?" Tanya Evan pada Amel. "Ngga kamu kasih tanda tangan juga nama kamu udah terukir dihati aku" Ucap Amel sambil terseyem dan mengalunkan tangannya di leher Evan.
"Jadi sekarang sudah pinter ngegombal" Ucap Evan Sambil mencubit gemas hidung Amel.
"Hai" Seseorang menepuk bahu Sisi. Sisi pun menoleh kepada orang itu. "Hai" Ucap sisi sambil tersenyum.
"Congrat" Ucap Andra sambil mengulurkan tangannya. Sisi pun menerima uluran tangan Andra. "Kamu juga, congrat ngga nyangka bad boy kayak kamu lulus juga" Ucap Sisi mengejak. "Karena bad boy satu ini otaknya jenius" Jawab Andra sambil mengukir tanda tangan dan juga namanya di seragam Sisi tepat bagaian dada. "Dari pada kosong biar gue yang ngisi" ucap Andra terseyem melihat tanda tangannya yang sudah terukir dengan indah di seragam Sisi.
Aldi mengukir tanda tangannya dan juga namanya serta simbol love di dada Lolita begitu pula Lolita yang juga melakukan hal yang sama.
"Sekarang kita sudah lulus" ucap Aldi sambil tersenyum. "Terus?" Tanya Lolita. "Aku mau minta hadiah sama kamu" Ucap Aldi. "Hadiah apa?" Tanya Lolita. "Nanti aku akan kasih tahu kalau kita sudah sampai dirumahnya" ucap di sambil tersenyum menyeringai.
"Boleh minta tanda tanganya?" Seseorang menghampiri Lolita dan juga Aldi. Sejenak Lolita dan Aldi diam tidak menyahuti dan akhirnya Lolita pun tersenyum dan mengangguk dengan gerakan cepat Lolita mengukir tanda tangannya di baju seragam milik Salsa. ya orang yang meminta tanda tangan ialah Salsa.
"Aku tinggal sebentar" ucap Lolita pada Aldi setelah menandatangani milik Salsa. Aldi Kun mengangguk. Lolita sengaja ingin membiarkan dua sahabat itu untuk saling berbicara satu sama lain, sedangkan Lolita berjalan mengampiri Andra dan juga sisi yang terlihat sedang mengobrol.
Salsa memberikan spidol yang ia bawa itu kepada Aldi, dan Aldi pun menerimanya lalu menandatangani seragam Salsa, setelah itu ia mengembangkan spidol Salsa.
"Selamat atas kelulusan lo" Salsa yang pertama membuka suara. "Dan juga maaf serta terimakasih untuk semuanya, untuk semua yang sudah lo lakukan untuk gue selama tiga tahun ini, gue mungkin tidak bisa membalas semua yang telah Lo lakukan untuk gue dan keluarga gue, dan yang bisa gue lakukan sekarang adalah menjauhi lo supaya Lo dan Lolita selalu bahagia dan baik baik saja" Ucap Salsa sambil menatap dalam Aldi.
&&_-
"Selamat dong babang Andra" Ucap Lolita sambil tertawa. "Ngga nyangka teman gue yang bad boy suka bolos ini bisa lulus juga" Lolita terus aja mengejek Andra namun Andra tidak mempermasalahkan itu, karena ia tahu betul Lolita, gadis yang pernah menjadi pengisi hatinya.
Lolita mengambil spidol dari tangan Andra hendak menandatangani seragam laki laki itu. "Ini gue dimana? kok ngga ada yang kosong" ucap Lolita ketika melihat seragam Andra yang sudah penuh.
__ADS_1
"Ada yang kosong" Jawab Andra. "Mana?" Tanya Lolita. "Hati gue" jawab Andra sambil tertawa. "Ya, sayang sekali hati gue udah dikunci sama orang, padahal kalau belum di gembok gue juga mau masuk di hati Lo biar bisa pindah pindah" ucap Lolita dengan wajah kecewa.
"Di masukin hati Lo Si biar Andra ngga ngenes" Ucap Lolita sambil menatap Sisi.
"Sisi udah masuk, nih" ucap Andra sambil menunjuk dadanya. "Wah gila" ucap Lolita sambil tertawa.
"Guys" panggil Yolanda. "Fotbar kuy" ucap Yolanda. dan akhirnya mereka pun memutuskan untuk foto bersama dengan pose terkahir saling melempar jasnya ke udara.
•••••
Malam harinya, Lolita dan Aldi kini sedang berada di kamar. Terlihat Lolita yang Baru saja keluar dari dalam kamar mandi dengan handuk yang melilit sebatas dada Samali atas lututnya.
Aldi yang sedang memakaikan ponselnya itu pun mengalihkan tatapannya turun kearah Lolita yang sedang berdiri didepan cermin.
Aldi meletakkan ponselnya di atas nakas, ia berjalan menghampiri Lolita, Aldi melilit perut Lolita sambil menumpukan dagunya di pundak Kiri Lolita.
"Lolita" Panggil Aldi. "Hm" jawab Lolita sambil menatap wajah Aldi dari pantulan cermin. "Aku mau meminta hadiah ku" ucap Aldi sambil membalikan tubuh Lolita.
"Hadiah apa?" tanya Lolita.
"Itu" setelah mengatakan itu, Aldi langsung mencium Lolita dan menggiring gadisnya itu keatas ranjang.
Lolita tahu apa yang diinginkan oleh Aldi sekarang, dan dia sudah siap untuk menjadi milik Aldi seutuhnya.
dan malam yang panjang pun akhirnya mereka lewati dengan penuh cinta.
"I Love You Lolita, sekarang kamu milik aku seutuhnya" Ucap Aldi sebelum akhirnya kehilangan kesadarannya.
_
_
_
_
_
Sudah lah sudah, kalian tahu sendiri endingnya author udah ngantuk sekarang udah jam 1.15 hehehehe imajinasi sendirian sendiri😂😂😂
__ADS_1
sudah ya ekspart nya tinggal tunggu lapaknya Sisi🤗