
Setelah berkutik dengan dapur selama kurang lebih satu jam setengah Lolita akhirnya menyelesaikan acara masaknya dengan di bantu Sisi dan juga Yolanda
Oseng kikil dengan tahu serta kacang panjang, sayur bening dan juga tempe goreng sudah tersaji kan di meja makan.
"Gue mau panggil Aldi dulu sekalian gue mau mandi" Ucap Lolita kepada Sisi dan Amel. Setelah itu Lolita beranjak untuk meninggalkan dapur dan berjalan menuju ke kamarnya.
Sesampainya di dalam kamar Lolita mendapati Aldi yang sedang duduk berselonjoran di atas ranjang sambil memainkan ponselnya.
"Makan siangnya udah siap, aku mau mandi dulu" Ucap Lolita sambil mengambil pakaian ganti dari dalam Almari, setelah itu Lolita masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sedari tadi belum sempat mandi.
Setelah lima belas menit akhirnya Lolita keluar sudah dengan pakaian yang rapi. Lolita menghampiri Aldi sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk yang ia bawa.
"Kenapa belum turun makan?" Tanya Lolita kepada Aldi yang masih setia dengan posisinya.
"Sengaja nungguin kamu" Aldi meletakkan ponsel diatas nakas lalu turun dari atas ranjang dan mengambil alih handuk yang sedang Lolita gunakan untuk mengeringkan rambutnya dan membatu gadisnya itu untuk mengeringkan rambutnya, setelah itu ia meletakkan handuk itu atas kursi rias dan mengambil sisir untuk menyisir rambut panjang gadisnya itu.
"Ya udah sekarang kita turun buat makan" ucap Lolita setelah melihat rambutnya sudah rapi dari pantulan cermin.
Aldi pun mengangguk dan meletakkan sisir itu ketempat semula, Lolita menyimpan handuk yang dia gunakan untuk mengeringkan rambutnya, setelah itu ia turun bersama dengan Aldi menuju ke dapur.
Terlihat di sana teman temannya yang sudah menunggunya untuk menyantap makan siang mereka yang sudah terlambat jauh itu.
Aldi menarik kursi kosong di sebelah Regan dan mendudukkan dirinya. dan Lolita pun dengan cekatan mengambil nasi serta oseng kikil tahu serta kacang panjang dan juga tempe goreng yang dijadikan satu dengan nasi, kemudian mengambil sayuran bening di mangkuk kecil, setelah itu ia pun mendudukkan dirinya disebelah Sisi dan mengambil makanan untuknya begitu juga dengan teman temannya.
"ini yang masak siapa?" Tanya Evan di sela sela ia menguyah makanannya
"Lolita di bantu sama Amel dan Sisi" Jawab Yolanda yang juga menguyah makanannya.
"Lo ngga ikut bantu?" Tanya Regan pada Yolanda. "Lo apa amnesia gimana? dari tadi gue sama Lo sama Evan pake nanya lagi" Jawab Yolanda ketus sambil memasukkan nasi ke dalam mulutnya.
"Tapi lebih tepatnya ini yang masak Lolita sama Sisi, gue cuma bantu potong potong doang" kini Amel ikut menimpali.
"Itu lebih baik dari pada ngga sama sekali" Jawab Regan dengan nada mengejek kepada Yolanda.
"Ya udah sih suka suka gue" Ucap Yolanda ketus. "Iya iya, udah pokoknya kamu tenang aja ga bisa masak ngga papa nanti gue sediakan pembantu yang banyak kalo kita udah nikah" Jawab Regan sambil tersenyum kearah Yolanda. mendengar ucapan Regan seketika Yolanda tersedak
uhuk uhuk
Regan yang melihat itu pun langsung menuangkan air putih kedalam gelasnya dan memberikannya kepada Yolanda.
"Mau di jadiin Nyonya muda Samuel Lo Yol" Ucap Aldi sambil terkekeh.
"Mulut Lo minta di sumpal pake sambal" Jawab Yolanda yang sebenarnya sudah dag dig dug.
•°•°•°•°•°√
Setelah menyelesaikan makan siangnya mereka pun memutuskan untuk mengobrol di ruang tamu. "Katanya mau ke kebun strawberry kenapa jadi pada ngobrol" Ucap Amel yang duduk di sebelah Evan.
"Ya udah ayo berangkat" Ucap Regan menyahuti. Lolita yang duduk di atas sandaran tangan Sofa pun menatap ke arah Aldi yang duduk di sebelahnya "Kamu ngga capek kalau harus pergi lagi?" Tanya Lolita, Aldi terseyum lalu menggeleng "Kalau yang bikin seneng aku ngga kenal kata capek" tutur Aldi.
"Kalau Lo capek ikut sama mobil gue aja" Ucap Evan, sahabat pengertiannya itu. Lolita pun mengangguk sambil menatap Aldi "Ya udah oke deh" Jawab Aldi memutuskan
"Sebentar gue mau pergi ambil tas dulu, sekalian ganti sepatu masa iya pake sendal gini" Ucap Lolita sambil menatap ke arah sendalnya "Sekalian ambilin HP aku" Ucap Aldi, Lolita pun mengangguk dan beranjak dari sofa menuju ke kamarnya.
Sesampainya di kamar Lolita langsung memakai sepatunya yang belum sempat ia simpan, setelah itu ia mengambil tas selempang Yang ada di atas nakas bersama dengan ponsel Aldi, setelah itu ia pun Keluar dari kamarnya dan menghampiri teman tamannya.
Sesampainya di ruang tamu Lolita menyerahkan ponsel Aldi dan Aldi pun menerimanya lalu menyimpan di saku celananya.
setelah itu mereka pun keluar dari restoran dan berjalan menuju ke basement, sesampainya di basement mereka pun langsung masuk kedalam mobil dan mengambil posisi duduk masing masing.
Regan di depan bersama dengan Amel. Sisi, Lolita dan juga Yolanda di tengah kemudian Aldi dan Regan berada di tempat paling belakang.
Evan pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
__ADS_1
"Gini kan enak berangkatnya bareng ngga masing jadi tambah seru rame lagi" ucap Yolanda.
"Jangan diem diem, go nyanyi" Ucap Lolita semangat, dan akhirnya mobil itu pun menjadi rame karena ulah Lolita, Yolanda dan juga Regan yang tak henti hentinya bernyanyi
mereka bernyanyi mengikuti lagu yang di putar di radio mobil Evan, lagu yang berjudul Yang patah tumbuh, yang hilang berganti itu menemani perjalanan mereka
***Jatuh dan tersungkur di tanah aku
Berselimut debu sekujur tubuhku
Panas dan menyengat
Rebah dan berkarat
Yang ...
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh 'kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Di mana ada musim yang menunggu?
Meranggas merapuh
Berganti dan luruh
Bayang yang berserah
Terang di ujung sana
Yang ...
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh 'kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh 'kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
__ADS_1
Yang pernah jatuh 'kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Sumber: Musixmatch***
"Yuhuuuuuuu" Ucap Lolita dan Yolanda ketika mereka menyelesaikan lagunya.
"Sadar ngga sih suara udah kayak kaleng rombengan gitu masih aja nyanyi ape selesai" Cibir Sisi yang merasa telinganya itu akan rusak.
"Yee suara Ariana Grandee dibilang kayak kaleng rombeng, sungguh penghinaan" Ucap Lolita mendramatisir.
"Ariana Grandee nenek moyang Lo" ucap Amel ikut menyahuti.
"Kalian berdua suka itu deh, orang suara emas gini dibilang kaleng rombeng ya kan Lol" ucap Yolanda sambil menatap Lolita.
"Yes dong" Lolita pun mengiyakan lalu mereka bertos ria. "Dasar gila" cibir Sisi.
"Jangan lupakan suara merdu bang Regan juga dong cewek cewek" ucapan Revans ambil mendekatkan dirinya kepada Lolita dan juga Yolanda.
"Suara Lo juga ga kalah ngerusak telinga" Tutur Aldi yang seketika mengundang tawa mereka semua tak terkecuali Sisi.
Tanpa mereka sadari perjalanan yang diiringi dengan nyanyi nyanyian ga jelas itu pun akhirnya sampai.
mereka semua segera turun dari dalam mobil
"Indahnya" ucap Lolita sambil merentangkan tanahnya dan menghirup dalam dalam udara yang terasa sangat di perkebunan itu.
-
-
-
-
-
-
Sebelumnya author mau kasih info ni buat temen temen semua
kita kan sebentar lagi bakal masuk bulan Ramadhan, dan bagi umat Islam selamat menjalankan ibadah puasa.
jadi selama satu bulan saat puasa nanti author bakal ngga updet dulu, kecuali nanti kalau lagi kedatangan tamu mungkin author bakal updet.
pasti tahu sendiri kan kenapa author ngga updet di bulan puasa? tau dong pastinya hehehe
author otaknya suka 4G kalau udah bukan manga, jadi author hindarin dulu dunia perhaluan ini.
-
-
-
Tandai typo suka males kalo cek ulang hehehehe
jangan lupa tinggalin jejak
semakin cepat like nya maka semakin cepat pula updet nya.
pembaca cerdas pasti tau yang diinginkan author.
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke novel baru author yang berjudul DaRain Love Story
oke