My Crazy Wife

My Crazy Wife
Delapan Puluh Tujuh


__ADS_3

Aldi memang sudah terlihat sangat sehat tapi laki laki itu masih belum boleh pulang, takut takut jika luka Aldi itu terbuka meskipun sedikit saja


saat laki laki itu membuka mata dia hanya menemukan bundanya dan juga Salsa yang sudah duduk di kursi di sebelahnya


sedikit kecewa karena ternyata Lolita tidak menungguinya sehingga membuat laki laki itu berfikir jika Lolita benar benar ingin menjauhi dirinya, bahwa Lolita memang tidak mencintainya


"Aldi, Lo lagi mikirin apa sih?" Tanya Salsa sambil melambai lambaikan tangannya di depan wajah Aldi


"Ah nggak, gue bosen aja di rumah sakit, padahal gue udah sembuh tapi masih belum di bolehin pulang" Jawab Aldi Lesu


"Ya lo yang sabar aja dulu, tunggu sampaiampe luka lecet lo itu bener bener hilang, Lo kan tahu sendiri kalau sampai luka lo itu mengeluarkan darah seperti apa jadinya" jawab Salsa sambil tersenyum


"Makasih ya Lo udah jagain gue" ucap Aldi sambil tersenyum, Salsa mengangguk


Tiba tiba Wilna masuk ke dalam ruang rawat Aldi, wanita paruh baya itu berjalan menghampiri Aldi dan Salsa yang terlihat sedang berbincang bincang


"Aldi, tadi bunda ketemu sama dokter, katanya kamu udah boleh pulang kok, ini lecetnya udah ngga apa apa" ucap Wilna sambil tersenyum

__ADS_1


"beneran bund? jadi Aldi udah bisa pulang sekarang?" tanya Aldi sambil tersenyum


"Iya" Wilna terseyem sambil mengangguk " ya udah kalau gitu bunda biar beresin barang barang kamu dulu" imbuh Wilna


"Salsa bantu ya tan" ucap Salsa yang dibalas anggukan oleh Wilna


^


"Lol, Lo nggak kerumah sakit jagain bebeb lo?" tanya Yolan, gadis itu kini sedang mengerjakan tugas yang diberikan Bu Silvi


"Gaya Lo ngerjain tugas padahal mah nyontek punya Sisi" Saut Amel


"Oh jelas" jawab Lolita, gadis itu dengan cekatan menyalin jawaban Sisi sambil memakan camilan yang sudah disediakan


kamar Yolan kini sudah seperti kapal pecah yang berserakan akibat ulah keempat gadis itu


^

__ADS_1


Lolita membuka pintu kamarnya, gadis itu Samapi dirumah pukul delapan malam, gadis itu di buat terkejut ketika mendapati Aldi yang sedang duduk selonjoran di atas tempat tidur sambil memainkan ponselnya


Aldi sama sekali tidak menghiraukan Lolita yang masuk ke dalam kamar, Lolita hanya melirik ke arah Aldi sekilas lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya


setelah selesai mandi Lolita keluar dengan pakaian yang sudah lengkap serta handuk yang melilit rambutnya, gadis itu mendudukkan dirinya di depan cermin, mengambil hair dryer yang di simpan dalam laci lalu mengeringkan Rambutnya


tidak ada pembicaraan apapun di antara mereka, Aldi tiba tiba beranjak dari tempat tidur lalu keluar dari dalam kamar, sedangkan Lolita hanya bisa menatap nanar punggung Aldi yang sudah menghilang di balik pintu


"Loh Aldi kamu mau kemana?" Tanya Wilna yang berpapasan dengan Aldi


"Mau ke kamar tamu bund" Jawab Aldi, lalu melangkahkan kakinya menuju kamar tamu yang bersebelahan dengan kamarnya sedangkan


Wilna hanya menatap bingung lalu kembali melanjutkan langkahnya untuk menuju ke kamarnya.


^


Lolita masih terjaga, gadis itu tidak bisa tidur meskipun memejamkan mata, Lolita menatap langit langit kamarnya dan juga kamar Aldi hingga pukul satu dini hari dan hal yang sama juga sedang di alami oleh Aldi, laki laki itu juga tidak bisa tidur, masih terus memikirkan sikap Lolita yang tiba tiba berubah

__ADS_1


__ADS_2