Pelayan Hati

Pelayan Hati
10....


__ADS_3

10.....


Mereka sudah sampai di ruangan olahraga," ngapain kesini?kan aku belum bilang setuju"ucap tiara


"pokoknya kita harus jadi,harus mau juga. Aku sudah capek-capek buat surat pengalihan toko. Kau jangan macam-macam"jelas satria


"kau ini...yang mengurus semuanya kan bukan kau,tapi pria tadi. Aku ngak mau"jawab tiara kesal


"harus mau...atau aku paksa"ucap satria


"kau mau memaksaku?coba saja kalau berani"tantang tiara


Satria sudah menarik tangan tiara,tapi tiara tidak tinggal diam. Tiara membanting tubuh satria


"aauuu....kau....."ucap satria dengan kesal sambil memegang pinggangnya


"apa?mau lagi?ayo..."tantang tiara yang sudah mengepalkan kedua tangannya dan mulai melakukan gerakan maju mundur seperti petinju


"wanita ini sangat menarik....baru ini aku ditolak wanita,lihat saja...aku pasti akan mendapatkanmu dan aku akan mencampakanmu"batin satria


Satria langsung berdiri,merapikan pakaiannya yang sedikit kusut kemudian berjalan keluar ruangan.

__ADS_1


"lho....?kok....?mau kemana tuan?"tanya tiara bingung


Satria tetap berjalan keluar dari ruangan olahraga itu,dia menuju dapur untuk mengambil segelas air putih dan meneguknya. Tenggorokan nya begitu kering dirasanya,habis sudah kesabarannya menghadapi tiara.


"wanita ini tidak bisa diiming-imingin dengan uang. Aku harus mencari cara lain"batin satria sambil memikirkan cara menaklukan tiara


Tiara mengikuti langkah kaki satria hingga kedapur,melihat apa yang dikerjakannya.


"aku mau pulang...dan kau tukang ac...kau juga harus pulang..."jawab tiara ketus


Tiara berjalan menuju pintu,dia hendak keluar tapi tangannya ditarik oleh satria. Ternyata setelah tiara mengatakan mau pulang,satria langsung mengikuti langkah tiara dan menariknya dengan kuat hingga tubuh tiara sedikit terhuyung dan....


bruuuuk....


deg....


Tiba-tiba jantung satria berdetak tak karuan,tiara yang tersadar langsung menarik tubuhnya.


"kau....mengambil keuntungan saja"ucap tiara geram


Tiara hendak memukul satria tapi satria dengan sigap langsung mengelak dari pukulan tiara hingga tangan tiara ditangkap oleh satria,merasa geram...tiara pun mulai mengayunkan kembali tangannya yang sebelah dan akhirnya kedua tangan tiara sudah dikunci oleh satria

__ADS_1


"dengar nona....aku sudah tidak berniat padamu,aku hanya ingin memperingatimu. Katakan pada ibu kartini kalau umpannya tidak berhasil"jelas satria ditelinga tiara sambil melepaskan tangan tiara


Satria mengambil berkas di atas meja tamunya, kemudian mengoyaknya menjadi kecil-kecil. Berkas itu adalah surat-surat kepemilikan toko


ditempat lain....


"ya ampun ma....bisa remuk tulang satria kalau seperti ini"ucap ranti yang masih memperhatikan satria dan tiara dari cctv


"biarin aja,biar tau rasa dia. Dikasih wanita cantik dan seksi ngak mau,jadi mama kasih aja sama tiara yang jago bela diri biar dia ngak macem-macem lagi"jawab bu kartini


"ha...ha...ha...mama sadis banget ya sama anak sendiri,eee....tapi kok mama tau tiara jago bela diri?"ucap ranti penasaran dengan ucapan bu kartini


"tau dong,bik santi yang bilang"jawab bu kartini


Mereka masih melihat cctv seperti melihat sinetron di televisi saja,,hingga akhirnya mereka melihat satria yang sudah tidak menghiraukan tiara lagi


"ma....bagaimana ini?sepertinya rencana kita ngak berhasil lagi"ucap ranti sedih karena gagal dengan rencananya


"sabar...kita lihat saja gimana lanjutannya"jawab bu kartini


bersambung....

__ADS_1


maaf ya....udah lama bru bisa nyambung cerita ini lagi,karena kemaren lagi fokus sama adrian dan sarah karena sebentar lagi ceritanya habis jadi aku lanjutin cerita ini lagi


jangan lupa vote,like,dan komentar nya.. makasih😘😘😘😘


__ADS_2