Pelayan Hati

Pelayan Hati
malam pertama 2


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Rani berdiri menyambut tangan Dimas yang dari tadi sudah terulur didepannya, Rani hanya menundukan kepalanya karena wajah nya sudah sangat lah merah.


"kami duluan ya om... Tante"ucap Dimas berpamitan pada keluarga nya


Dimas sudah memikirkan akan hot-hot nya adegan panasnya nanti,Dimas ingin membuat Rani tidak bisa bangun. Dimas tersenyum-senyum sendiri membayangkan nya,tapi tidak dengan Rani. Selama gabung dengan keluarga Dimas,perut Rani terasa sangat mual. Dia menahan nya hingga sampai dikamar Rani langsung berlari ke kamar mandi,dia memuntahkan isi perutnya


uweeek.... uuuwwwek...


Dimas yang mendengar suara Rani dikamar mandi langsung tersadar dari lamunannya,dia masuk dan melihat Rani yang sedang terkulai dilantai kamar mandi. Melihat Dimas masuk kedalam kamar mandi,rani bangkit dari duduknya. Dia ingin menyuruh Dimas keluar,dia tidak ingin Dimas melihat muntahannya yang belum sempat disiramnya


"keluar mass....ini sangat menjijikan,tunggu aku diluar"ucap Rani mengusir Dimas dari dalam kamar mandi.

__ADS_1


"ngak apa-apa,biar aku yang beresin. Kamu udah siap muntahnya?"ucap Dimas langsung membantu istrinya itu untuk berdiri


Kaki Rani terasa lemas, pakaian yang dikenakan nya pun sudah basah . Dimas membuka pakaian Rani dengan lembut, awalnya Rani menolak nya karena Dimas memaksanya akhirnya Rani hanya diam saja apalagi tubuhnya juga sangat lemas


Setelah membuka pakaian Rani,Dimas menggendong istrinya itu dan membawanya ke kamar. Merebahkan tubuh Rani diatas tempat tidur dan menyelimuti nya dengan selimut tebal karena saat ini Rani hanya memakai pakaian dalam saja.


"istirahat lah dulu,aku akan membersihkan kamar mandi"ucap Dimas sambil mengecup kening Rani dengan lembut


Rani memejamkan mata nya,dia benar-benar merasa lelah. Hanya suara gemericik air saja yang terdengar ditelinga nya,dia tau kalau Dimas lah yang berada dikamar mandi dan membersihkan bekas muntahnya.


Setelah dimas membersihkan tubuhnya,dia keluar dan memakai pakaiannya. Dia juga memeriksa keadaan Rani,tubuhnya tidak panas. Berarti Rani tidak demam,karena Dimas meletakan punggung tangannya dikening Dimas.


Dimas mengambil ponselnya dan menghubungi dokter keluarganya,Dimas merasa sangat khawatir melihat kondisi Rani. Apalagi sekarang Rani seperti pingsan,dia benar-benar tidak tega

__ADS_1


Setelah menghubungi dokter nya,Dimas mendekati Rani dan ikut tidur disamping Rani. Malam ini adalah malam pertama mereka tapi Dimas tidak ingin membuat Rani merasa tidak nyaman,dia memeluk tubuh Rani sambil memandangi wajah Rani yang sedang tertidur


Tak lama kemudian,pintu kamarnya pun diketuk . Terlihat seorang wanita muda dengan dress selutut nya dan rambutnya yang sebahu,wanita itu masuk kedalam kamar hotel milik Dimas.


"siapa yang sakit?"tanya mawar yang merupakan dokter keluarga Dimas,mawar menggantikan ayahnya yang sudah meninggal.


Dulunya ayah mawar adalah dokter kepercayaan keluarga Dimas, sekarang mawar lah yang menggantikannya. Walaupun mawar baru saja menjadi dokter selama setahun tapi kemampuan nya tidak diragukan lagi.


"istriku"jawab Dimas


"heh ... baru malam pertama pernikahan,kau sudah membuatnya kelelahan ya..."ejek mawar sambil berjalan mendekati tempat tidur


Umur mawar dan Dimas sangat jauh beda,lebih tua Dimas beberapa tahun. Bisa dibilang,mawar tua setahun dari adik Rani . Mawar memeriksa keadaan Rani,dia mengernyitkan dahinya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘🥰🥰🥰


__ADS_2