
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Rani menjadi bingung,kenapa Tiara bisa tertawa seperti itu. Apalagi dia yang menghadapi semuanya , kalau Rani yang menghadapinya ....pasti dia tidak akan bisa setegar Tiara,Rani menatap Tiara dengan sedih
"sudahlah....kau sudah mengetahui semuanya,jangan kasihan padaku...."ucap Tiara dengan tegas
Rani memeluk tubuh Tiara,dia mengelus pipinya kemudian tersenyum dengan sangat manis
"hei....kau kenapa lagi?jangan bilang kau mulai mencintaiku?"tanya Tiara menggoda Rani
Rani yang mendengar ucapan Tiara langsung melepaskan pelukannya,dia memajukan bibirnya.
"aku masih normal,aku masih suka laki-laki"jawab Rani sambil cemberut
"ha...ha...ha....aku tau,kau suka dengan Dimas kan?"tanya Tiara sambil menaik-turunkan alisnya
"kau bicara apa?mana mungkin aku menyukai tuan Dimas,dia itu sangat mesum"jawab Rani cemberut
"siapa yang mesum?"tiba-tiba suara seorang laki-laki dibelakang mereka
Mereka berdua terkejut mendengar suara laki-laki yang ternyata Dimas,Dimas langsung menatap tajam wajah Rani. Rani menundukkan kepalanya,dia merasa malu karena Dimas mendengar perkataanya.
"mati aku...."gumam Rani dalam hati
"eeh ...tapi kan dia memang benar-benar mesum"gumam nya lagi sambil melirik Dimas dengan sinis
Dimas tersenyum menatap Rani yang meliriknya dengan sinis,dia tau kalau Rani mengatakan dia mesum karena perlakuan nya waktu itu.
Tiara yang melihat Dimas dan Rani yang saling bertatapan langsung tersenyum,dia sudah menyadari kalau Dimas dan Rani memang memiliki perasaan yang sama.
__ADS_1
"eeekhmmm....apa kalian masih lama saling pandangnya?"tanya Tiara sambil tersenyum
Dimas dan Rani melihat ke arah Tiara secara bersamaan,kemudian Dimas duduk disamping Rani. Dia menatap Tiara dengan sedih,dia ingat perkataan satria.
"ada apa ?kenapa kau menatap ku seperti itu?"tanya Tiara heran
"apa ada yang aneh diwajahku?"tanya Tiara lagi
Rani mengerti kenapa Dimas melihat Tiara seperti itu,dia tau kalau Dimas merasa kasihan dengan apa yang dialami Tiara.
"aku tidak apa-apa,jadi tolong jangan kasihani aku"jelas Tiara karena dia tau betul dengan tatapan mata Dimas padanya
"kau memang wanita yang kuat,aku percaya itu"ucap Dimas sambil tersenyum
Mereka berbincang-bincang dan bercanda bersama, tidak ada rasa sedih diwajah Tiara. Tiara benar-benar bisa menyimpan perasaan sedihnya
Setelah bertemu dengan Renata,satria kembali ke kantor nya. Saat ini Pekerjaannya sangat lah banyak,jadi mau tak mau dia harus kembali ke kantor untuk memeriksa beberapa berkas kerjasama dengan perusahaan lain.
sesampainya di kantor, sekretaris satria sudah berada di ruangannya dengan membawa bekal yang dibuat tiara
"pak....ini ada titipan dari resepsionis dibawah buat bapak"ucap sekretaris satria
"dari siapa?"tanya satria sambil mengernyitkan alisnya
"katanya dari Tiara, sepertinya makanan "jawab sekretaris satria
"letakan saja diatas meja"ucap satria
Satria masih diam sambil melirik tempat makan yang berada didepannya,ada rasa bersalah didalam dirinya. Dia bingung dengan pikirannya,pikirannya bercabang dua antara Renata dan Tiara.
__ADS_1
Setelah sekretaris nya keluar,satria membuka kotak bekal itu. Terdapat beberapa makanan dan selembar surat
buat suamiku....
aku buatkan makan siang,dimakan ya....aku akan mencoba menjadi istri yang baik,agar kau benar-benar mencintaiku seperti yang kau ucapkan pagi tadi. Aku akan membuat menyadari perasaan mu padaku....
istrimu.... Tiara ♥️♥️♥️
Satria terus memandangi surat yang ditulis Tiara,dia benar-benar merasa bersalah. Satria teringat perkataan nya pagi tadi,kalau dia memperpanjang perjanjian pernikahan nya Agar dia tau bagaimana perasaan terhadap Tiara.
"aku harus memperjelas semuanya"gumam satria
dirumah Dimas....
Setelah bersenda gurau bersama Dimas dan Rani,tak terasa sudah malam. Rasanya Tiara ingin berlama-lama dengan Dimas dan Rani,tapi dia harus bertemu dengan satria. Dia ingin menanyakan mengenai wanita tadi siang
"aku harus pulang"ucap Tiara
Rani melihat Dimas,dia tidak ingin Tiara pulang ke rumah satria lagi. Dia ingin Tiara tinggal bersama dengan mereka, seperti tau apa maksud tatapan Rani
"tidur lah disini....kau bisa tidur dengan Rani dikamar sebelah"ucap Dimas
"tidak usah,aku pulang saja...lagian satria pasti menungguku "jawab Tiara sambil tersenyum walaupun hatinya sakit mengingat apa yang dilihatnya tadi
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya....makasih😘😘😘😘
Baca juga ceritaku "bercinta dengan makhluk ghaib"
__ADS_1