Pelayan Hati

Pelayan Hati
episode 183


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Rani menggelengkan kepalanya,dia tidak pernah melakukannya dengan pria mana pun,tadi itu pun karena dia tidak tau kalau itu ternyata adalah film dewasa. Dimas tersenyum, ternyata benar dugaan Dimas kalau ini kali pertama Rani melakukan hal seperti itu.


"jadi bagaimana?apa kau ingin mempraktekkan nya?"tanya Dimas


Rani masih tidak mengerti maksud ucapan Dimas,Dimas sudah tidak bisa menahannya. Dari tadi sewaktu mengobati kaki Rani. Dimas masih sempat melihat belahan dada dan lekuk tubuh Rani,dia mendorong Rani dan menindih tubuhnya.


"tu.. tuan....apa yang anda lakukan?"tanya Rani gugup


Dimas bukan nya menjawab malah mencium bibir Rani dengan brutal,nafsu nya sudah sangat kuat dirasanya. Dia terus menjelajahi setiap inci mulut Rani hingga suara lenguhan keluar dari mulutnya,tak hanya itu saja. Dimas menjjjillatti dan mengggigitt kecil leher jenjang nan mulus milik Rani,sambil tangannya sudah merrrabba dan meeereemass kedua gundukkan kenyal Rani kemudian tangannya mulai merrrabba-raba bagian sensitif Rani.


Rani mulai mendesah tak karuan,apalagi tangan Dimas sudah masuk kedalam celllaanna daallam nya. Rani mencoba untuk sadar ,hingga akhirnya dia menarik tangan Dimas yang merrrabba dibawah sana.

__ADS_1


"tuan....hentikan"teriak Rani sambil mendorong tubuh Dimas.


Rani hanya mengenakan pakaian dalam saja,karena tank top dan celana hotpants nya sudah ntah kemana dicampakan oleh Dimas. Dimas merasa kesal karena didorong oleh Rani,tapi Dimas semakin mendekatkan dirinya hingga akhirnya Rani menggigit bibir bawah Dimas saat dia mencium bibir Rani


"aaakh....ssstt"teriak Dimas sambil meraba bibir nya yang berdarah


Melihat pelukan Dimas merenggang,Rani mendorongnya dan berlari keluar kamar Dimas. Dia masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu itu dari dalam,Rani menangis histeris. Dia tidak menyangka akan mendapatkan pelecehan seksual dari Dimas. Dimas mendengar tangisan Rani,dia tersadar karena sudah menggerayangi tubuh Rani.


Rani masih menangis dikamarnya,menatap dirinya di cermin. Beberapa kissmark tertinggal di leher dan dikedua gundukan nya,membuat Rani tersenyum miring.


"aku seperti wanita murahan saja, tapi aku bersyukur tuan Dimas tidak memperkosaku tadi hanya meraba-raba saja"gumam Rani dalam hati


Rani masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan dirinya,dia masih membayangkan kedua gundukan nya diremas oleh Dimas. Rasanya sangat berbeda saat dia melakukannya sendiri,rasanya lebih nikmat. Apalagi saat Dimas meraba-raba bagian sensitif nya secara langsung,rasanya aaaakhh....

__ADS_1


"ya ampun....apa yang aku pikirkan?kenapa aku malah membayangkannya?"tanya Rani sambil menepuk keningnya dengan kuat


Sementara Dimas sudah berada didepan rumah orang tua nya,saat masuk kedalam rumahnya. Diana yang sedang duduk di ruang televisi melihat ke arah anaknya,dia merasa senang karena Dimas adalah anak satu-satunya tapi tidak pernah pulang kerumahnya kalau tidak dipanggil atau ada acara makan malam keluarga. Dimas lebih memilih tinggal diapartemen nya dari pada tinggal dengan orang tua nya


"sayang....kamu pulang?"tanya Diana memeluk tubuh anaknya dengan erat


"ma....aku capek,aku mau tidur"jawab Dimas


Karena dia memang benar-benar capek,menahan gairahnya yang sudah dipuncak nya akibat Rani yang melarikan diri ke dalam kamarnya


bersambung


jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2