
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
sesampainya dirumah sakit,Renata sudah berdiri didepan ruangan satria. Renata melihat kalau satria masih dirawat diruangan VVIP,jadi tidak mungkin dia bangkrut. Ibu Kartini melihat tatapan yang berbeda dari Renata
Ibu Kartini membuka pintu ruangan ,terlihat satria sedang tidur. Renata mengikuti ibu Kartini,dia masih melihat sekelilingnya. Renata mengerutkan dahinya,masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"mereka pasti sedang berpura-pura,aku harus memastikannya"gumam Renata dalam hati
"sayang....lihat lah siapa yang datang"ucap ibu Kartini
Ibu Kartini mendekati Renata dan menarik tangan Renata untuk mendekati satria yang sedang tidur,sambil membisikan
"satria tidak mau menginap di ruangan biasa,dia masih berpikir kalau perusahaan nya masih berjalan lancar"bisik ibu Kartini
"makanya ibu bingung,dari mana biaya pengobatan satria ya?atau kalau ngak ,kamu aja yang ngurus satria dirumah?bagaimana?"ucap ibu Kartini lagi
Renata terkejut dengan ucapan ibu Kartini,dia masih melihat satria yang terbaring ditempat tidur dengan mata tertutup.
__ADS_1
"g*l*k ni emaknya satria,masak iya aku yang ngurusin orang stress*gumam Renata dalam hati
"aku harus segera pergi dari hidupnya satria"batin Renata lagi
Ibu Kartini menahan tawanya,saat melihat wajah kebingungan Renata. Sedangkan satria ternyata dari tadi sudah bangun,tapi dia berpura-pura tidur. Dia ingin melihat sandiwara ibu Kartini,agar dia bisa ikut bergabung
"sayang...."panggil satria saat membuka matanya dan melihat Renata yang sudah berdiri disampingnya bersama ibu Kartini
"kau sudah datang?aku mencintaimu,kamu jangan tinggalkan aku ya?"ucap satria sambil menarik tangan Renata
"hhmmm.... satria,kamu sakit apa?kenapa bisa dirawat disini?"tanya Renata ingin memastikan keadaan satria
"ma....apa perusahaan kita sudah berjalan lancar kan?aku mau berangkat ke kantor sekarang"ucap satria menatap ibu Kartini
"sayang....untuk sementara perusahaan sedang dipimpin oleh sekretaris mu, karena memang dia lah sekarang yang punya perusahaan mu itu"jelas ibu Kartini
"apa?ternyata perusahaan satria memang sudah bangkrut ya?aku harus menyelidiki nya segera"gumam Renata
__ADS_1
Tak lama kemudian,para dokter masuk kedalam ruangan satria. Renata ingin menanyakan keadaan satria oleh para dokter,tapi mereka langsung memeriksa keadaan satria
"permisi Bu,kami ingin memeriksa keadaan bapak satria"ucap salah satu dokter
Setelah beberapa menit memeriksa, akhirnya mereka mendekati ibu Kartini dan memberitahukan hasil pemeriksaan nya
"bapak satria,sudah bisa pulang. Tapi beliau harus bisa dijauhi dari perusahaan dulu Bu,jika tidak mungkin beliau harus dirawat dirumah sakit jiwa"jelas dokter itu
"kalau kondisi tubuhnya normal,semuanya dalam keadaan sehat tapi pikirannya sekarang yang bermasalah"ucap dokter lainnya
Renata yang mendengar nya langsung membulatkan matanya,dia benar-benar tidak percaya kalau satria bisa jadi gila. Dia meraih berkas yang dipegang oleh salah satu dokter,dia membacanya dengan teliti.
"benar... ternyata benar,dia memang sehat . Mungkin memang benar kalau otak nya yang sedang terganggu"gumam Renata
"hiks ...hiks....anakku....kenapa semua nya jadi seperti ini?apa yang harus mama lakukan ?"tangis ibu Kartini menggema di ruangan itu
Satria yang melihat ibu Kartini menangis,membuatnya ingin tertawa tapi mau bagaimana lagi. Dia harus menahannya jika ingin melihat reaksi dari Renata,Renata yang dikenalnya pasti tidak akan mau meninggalkan nya karena itu yang dikatakan Renata padanya waktu itu. Tapi satria teringat lagi pada berkas yang diberikan asisten nya,mengenai perceraian Renata dengan suaminya dulu. Yang mengatakan kalau suaminya bangkrut dan Renata meninggalkan anak dan juga suaminya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘